
Panggung megah San Siro siap menyambut matchday ketiga fase liga Champions League 2026-27.
Bagi sebagian besar skuad wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk, berlaga di stadion bersejarah yang kerap dijuluki La Scala del Calcio ini merupakan pengalaman perdana, termasuk bagi penyerang sayap muda berbakat asal Brasil, Alisson Santana.
Pemain kelahiran 2005 yang menyabet gelar MVP saat Shakhtar menaklukkan AEK Athena tersebut menegaskan kesiapannya untuk tampil memukau di hadapan pendukung Inter Milan.
Tampil Percaya Diri: Tak Gentar Hadapi Alessandro Bastoni
Dalam wawancara eksklusif bersama Tuttomercatoweb.com, Alisson mengungkapkan antusiasmenya dan menegaskan bahwa ia tidak memiliki rasa takut sedikit pun menghadapi jajaran lini belakang bintang Inter Milan.
“Saya tidak sabar untuk bertanding dan berharap kami bisa memperagakan permainan kami di San Siro,” ujar Alisson penuh optimisme.
“Saya tidak takut pada pemain mana pun. Saya percaya, dengan kualitas dan bakat yang saya miliki, saya bisa menyulitkan bek mana pun. Saya akan bekerja keras demi memastikan ini menjadi malam yang positif,” tambahnya.
Mengenai potensi duel individunya dengan bek andalan Timnas Italia dan Inter, Alessandro Bastoni, Alisson memberikan rasa hormat namun tetap menegaskan ambisinya untuk menang:
“Bastoni? Saya sangat menghormatinya dan mengenal kualitasnya. Tetapi saya akan memainkan permainan saya sendiri dan berusaha memenangkan duel-duel melawannya,”
Sayangkan Absennya Lautaro Martinez
Salah satu hal menarik dari pernyataan Alisson adalah penyesalannya atas absennya kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, yang harus memepi akibat cedera.
Bukannya merasa diuntungkan, pemain muda asal Brasil ini justru berharap bisa berhadapan langsung dengan sang penyerang top dunia.
“Saya sangat menyukai gaya bermain Lautaro. Saya sebenarnya ingin dia berada di lapangan agar bisa melihat keterampilannya secara langsung dari dekat,” aku Alisson.
“Saya tidak tahu pemain lain yang mampu menciptakan bahaya sebesar dirinya. Namun ini adalah Inter Milan, kami tidak boleh meremehkan mereka sama sekali. Kami harus turun ke lapangan dengan kepercayaan diri yang sama seperti biasanya, menganggapnya seperti laga biasa tanpa peduli siapa yang bermain atau siapa lawannya.” Tutupnya tegas.
Keberanian dan rasa percaya diri tinggi dari talenta muda seperti Alisson Santana menjadi ancaman nyata yang patut diwaspadai lini pertahanan Inter Milan.
Jika skuad Cristian Chivu tidak tampil fokus sejak menit awal, kejutan dari Shakhtar Donetsk di San Siro bisa saja menjadi kenyataan.

Leave a Reply