
Legenda AC Milan, Alessandro Costacurta, memberikan pandangannya mengenai peluang klub-klub Italia di Liga Champions musim depan (2026-27).
Dalam wawancara bersama Tuttosport, mantan bek tangguh tersebut menempatkan Inter Milan sebagai wakil Serie A yang memiliki kans paling besar untuk melangkah jauh di kompetisi elite Eropa.
Menurut Costacurta, skuad Nerazzurri masih menjadi tim Italia yang paling siap dari segi kualitas pemain, pengalaman, hingga kedalaman skuad untuk bersaing menghadapi para raksasa Eropa.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa perjalanan Inter tidak akan mudah mengingat persaingan di Liga Champions semakin ketat dengan dominasi klub-klub dari Inggris, Spanyol, Prancis, dan Jerman.
“Tentu saja Inter adalah tim yang paling siap untuk setidaknya mencapai babak 16 besar. Setelah itu, semuanya akan bergantung pada siapa lawan yang mereka hadapi. Sayangnya, perhitungannya sederhana: di atas kertas, PSG, Bayern Munchen, Barcelona, Real Madrid, dan setidaknya empat klub Inggris lebih kuat. Karena itu, jika Inter mampu mencapai perempat final, itu sudah merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa,” ujarnya.
Gagal Mendatangkan Marco Palestra dan Nico Paz Jadi Sorotan
Selain membahas peluang di Liga Champions, Costacurta juga mengomentari aktivitas transfer Inter pada bursa musim panas ini.
Ia mengaku kecewa karena Inter gagal mendapatkan dua pemain muda yang sempat masuk radar, yakni Marco Palestra dan Nico Paz.
Menurut Costacurta, kegagalan tersebut bukan sekadar kehilangan target transfer, tetapi juga menjadi bahan refleksi mengenai daya tarik klub-klub Italia di mata talenta muda.
Ia menilai, ketika pemain-pemain berbakat lebih memilih destinasi lain dibanding bergabung dengan klub sebesar Inter, ada sesuatu yang berubah dalam citra sepak bola Italia.
Costacurta berpendapat bahwa keputusan para pemain tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh pertimbangan finansial maupun kenyamanan dalam lingkungan yang sudah mereka kenal.
“Saya menyesalkan Inter mendapat dua penolakan penting di bursa transfer. Jika pemain seperti Marco Palestra dan juga Nico Paz lebih memilih bergabung dengan klub lain daripada klub sebesar Inter, itu berarti daya tarik Inter sudah tidak lagi seperti dulu. Ini bukan pertanda yang baik bagi klub-klub besar Italia. Mereka memilih uang atau zona nyaman,”
Pesimistis terhadap Peluang Napoli
Berbeda dengan optimisme terhadap Inter, Costacurta justru kurang yakin dengan peluang Napoli di Liga Champions.
Ia menilai Napoli merupakan tim yang solid, tetapi belum cukup kuat untuk bersaing di jajaran elite Eropa.
Bahkan, ia menyebut Napoli sulit menembus kelompok 15 tim terbaik dalam kompetisi tersebut apabila tidak mengalami peningkatan signifikan.
Costacurta juga memberikan pandangan menarik mengenai pelatih Massimiliano Allegri. Menurutnya, kualitas Allegri mungkin akan menghasilkan prestasi berbeda apabila menangani klub dengan sumber daya seperti Bayern Munchen.
Namun bersama Napoli, ia meragukan sang pelatih mampu membawa tim melangkah jauh di kompetisi Eropa.
“Menurut saya, Napoli akan menghadapi banyak kesulitan. Mereka memang tim yang solid, tetapi saya tidak melihat mereka masuk dalam jajaran 15 tim terbaik Eropa. Jika Allegri menangani Bayern Munchen, mungkin dia bisa membawa mereka hingga final. Namun, bersama Napoli yang sekarang, saya masih ragu. Saya tidak merasa Max Allegri adalah pelatih yang tepat untuk membawa tim menjalani perjalanan panjang di kompetisi Eropa saat ini.”

Leave a Reply