
Babak baru dalam karier Curtis Jones resmi dimulai. Setelah menghabiskan hampir seluruh perjalanan sepak bolanya bersama Liverpool, gelandang Inggris kelahiran 2001 itu kini mengenakan seragam biru-hitam Inter Milan.
Pada hari pertamanya sebagai pemain Nerazzurri, Jones tampil penuh antusiasme ketika berbicara kepada Inter TV.
Senyum lebar yang terpancar dari wajahnya menggambarkan betapa bahagianya sang gelandang menyambut tantangan baru di Italia.
Jones bahkan mengakui bahwa keinginannya untuk bergabung dengan Inter bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba.
“Saya sudah lama ingin bergabung dengan Inter. Saya sangat antusias,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kepindahan ke San Siro memang merupakan pilihan yang diinginkan Jones, bukan sekadar keputusan karier biasa.
Atmosfer San Siro Membuat Jones Jatuh Hati
Salah satu faktor terbesar yang membuat Jones tertarik bergabung dengan Inter adalah pengalaman langsung menghadapi Nerazzurri di Liga Champions.
Ia pernah merasakan atmosfer San Siro dari sisi lawan. Namun, justru pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam.
Jones mengaku dapat merasakan secara langsung bagaimana para pendukung Inter menyanyikan lagu-lagu dukungan dan memberikan energi kepada tim sepanjang pertandingan.
Menurutnya, koneksi antara pemain dan suporter Inter mengingatkannya pada Liverpool.
“Saya berasal dari Liverpool dan selalu terbiasa merasakan cinta serta dukungan para suporter. Saya selalu merasakan hubungan yang kuat itu. Saya berharap bisa menciptakan ikatan spesial dengan fans Inter,”
Pernyataan ini terasa penting karena Jones tumbuh di Liverpool, sebuah kota yang memiliki hubungan emosional sangat kuat dengan klub sepak bolanya.
Kini ia berharap dapat menemukan koneksi yang sama di Milan.
Jones: Inter Adalah Klub yang Tepat untuk Langkah Berikutnya
Meninggalkan Liverpool bukan keputusan sederhana bagi Jones.
Ia adalah seorang Scouser, lahir dan tumbuh di Liverpool, serta menghabiskan sebagian besar hidupnya bersama The Reds.
Namun, pada titik tertentu dalam kariernya, Jones merasa membutuhkan tantangan baru.
“Saya adalah anak Liverpool, seorang Scouser, dan menghabiskan seluruh hidup saya di sana. Tetapi pada tahap karier ini saya ingin mengambil langkah lebih jauh. Saya pikir ini adalah klub yang sempurna untuk melakukannya,”
Keputusan tersebut menunjukkan ambisi Jones untuk keluar dari zona nyaman.
Serie A akan menjadi pengalaman baru. Lingkungan baru, gaya bermain baru, budaya baru, dan tuntutan baru akan menunggu sang gelandang.
Tetapi Jones tampaknya sudah siap dengan tantangan tersebut.
Kedatangan Stones dan Spence Menunjukkan Level Inter
Jones juga menyinggung kehadiran dua kompatriotnya di Inter, John Stones dan Djed Spence.
Meski belum sempat berbicara langsung dengan mereka, Jones melihat kedatangan kedua pemain Inggris tersebut sebagai bukti kualitas proyek Inter.
Menurutnya, bukan kebetulan jika para pemain dengan level tinggi tertarik bergabung dengan Nerazzurri.
“Fakta bahwa pemain seperti Stones dan Spence datang ke Inter menunjukkan level tim ini,”
Jones juga memuji sejarah klub, kualitas pelatih, staf, serta kemampuan skuad untuk menyatu sebagai sebuah tim.
Baginya, semua faktor tersebut merupakan sesuatu yang sangat dihargai seorang pemain ketika memilih klub baru.
Bangga Menjadi Bagian dari Sejarah Pemain Inggris di Inter
Kehadiran Jones juga menambah warna baru dalam sejarah pemain Inggris di Inter.
Ia mengaku bangga menjadi bagian dari kelompok tersebut.
Namun, bagi Jones, hal terpenting tetaplah klub dan para suporternya.
Ia terkesan dengan sejarah Inter yang terpampang di berbagai sudut fasilitas klub, termasuk nama-nama legenda dan trofi yang telah diraih.
“Saya bangga menjadi salah satu pemain tersebut. Yang benar-benar penting adalah tim dan para tifosi. Saya bangga menjadi bagian dari klub seperti ini; sejarahnya berbicara sendiri. Lihat saja sekeliling: nama-nama di dinding dan trofi di belakang saya tidak perlu penjelasan,”
Bagi pemain yang baru pertama kali meninggalkan Inggris, bergabung dengan klub yang memiliki sejarah panjang di Eropa tentu menjadi pengalaman luar biasa.
Jones Siap Memberikan Gol dan Assist
Lantas, apa yang bisa diberikan Curtis Jones kepada Inter?
Jawabannya cukup menarik.
Jones menegaskan bahwa ia adalah pemain yang fleksibel dan mampu bermain di beberapa posisi.
Sepanjang kariernya, ia tidak hanya tampil sebagai gelandang. Ia bahkan pernah dimainkan sebagai bek kanan maupun penyerang.
