Marco Palestra disebut sebagai target impian Inter Milan untuk mengisi posisi bek sayap kanan jika Denzel Dumfries benar-benar hengkang.
Namun, proses transfer ini diperkirakan tidak akan mudah.
Harga Bisa Tembus 60 Juta Euro
Masalah utama dalam rencana transfer Palestra adalah harganya yang fantastis.
Menurut laporan pakar transfer Gianluca Di Marzio, nilai awal sang pemain sekitar 40 juta euro, namun angka tersebut bisa melonjak hingga 50–60 juta euro.
Dengan banderol tersebut, Inter harus mempertimbangkan secara matang karena nilai itu bisa menyerap sebagian besar budget transfer musim panas.
Selain itu, pihak Atalanta disebut masih ingin melihat perkembangan situasi sebelum membuka negosiasi serius.
“Impian yang tidak diungkapkan untuk posisi sayap kanan Inter tetap Marco Palestra, tetapi 40 juta euro mungkin tidak cukup. Atalanta masih menunggu untuk melihat bagaimana manuver di Premier League, di mana misalnya Manchester City dengan kedatangan Enzo Maresca bisa saja memutuskan untuk bergerak karena mereka mencari pemain dengan karakteristik tersebut,” ujar Di Marzio.
“Jadi jelas bahwa harganya bisa meningkat hingga 50–60 juta euro, yang menjadi sulit untuk dikeluarkan hanya untuk satu pemain, mengingat juga anggaran yang sudah kita bahas sebelumnya.”
Persaingan dari Premier League Jadi Ancaman
Situasi semakin rumit karena klub-klub Premier League juga ikut memantau perkembangan Palestra.
Salah satu klub yang disebut paling serius adalah Manchester City, yang tengah mencari pemain dengan karakteristik serupa.
Dengan kekuatan finansial Liga Inggris, Inter harus bersaing bukan hanya dalam hal strategi, tetapi juga kemampuan finansial untuk mempertahankan target utama mereka.
Dumfries dan Efek Domino di Bursa Transfer Inter
Keputusan masa depan Dumfries akan menjadi kunci utama transfer Palestra pada musim panas ini.
Jika sang bek benar-benar pergi, maka kebutuhan untuk mendatangkan pengganti berkualitas seperti Palestra menjadi prioritas utama.
Peran Dumfries selama ini sangat vital dalam skema permainan Inter, terutama dalam transisi menyerang dan bertahan.

Leave a Reply