
Langkah Inter Milan di ajang Liga Champions musim ini (2026-27) belum memberikan kepuasan bagi para fansnya.
Tanpa raihan poin dalam dua laga perdana, skuad asuhan Cristian Chivu wajib mengamankan tiga poin penuh saat menjamu Shakhtar Donetsk di San Siro demi menjaga asa lolos ke fase berikutnya.
Melalui kolom analisisnya di Corriere della Sera, jurnalis senior Italia, Paolo Condò, memberikan pandangan mendalam mengenai mentalitas dan kebutuhan taktis Nerazzurri untuk menggaransi kemenangan di Eropa.
Antara Mentalitas “Hungry dan Foolish” dan Keseimbangan Taktis
Paolo Condò menilai bahwa untuk bersaing di level tertinggi Eropa dalam jangka panjang, Inter memang membutuhkan keberanian dan semangat pantang menyerah. Namun, khusus untuk menghadapi laga melawan Shakhtar Donetsk, kunci utamanya terletak pada stabilitas permainan.
“Inter di Liga Champions harus tampil ‘hungry and foolish’ (lapar dan berani/gila) untuk bisa bersaing di level tertinggi,” tulis Paolo Condò.
“Namun untuk mengalahkan Shakhtar, mereka sebenarnya cukup tampil dalam versi yang lebih seimbang dari diri mereka sendiri, mengingat hingga saat ini masalah utama Inter terletak pada hal tersebut,” lanjutnya.
Tiga Poin Wajib dan Resiko Bermain di Bawah Tekanan
Kekalahan beruntun di dua pertandingan awal membuat laga kandang ini menjadi batas hidup-mati bagi perjalanan Inter.
Condò menyoroti bagaimana kebiasaan Inter yang sering tertekan lalu berusaha membalikkan keadaan menunjukkan karakter sekaligus celah berbahaya.
“Tiga poin adalah hal yang sangat mutlak dan tidak bisa ditawar lagi bagi Inter di laga ini.”
“Aksi comeback yang mereka lakukan—terlepas dari bagaimana situasinya terjadi—menandakan sebuah tim yang sebenarnya mampu hidup dan bertarung bersama kecemasan (ansia).”
Kendati menunjukkan resiliensi dan mental pantang menyerah, bergantung pada comeback secara terus-menerus di Eropa sangat berisiko.
Oleh karena itu, disiplin taktis sejak menit awal dan penguasaan tempo permainan menjadi syarat mutlak agar tidak kecolongan oleh serangan balik Shakhtar.
Menghadapi Shakhtar Donetsk yang datang dengan kepercayaan diri tinggi, Inter Milan tidak perlu bertindak terburu-buru atau bermain terlalu ekstrem.
Seperti yang ditegaskan Paolo Condò, bermain dengan keseimbangan antara lini serang yang tajam dan pertahanan yang solid adalah kunci paling realistis bagi Cristian Chivu untuk mempersembahkan kemenangan perdana di Eropa musim ini.

Leave a Reply