
Aleksandar Stankovic menjadi salah satu pemain Inter Milan yang paling sedikit mendapatkan kesempatan bermain pada awal musim 2026/27. Setelah tampil menjanjikan sepanjang pramusim dan kembali dari Club Brugge, gelandang muda tersebut justru baru mengumpulkan 15 menit penampilan dalam enam pertandingan resmi.
Situasi ini cukup menarik mengingat Stankovic sempat menjadi salah satu pemain yang paling banyak dibicarakan selama persiapan musim baru. Namun, ketika kompetisi resmi dimulai, Cristian Chivu sejauh ini lebih banyak mengandalkan pemain yang memiliki pengalaman lebih tinggi.
Stankovic Baru Mendapat 15 Menit
Statistik penampilan Stankovic memperlihatkan betapa terbatasnya kesempatan yang diberikan Chivu.
Dalam enam pertandingan resmi pertama Inter, Stankovic empat kali hanya menjadi penghuni bangku cadangan. Ia baru mendapatkan kesempatan tampil dalam dua pertandingan.
Debutnya terjadi pada pertandingan pembuka melawan Monza. Stankovic masuk pada menit-menit akhir dan hanya bermain selama tujuh menit.
Kesempatan kedua datang ketika Inter menghadapi Udinese. Chivu kembali memasukkannya pada penghujung pertandingan, kali ini selama delapan menit.
Jika digabungkan, Stankovic baru bermain 15 menit.
Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain dengan menit bermain paling sedikit di skuad Inter. Hanya Djed Spence yang berada di bawahnya karena bek Inggris tersebut belum sekalipun tampil akibat kondisi kebugarannya.
Persaingan Lini Tengah Sangat Ketat
Minimnya menit bermain Stankovic tidak terlepas dari ketatnya persaingan di lini tengah Inter.
Hakan Calhanoglu dan Nicolò Barella masih menjadi dua pemain utama yang mendapatkan kepercayaan besar dari Chivu.
Untuk posisi mezzala kiri, Piotr Zielinski dan Curtis Jones juga lebih sering mendapatkan kesempatan.
Zielinski bahkan memiliki fleksibilitas tambahan karena dapat dimainkan sebagai gelandang bertahan ketika Calhanoglu tidak tersedia.
Selain itu, Petar Sucic dan Henrikh Mkhitaryan juga masuk dalam rotasi utama Chivu.
Kondisi tersebut membuat Stankovic harus bersabar. Meski memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi, dirinya masih berada di belakang sejumlah pemain dalam hierarki lini tengah Inter.
Pramusim Sempat Berikan Sinyal Positif
Minimnya menit bermain di kompetisi resmi bukan berarti Stankovic kehilangan kepercayaan dari Chivu.
Selama pramusim, gelandang muda tersebut justru memberikan sejumlah indikasi positif.
Chivu mencoba Stankovic di beberapa posisi, termasuk sebagai regista dan mezzala. Eksperimen tersebut menunjukkan bahwa sang pelatih melihat adanya fleksibilitas dalam permainan pemain berusia 21 tahun itu.
Kemampuan beradaptasi tersebut bisa menjadi salah satu modal penting bagi Stankovic untuk mendapatkan lebih banyak kesempatan.
Terlebih, Chivu sudah mengenalnya sejak masih menangani tim Primavera Inter.
Chivu Sudah Mengenal Kualitas Stankovic
Hubungan antara Chivu dan Stankovic menjadi salah satu faktor yang berpotensi membantu perkembangan sang pemain.
Chivu telah mengetahui karakter, kualitas, serta aspek permainan yang masih perlu ditingkatkan oleh Stankovic sejak keduanya bekerja sama di level Primavera.
Artinya, Stankovic tidak perlu memulai dari nol untuk meyakinkan pelatihnya.
Chivu sudah mengetahui apa yang bisa diberikan sang gelandang. Tantangannya sekarang adalah menunjukkan perkembangan tersebut dalam latihan dan memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan.
Pengalaman di Club Brugge Jadi Modal
Stankovic juga datang ke musim baru dengan pengalaman penting setelah menjalani musim sukses di Club Brugge.
Di Belgia, ia mendapatkan kesempatan bermain yang jauh lebih besar dan mampu memperlihatkan potensinya.
Pengalaman tersebut membuat ekspektasi terhadap Stankovic meningkat ketika kembali ke Inter.
Namun, pengalaman di klub lain tidak otomatis membuatnya langsung masuk ke dalam pilihan utama Chivu. Ia kini harus bersaing dengan pemain-pemain yang sudah lebih dahulu memahami sistem Inter.
Masih Ada Peluang untuk Stankovic
Lima belas menit dalam enam pertandingan tentu bukan angka yang ideal bagi seorang pemain muda yang membutuhkan kontinuitas.
Namun, musim masih panjang.
Jadwal padat, pertandingan di berbagai kompetisi, kondisi fisik pemain, serta kebutuhan rotasi dapat membuka peluang bagi Stankovic.
Apalagi kemampuan bermain sebagai regista maupun mezzala membuatnya memiliki beberapa opsi untuk masuk ke dalam rencana Chivu.
Yang dibutuhkan Stankovic sekarang adalah kesabaran sekaligus kesiapan.
Begitu kesempatan datang, ia harus mampu menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya pemain muda dengan potensi, tetapi juga alternatif yang bisa diandalkan ketika Inter membutuhkan tenaga baru di lini tengah.

Leave a Reply