Inter Milan Berpotensi Kelebihan Gelandang

Inter Milan sedang membangun skuad yang semakin kuat untuk musim depan (2026-27). Namun di balik ambisi besar tersebut, muncul satu pertanyaan penting: apakah Nerazzurri justru mengalami penumpukan pemain di lini tengah?

Perpanjangan kontrak Henrikh Mkhitaryan membuat situasi semakin menarik. Sebab di saat yang sama, Inter juga terus dikaitkan dengan dua gelandang top: Manu Koné dan Curtis Jones.

Jika keduanya direkrut, maka Cristian Chivu akan memiliki salah satu lini tengah terdalam di Eropa, sekaligus salah satu yang paling sulit dikelola.

Inter Sudah Punya Banyak Opsi di Tengah

Saat ini, skuad Inter Milan sudah dihuni banyak gelandang berkualitas:

  • Nicolo Barella
  • Hakan Calhanoglu
  • Piotr Zielinski
  • Petar Sucic
  • Mkhitaryan
  • Frattesi
  • Diouf

Belum lagi ada nama seperti:

  • Aleksandar Stankovic
  • Manu Koné
  • Curtis Jones

Jumlah itu membuat banyak pihak mulai mempertanyakan keseimbangan skuad.

Chivu Sangat Menginginkan Manu Koné

Di antara semua nama tersebut, Cristian Chivu disebut sangat menginginkan Manu Koné.

Gelandang milik AS Roma itu dianggap memiliki karakteristik yang belum dimiliki lini tengah Inter:

  • Fisik kuat
  • Agresif dalam duel
  • Mampu membawa bola ke depan
  • Intens dalam transisi

Karakter seperti itu dianggap sangat penting agar Inter lebih kompetitif di Liga Champions.

Namun masalahnya, Roma mematok harga sekitar €50 juta.

Curtis Jones Juga Masuk Radar Inter

Selain Koné, Inter Milan juga serius memantau Curtis Jones dari Liverpool.

Jones menawarkan profil berbeda:

  • Progresi bola
  • Kemampuan mengatasi tekanan
  • Kreativitas dari lini tengah
  • Pengalaman di Premier League

Liverpool disebut meminta sekitar €30 juta, sementara Inter masih berada di angka €25 juta.

Masa Depan Stankovic Jadi Sorotan

Di tengah banyaknya opsi, nama Aleksandar Stankovic ikut menjadi perhatian.

Banyak pihak menilai Inter sebaiknya tidak menjual pemain muda berbakat tersebut setelah membelinya kembali dari Club Brugge, terutama karena:

  • Memiliki potensi berkembang besar
  • Bisa menjadi aset jangka panjang klub

Menjual Stankovic lalu melihatnya bersinar di klub lain bisa menjadi keputusan yang disesali di masa depan.

Frattesi Bisa Dikorbankan?

Salah satu nama yang paling mungkin hengkang adalah Davide Frattesi.

Namun hingga kini belum ada kepastian transfer. Jika Frattesi tetap bertahan, maka Inter bisa memiliki hingga 10 gelandang utama di skuad.

Situasi itu memunculkan beberapa masalah:

  • Menit bermain sulit dibagi
  • Risiko ketidakpuasan pemain
  • Beban gaji membengkak
  • Keseimbangan skuad terganggu

Inter Harus Ambil Keputusan Besar

Secara kualitas, memiliki banyak pemain top memang terlihat ideal. Namun sepak bola modern bukan hanya soal kedalaman skuad, melainkan juga:

  • Keseimbangan finansial
  • Harmoni ruang ganti
  • Efisiensi rotasi pemain

Karena itu, sangat sulit membayangkan Inter mendatangkan Koné dan Curtis Jones sekaligus tanpa ada penjualan besar lebih dulu.

Chivu Butuh Kualitas, Tapi Inter Juga Butuh Keseimbangan

Cristian Chivu jelas ingin membangun lini tengah yang lebih:

  • Atletis
  • Dinamis
  • Agresif
  • Modern

Namun manajemen Inter juga harus memastikan proyek tersebut tetap sehat secara finansial dan teknis.

Musim panas ini bisa menjadi momen penting untuk menentukan arah baru Inter:
apakah fokus pada kedalaman skuad, atau mulai melakukan seleksi besar demi menjaga keseimbangan tim.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*