Pelatih Napoli, Antonio Conte menunjukkan sikap sportif sekaligus penuh kebanggaan usai mengomentari perebutan gelar Serie A musim ini.
Menjelang laga kontra Bologna pada pekan ke-36 Serie A 2025-26 di Stadion Diego Armando Maradona, Conte mengakui bahwa Inter Milan memang layak meraih Scudetto.
Namun, Conte menegaskan bahwa kegagalan Napoli finis di posisi puncak tidak bisa dianggap sebagai kekalahan total. Menurutnya, timnya telah menunjukkan mentalitas luar biasa di tengah musim yang sangat berat.
Dalam wawancara bersama DAZN sebelum pertandingan, Conte memberikan pandangannya mengenai perjalanan Napoli musim ini, kondisi pemain, hingga arti penting finis di posisi kedua.
Cedera De Bruyne Jadi Sorotan Jelang Laga
Salah satu topik yang mencuri perhatian adalah absennya Kevin De Bruyne dari skuad Napoli. Conte menjelaskan bahwa sang gelandang mengalami benturan keras saat sesi latihan.
“Dalam latihan dia mengalami benturan kepala dengan kepala. Ada luka di bagian tulang pipi dan dia mendapat empat jahitan. Dia sudah menjalani pemeriksaan dan tidak ada trauma kepala, tetapi dia tidak bisa bermain,” ujar Conte.
Absennya pemain kreatif seperti De Bruyne tentu menjadi kehilangan besar bagi Napoli, terutama dalam laga penting menghadapi Bologna. Meski begitu, Conte tetap optimistis dengan kedalaman skuad yang dimiliki timnya.
Kembalinya Giovanni Di Lorenzo Bawa Energi Baru
Conte juga menyoroti kembalinya kapten tim, Giovanni Di Lorenzo, ke starting XI setelah sempat absen cukup lama.
Menurut mantan pelatih Juventus dan Chelsea itu, Di Lorenzo adalah simbol penting dari era sukses Napoli dalam beberapa tahun terakhir.
“Dia merepresentasikan Napoli dari siklus terakhir yang sudah dimulai sejak lama. Dia satu-satunya pemain yang memenangkan semuanya dalam periode terakhir ini. Dia pemain karismatik,” kata Conte.
Pelatih berusia 56 tahun itu menilai kembalinya Di Lorenzo sebagai starter adalah keputusan yang tepat setelah sang bek menjalani sekitar dua pekan latihan penuh bersama tim.
Conte: Inter Pantas Juara Serie A
Pernyataan paling menarik dari Conte tentu datang saat ia membahas persaingan gelar Serie A musim ini. Dengan penuh respek, ia mengakui kualitas Inter Milan sebagai tim terbaik sepanjang musim.
“Inter layak memenangkan Scudetto. Mentalitas pemenang juga terlihat dari kemampuan memberi kredit kepada lawan yang tampil lebih baik dan memenangkan liga,” tegas Conte.
Pernyataan ini menunjukkan kelas Conte sebagai pelatih top Eropa. Alih-alih mencari alasan atas kegagalan Napoli dalam perebutan gelar, ia justru memberikan pujian terbuka kepada rivalnya.
Napoli Tetap Bangga dengan Perjuangan Musim Ini
Meski mengakui keunggulan Inter, Conte menolak anggapan bahwa Napoli telah gagal. Menurutnya, kondisi tim sepanjang musim sangat sulit, terutama karena badai cedera yang terus menghantam skuad.
“Kami mengalami musim yang sangat sulit. Ada situasi yang bisa membuat kami tenggelam. Kredit besar untuk para pemain yang bertahan dan mampu menutupi absennya beberapa pemain penting selama empat atau lima bulan,” jelasnya.
Conte menilai posisi Napoli saat ini tetap layak diapresiasi karena tim mampu bertahan di papan atas meski menghadapi berbagai masalah internal dan keterbatasan skuad.
“Inter menang, selamat untuk mereka. Tapi itu tidak berarti kami gagal.”

Leave a Reply