
Cristian Chivu dikabarkan terus mendesak Inter Milan untuk merekrut Curtis Jones dari Liverpool, sementara manajemen Nerazzurri menunggu Liverpool menurunkan harga pada Agustus 2026.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Chivu menjadikan Jones sebagai prioritas utama karena menilai karakter permainan sang gelandang sangat cocok dengan sistem yang ingin ia bangun di Inter. Meski negosiasi masih menemui kendala soal harga, peluang transfer disebut masih terbuka dan bisa berubah drastis pada pertengahan Agustus.
Curtis Jones Tetap Jadi Target Nomor Satu Chivu
Sejak awal bursa transfer dibuka, Cristian Chivu telah menyampaikan keinginannya kepada manajemen Inter untuk mendatangkan Curtis Jones.
Ketertarikan itu tidak berubah meskipun Nerazzurri telah lebih dulu memperkuat lini belakang dengan mendatangkan John Stones. Bagi Chivu, Jones adalah sosok yang mampu memberikan dimensi baru di sektor tengah.
Inter saat ini memang telah memiliki banyak gelandang berkualitas, tetapi Chivu menginginkan satu pemain tambahan dengan karakter berbeda, yang mampu memberikan variasi taktik sekaligus meningkatkan kualitas rotasi skuad.
Bukan Sekadar Pelapis, Jones Diproyeksikan Jadi Pembeda
La Gazzetta dello Sport menjelaskan bahwa Inter ingin memiliki tujuh gelandang dalam skuad musim 2026/27.
Enam pemain akan mengisi skema utama sebagai starter dan pelapis di berbagai posisi lini tengah, sementara satu pemain tambahan diharapkan menjadi “pembeda” yang mampu mengubah jalannya pertandingan.
Dalam pandangan Chivu, Curtis Jones adalah sosok yang paling sesuai dengan kebutuhan tersebut.
Pelatih asal Rumania itu bahkan disebut tetap mempertahankan pilihannya meski terdapat beberapa alternatif lain di pasar transfer Eropa.
Inter dan Liverpool Masih Terpisah Soal Harga
Hambatan terbesar dalam negosiasi hingga saat ini adalah nilai transfer.
Dalam kontak terakhir antara kedua klub, Inter menawarkan sekitar €25 juta untuk Curtis Jones.
Namun Liverpool masih bertahan dengan permintaan sekitar €40 juta, angka yang dinilai terlalu tinggi oleh manajemen Nerazzurri.
Inter menilai banderol tersebut kurang realistis mengingat kontrak Jones hanya berlaku hingga 2027.
Perbedaan valuasi inilah yang membuat pembicaraan belum menghasilkan kesepakatan.
Agustus Bisa Menjadi Titik Balik Negosiasi
Meski saat ini jarak harga masih cukup jauh, Inter tetap optimistis.
Menurut laporan tersebut, situasi bisa berubah ketika bursa transfer memasuki pertengahan Agustus.
Jika Liverpool belum berhasil menjual Curtis Jones hingga saat itu, klub asal Merseyside tersebut berpotensi melunak.
Alasannya cukup jelas: Liverpool tentu tidak ingin mengambil risiko kehilangan pemain secara cuma-cuma ketika memasuki enam bulan terakhir kontraknya, yang nantinya memungkinkan Jones menandatangani pra-kontrak dengan klub lain.
Kondisi itu bisa memaksa Liverpool menurunkan harga agar tetap memperoleh keuntungan dari transfer sang gelandang.
Curtis Jones Beri Sinyal Positif kepada Inter
Kabar baik bagi Inter datang dari pihak pemain.
La Gazzetta dello Sport menyebut Curtis Jones telah memberikan sinyal positif terhadap kemungkinan bergabung dengan Nerazzurri.
Gelandang berusia 25 tahun itu dikabarkan menyambut baik peluang berkarier di Serie A dan merasa proyek Inter menarik untuk kelanjutan kariernya.
Selain itu, kehadiran sesama pemain Inggris, John Stones, di Giuseppe Meazza diyakini bisa mempermudah proses adaptasi Jones jika transfer akhirnya terwujud.

Leave a Reply