Namun, ada dua target utama yang ingin dicapainya bersama Inter: mencetak gol dan memberikan assist.
“Saya bisa bermain di berbagai area lapangan, tetapi tujuan utama saya adalah mencetak gol dan memberikan assist untuk membantu tim,”
Pernyataan ini memperlihatkan bahwa Jones ingin memberikan kontribusi langsung dalam fase ofensif.
Ia bukan hanya ingin menjadi pemain yang mengatur permainan, tetapi juga ingin memiliki pengaruh nyata terhadap hasil pertandingan.
Siap Lakukan Apa Pun untuk Membantu Inter Menang
Jones juga menegaskan kesiapannya untuk bekerja keras.
Ia memahami bahwa Inter memiliki banyak pemain dengan pengalaman dan kualitas tinggi. Karena itu, dirinya tidak datang dengan sikap merasa sebagai pemain utama yang harus mendapatkan perlakuan khusus.
Sebaliknya, Jones ingin bekerja untuk tim.
“Saya bersedia bekerja keras dan melakukan apa pun yang diperlukan agar tim bisa menang,”
Sikap tersebut berpotensi menjadi modal penting untuk mendapatkan kepercayaan pelatih.
Inter membutuhkan pemain yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga bersedia menjalankan instruksi dan berkorban demi struktur permainan tim.
Jones tampaknya memahami hal tersebut.
Curtis Jones Punya Keyakinan Besar pada Inter
Salah satu pernyataan paling menarik dari wawancara tersebut adalah ketika Jones membahas level Inter dibandingkan klub-klub terbaik dunia.
Menurutnya, Nerazzurri memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing dengan tim-tim elite.
“Inter bisa bersaing dengan tim-tim terbaik di dunia. Ditambah lagi, saya bisa merasakan semangat juang mereka,”
Keyakinan tersebut muncul setelah Jones merasakan langsung kualitas Inter di lapangan.
Ia melihat sebuah tim yang memiliki keseimbangan antara gol, assist, talenta, pengalaman, serta kekompakan.
Jones juga menilai Inter memiliki rasa lapar untuk terus berkembang.
Dan menurutnya, para suporter menjadi bagian penting dari kekuatan tersebut.
Tifosi Inter Adalah “Pemain ke-12”
Jones memberikan perhatian khusus kepada atmosfer yang diciptakan para pendukung Inter.
Ia menyebut para Interisti sebagai “pemain ke-12”.
Bagi Jones, dukungan tersebut bukan sekadar suara dari tribun. Energi suporter dapat memberikan dorongan tambahan kepada pemain di atas lapangan.
Hal itu sangat relevan bagi seorang pemain yang sebelumnya terbiasa dengan atmosfer Anfield.
Kini Jones berharap San Siro dapat menjadi rumah keduanya.
Ia ingin membangun hubungan emosional dengan para Interisti seperti yang pernah ia rasakan sepanjang hidupnya di Liverpool.
“Seperti yang sudah saya katakan, dukungan dari para tifosi luar biasa: tifosi Inter benar-benar pemain ke-12 di lapangan. Tim ini memiliki keseimbangan yang hebat dalam hal gol, assist, bakat, pengalaman… Ini adalah tim yang menarik,”
Serie A Menjadi Tantangan Baru
Pindah dari Premier League ke Serie A tentu akan menghadirkan tantangan taktik yang berbeda.
Jones sudah pernah menghadapi Inter sehingga memiliki gambaran mengenai karakter permainan Nerazzurri.
Menurutnya, Inter merupakan tim yang nyaman menguasai bola, memiliki pemain yang mampu mencetak gol, memberikan assist, serta menciptakan banyak peluang.
Ia juga menilai kekuatan Inter terletak pada keseimbangan.
Bukan hanya satu atau dua pemain yang menjadi pusat permainan, tetapi seluruh tim mampu memberikan kontribusi.
Karakter seperti inilah yang membuat Jones semakin yakin bahwa Inter merupakan tempat yang tepat untuk melanjutkan kariernya.
Babak Baru Bersama Inter Dimulai
Curtis Jones kini telah meninggalkan Liverpool setelah bertahun-tahun menjadi bagian dari klub yang membesarkan namanya.
Namun, ia tidak datang ke Italia sekadar untuk mencari pengalaman baru.
Ia datang dengan ambisi.
Ia ingin berkembang, membantu Inter meraih kemenangan, mencetak gol, memberikan assist, dan membangun hubungan spesial dengan para suporter.
Di akhir wawancaranya, Jones memberikan pesan langsung kepada para Interisti.
“Saya tidak sabar untuk turun ke lapangan. Saya ingin membuat kalian antusias dan memberikan banyak senyuman. Saya akan memberikan segalanya untuk tim ini dan membantu membawanya ke level yang lebih tinggi.”
Kalimat tersebut menjadi janji pertama Curtis Jones kepada para pendukung Inter.
Dari seorang anak Liverpool yang tumbuh dengan mimpi bermain di Anfield, kini ia memiliki mimpi baru di San Siro.
Curtis Jones sudah memilih Inter. Ia sudah merasakan atmosfernya. Ia sudah memahami ambisinya. Kini waktunya membuktikan semuanya di atas lapangan.

Leave a Reply