Bonny Nikmati Musim Impian di Inter: “Terima Kasih Chivu, Musim Depan Harus Lebih Baik”

Ange-Yoan Bonny mengaku menjalani musim impian bersama Inter Milan, dan berterima kasih kepada pelatih Cristian Chivu.

Dalam wawancara bersama Sky Sport, Bonny mengaku sangat puas dengan perjalanan kariernya sejauh ini dan menyebut musim tersebut sebagai mimpi yang menjadi kenyataan sejak masa kecil.

Ia menegaskan bahwa pengalaman bermain di level tertinggi memberikan motivasi tambahan untuk terus berkembang di musim berikutnya.

Mimpi Masa Kecil yang Jadi Kenyataan

Ange-Yoan Bonny mengungkapkan bahwa momen-momen yang ia jalani musim ini adalah sesuatu yang dulu hanya bisa ia impikan.

Baginya, bermain untuk klub besar seperti Inter bukan hanya pencapaian, tetapi juga awal dari perjalanan panjang dalam karier profesionalnya.

Ia juga menegaskan bahwa musim ini membuat dirinya semakin lapar akan kesuksesan di masa depan.

“Saya sangat senang, ini musim pertama yang bagus. Saya berharap bisa terus seperti ini, sekarang perlu sedikit istirahat sebelum Piala Dunia,” ujar Bonny.

“Saya mengalami momen-momen indah, sejak kecil saya memang bermimpi bisa merasakan hal seperti ini. Saya sangat senang, ini akan membuat kami semakin lapar untuk musim depan,”

Peran Penting Cristian Chivu dalam Perkembangan Bonny

Pelatih Cristian Chivu mendapat pujian besar dari Bonny atas peran pentingnya dalam perkembangan tim.

Bonny menilai Chivu bukan hanya memberikan kepercayaan kepada dirinya, tetapi juga kepada seluruh pemain dalam skuad.

Kepercayaan tersebut dianggap sebagai faktor penting yang membantu pemain muda seperti Bonny berkembang lebih cepat di lingkungan kompetitif.

“Pelatih sangat penting, bukan hanya untukku tapi juga untuk seluruh tim karena kepercayaan yang ia berikan. Kami berterima kasih atas apa yang sudah ia lakukan,”

Persaingan Ketat di Lini Depan Inter

Bermain di lini depan Inter bukanlah hal mudah, terutama dengan adanya nama-nama besar seperti:

  • Lautaro Martínez
  • Marcus Thuram

Inter Milan memiliki kedalaman skuad yang sangat kuat, sehingga setiap pemain harus selalu siap bersaing untuk mendapatkan menit bermain.

Bonny mengakui bahwa hal tersebut merupakan tantangan, namun juga bagian dari profesionalisme di klub besar.

“Sulit, tapi itu bagian dari pekerjaan. Ini pekerjaan paling indah yang kami jalani. Di tim seperti Inter, levelnya memang seperti ini, bahkan kami bisa saja melakukan lebih baik,”

Target Musim Depan: Tampil Lebih Baik dan Lebih Tajam

Ange-Yoan Bonny menegaskan bahwa ia tidak ingin berhenti di musim debut yang positif ini.

Ia dan tim memiliki ambisi untuk tampil lebih baik pada musim berikutnya, termasuk meningkatkan kontribusi gol dan performa di kompetisi Eropa.

“Kami ingin melakukan sedikit lebih banyak, kami akan mencoba tampil lebih baik,”

Perjalanan dari Awal hingga Level Elite

Bonny juga mengenang perjalanan kariernya sejak pertama kali datang ke Italia. Ia menegaskan bahwa semuanya masih berada di awal, dan masih banyak yang harus dicapai.

Perkembangannya menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi adalah kunci untuk menembus level tertinggi sepak bola Eropa.

“Aku melihat kembali perjalanan yang sudah kulalui, ini baru permulaan. Semoga semuanya berjalan baik,”

Tetap Rendah Hati dan Dekat dengan Fans

Selain performa di lapangan, Bonny juga dikenal memiliki kedekatan dengan para penggemar, terutama anak-anak.

Ia mengaku pernah berada di posisi mereka, sebagai seorang anak yang mengidolakan pemain besar seperti:

  • Ronaldo
  • Didier Drogba

Karena itu, ia selalu berusaha memberikan inspirasi dan kebahagiaan kepada generasi muda yang mengaguminya sekarang.

“Saya juga dulu seorang anak kecil, saya punya idola seperti Ronaldo, Drogba, dan banyak lainnya. Aku pernah berada di posisi mereka, saat melihat pemain profesional saya sangat terpukau. Saya mencoba memberikan kepada anak-anak apa yang dulu saya terima dari para pemain hebat itu. Itulah keindahan dari sepak bola.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*