
Masa depan Benjamin Pavard di Inter Milan tampaknya semakin mendekati akhir. Meski Nerazzurri sedang membutuhkan tambahan bek tengah setelah ditinggal Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij, manajemen klub disebut tidak lagi memasukkan nama bek asal Prancis itu ke dalam rencana untuk musim depan.
Laporan dari FCInter1908 menyebut hubungan Pavard dengan lingkungan Inter telah benar-benar retak sejak musim panas lalu. Situasi tersebut bahkan disebut sudah tidak bisa diperbaiki.
Inter kini lebih memilih mencari solusi permanen dengan melepas mantan bek Bayern Munich tersebut pada bursa transfer musim panas ini.
Hubungan Pavard dengan Inter Disebut Sudah Tidak Bisa Diperbaiki
Persoalan Pavard bukan semata-mata berkaitan dengan performa di atas lapangan.
Inter dikabarkan juga mempertimbangkan faktor nonteknis yang membuat pemain berusia 30 tahun itu tidak lagi dianggap sebagai bagian dari proyek klub.
Karena alasan tersebut, kemungkinan Pavard “dibekukan” sementara lalu dipertahankan hingga musim depan praktis telah ditutup.
Meski sektor pertahanan Inter sedang kekurangan pemain, manajemen tetap memilih mencari bek baru dibanding memberikan kesempatan kedua kepada sang pemain.
Inter Ingin Lepas Pavard Secara Permanen
Manajemen Nerazzurri kini fokus mencari klub yang bersedia merekrut Pavard secara permanen.
Inter berharap dapat menghindari skenario peminjaman tanpa kepastian masa depan.
Selain membuka ruang dalam skuad, penjualan permanen juga akan memberikan tambahan dana yang dapat digunakan untuk membiayai perekrutan pemain baru.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Inter untuk membangun kembali komposisi tim setelah melakukan perombakan besar di lini belakang.
Inter Ingin Minimal 15 Juta Euro
Dari sisi finansial, Inter memiliki target yang cukup jelas.
Saat merekrut Pavard dari Bayern Munich pada musim panas 2023, Nerazzurri mengeluarkan dana lebih dari 31 juta euro.
Kini nilai buku sang pemain diperkirakan berada di kisaran 12 hingga 13 juta euro.
Karena itu, Inter berharap bisa memperoleh sekitar 15 juta euro, angka yang sebelumnya menjadi nilai opsi pembelian Marseille sebelum akhirnya tidak digunakan.
Jika angka tersebut tercapai, Inter bukan hanya mengurangi beban gaji, tetapi juga memperoleh keuntungan kecil dari sisi pembukuan.

Leave a Reply