Big Match Roma vs Inter, Aroma Persaingan Scudetto Sudah Tercium Sejak September

Pertandingan AS Roma vs Inter Milan di Olimpico pada akhir pekan ini bukan sekadar big match biasa. Meski musim Serie A baru berjalan beberapa pekan, duel dua tim yang sedang berada dalam tren positif tersebut sudah mulai terasa seperti pertandingan penting dalam persaingan Scudetto.

Memang, terlalu dini untuk berbicara mengenai penentuan gelar juara pada September. Namun, situasi kedua tim membuat laga ini memiliki bobot yang berbeda.

Inter dan Roma sama-sama datang dengan kepercayaan diri tinggi. Keduanya mengawali kompetisi domestik dengan catatan sempurna dan memiliki alasan untuk menatap pertandingan di Olimpico dengan optimisme.

Setelah pertandingan tersebut, kedua tim juga akan menghadapi jeda internasional selama sekitar 20 hari. Karena itu, kemenangan sebelum jeda tentu akan menjadi modal berharga untuk melanjutkan perjalanan musim.

Inter Sempurna di Serie A, tetapi Masih Punya Pekerjaan Rumah

Inter datang ke Olimpico dengan catatan sempurna di Serie A.

Nerazzurri berhasil mengamankan poin maksimal dalam Empat pertandingan pertama Serie A. Satu-satunya kekalahan mereka sejauh ini terjadi di Liga Champions ketika menghadapi Real Madrid.

Namun, ada satu hal yang menjadi perhatian Cristian Chivu, yakni lini pertahanan.

Inter tampil sangat produktif dan pertandingan mereka kerap menghasilkan banyak gol. Masalahnya, produktivitas tersebut juga diikuti jumlah gol yang masih terlalu mudah diberikan kepada lawan.

Comeback dramatis melawan Napoli dan Udinese memperlihatkan karakter ofensif Inter. Namun, situasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Chivu masih harus memperbaiki keseimbangan tim.

Menghadapi Roma, kelemahan seperti itu berpotensi mendapatkan ujian yang jauh lebih berat.

Inter Kehilangan Calhanoglu dan Stones

Namun, Inter tidak datang dengan skuad yang sepenuhnya lengkap.

Hakan Calhanoglu dipastikan absen setelah mengalami masalah otot pada paha kanannya.

Absennya gelandang Turki tersebut menjadi kehilangan penting karena ia merupakan salah satu pemain utama dalam struktur permainan Chivu.

John Stones juga mengalami masalah pada otot fleksor paha kiri dan diragukan tampil menghadapi Roma.

Sementara itu, Djed Spence masih belum mencapai kondisi fisik yang diperlukan sehingga tidak akan masuk skuad.

Kondisi tersebut membuat Chivu harus kembali mengandalkan kedalaman skuadnya untuk menghadapi salah satu pertandingan terberat pada awal musim.

Roma Asuhan Gasperini Juga Belum Kehilangan Poin

Di kubu lawan, Roma datang dengan modal yang tidak kalah kuat.

Tim asuhan Gian Piero Gasperini juga berhasil meraih poin maksimal dalam empat pertandingan awal Serie A. Yang lebih menarik, Roma baru kebobolan satu gol sepanjang periode tersebut.

Catatan itu menunjukkan bahwa Roma memiliki struktur pertahanan yang cukup solid.

Jika Inter dikenal dengan permainan ofensif dan pertandingan dengan skor tinggi, Roma sejauh ini menunjukkan pendekatan yang lebih terkendali. Tim Gasperini mampu menjaga organisasi permainan sekaligus mempertahankan konsistensi hasil.

Di kompetisi Eropa, Roma juga bermain imbang 1-1 melawan Fenerbahçe.

Dengan dukungan publik Olimpico, Giallorossi tentu memiliki modal emosional tambahan untuk menghadapi Inter.

Laga Roma vs Inter di pekan ke-5 Serie A mungkin belum menentukan Scudetto. Tetapi pada September, atmosfer pertandingan ini sudah terasa seperti salah satu duel penting dalam perjalanan menuju perebutan gelar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*