Pertarungan besar akan tersaji di final Coppa Italia 2025-26 saat Inter Milan kembali berhadapan dengan Lazio di Stadion Olimpico, Roma, pada Kamis (14/5/26) pukul 02.00 WIB.
Laga ini menjadi salah satu final paling menarik musim ini karena mempertemukan dua tim besar Italia yang baru saja bentrok di Serie A.
Menariknya, duel tersebut langsung menghadirkan momentum kuat bagi Inter setelah tim asuhan Cristian Chivu sukses menang telak 3-0 atas Lazio di pertandingan Serie A.
Gol-gol dari Lautaro Martinez, Petar Sucic, dan Henrikh Mkhitaryan menjadi bukti dominasi Nerazzurri jelang partai final.
Kini, Inter memiliki peluang besar untuk menambah koleksi trofi Coppa Italia sekaligus membalas kekalahan pahit dari final 26 tahun silam.
Final Ulangan Setelah 26 Tahun
Final Coppa Italia 2026 menjadi pertemuan kedua antara Inter dan Lazio di partai puncak kompetisi ini. Pertemuan pertama terjadi pada tahun 2000, saat Lazio berhasil keluar sebagai juara.
Kala itu, Lazio memenangkan leg pertama di Olimpico dengan skor 2-1 sebelum menahan imbang Inter 0-0 di San Siro pada leg kedua. Hasil tersebut memastikan Biancocelesti mengangkat trofi Coppa Italia.
Kini, setelah lebih dari dua dekade berlalu, Inter datang dengan situasi yang sangat berbeda. Nerazzurri tampil jauh lebih solid dan konsisten, terutama dalam duel melawan Lazio beberapa musim terakhir.
Rekor Pertemuan Inter vs Lazio di Coppa Italia
Sepanjang sejarah Coppa Italia, kedua tim sudah bertemu sebanyak 18 kali. Inter sedikit unggul dalam catatan head to head.
Statistik Inter vs Lazio di Coppa Italia:
- Inter menang: 7 kali
- Lazio menang: 5 kali
- Imbang: 6 kali
Dominasi Inter juga semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Dari sembilan pertemuan terakhir di semua kompetisi, Nerazzurri belum pernah kalah dari Lazio.
Rekor 9 Pertemuan Terakhir:
- Inter menang: 7 kali
- Imbang: 2 kali
- Clean sheet Inter: 6 kali
Statistik tersebut menunjukkan bahwa Inter memiliki keunggulan psikologis yang cukup besar menjelang laga final.
Final Coppa Italia ke-16
Final ini juga menjadi final Coppa Italia ke-16 sepanjang sejarah Inter Milan. Jumlah tersebut hanya kalah dari AS Roma yang memiliki 17 final dan Juventus dengan 22 final.
Dengan pengalaman besar di partai puncak, Inter tentu datang bukan sekadar sebagai peserta final. Klub asal Milano itu ingin menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Italia modern.
Konsistensi permainan, kedalaman skuad, dan pengalaman pemain menjadi modal utama Nerazzurri untuk kembali mengangkat trofi domestik.
Lautaro Martinez Jadi Ancaman Utama Lazio
Salah satu pemain yang paling disorot jelang final adalah Lautaro Martinez. Kapten Inter tersebut kembali menunjukkan ketajamannya dan menjadi figur sentral dalam kemenangan atas Lazio di Serie A.
Pergerakan agresif, finishing tajam, serta kepemimpinannya di lapangan membuat Lautaro menjadi ancaman serius bagi lini belakang Lazio.
Lazio Tetap Punya Motivasi Besar
Meski statistik lebih memihak Inter, Lazio tetap memiliki alasan kuat untuk percaya diri. Kenangan manis final tahun 2000 bisa menjadi sumber motivasi tambahan bagi tim ibu kota Italia tersebut.
Selain itu, final selalu menjadi pertandingan berbeda, di mana tekanan dan momentum bisa mengubah segalanya hanya dalam satu malam.
Lazio dipastikan akan berusaha memanfaatkan status underdog untuk memberikan kejutan di Olimpico.

Leave a Reply