
Kedatangan Curtis Jones menjadi salah satu transfer yang paling dinantikan Inter Milan pada bursa transfer musim panas lalu.
Gelandang asal Inggris tersebut diboyong dari Liverpool dengan nilai transfer 35 juta euro dan sejak awal mendapat perhatian besar, terlebih karena ia merupakan pemain yang sangat disukai pelatih Cristian Chivu.
Namun, beberapa pertandingan awal bersama Inter Milan belum sepenuhnya memperlihatkan kualitas terbaik Jones.
Bukan berarti sang gelandang telah gagal atau mendapat penilaian negatif dari klub, tetapi kontribusinya sejauh ini masih belum sesuai dengan ekspektasi yang muncul sejak proses transfernya berlangsung.
Kini, setelah periode jeda internasional berakhir, Jones memiliki kesempatan untuk menjawab semua tanda tanya tersebut.
Curtis Jones Belum Maksimal di Awal Musim
Selain nilai transfer yang mencapai 35 juta euro, faktor Chivu juga membuat kedatangan Jones semakin menarik. Pelatih Inter tersebut mengetahui karakter dan kemampuan sang pemain serta memiliki keyakinan terhadap potensi yang dimilikinya.
Namun, di lapangan, Jones belum sepenuhnya mampu memberikan dampak seperti yang diharapkan.
Beberapa kualitasnya memang sudah terlihat. Ia mampu menunjukkan teknik, kemampuan membawa bola, serta beberapa pergerakan yang menjanjikan. Akan tetapi, penampilan tersebut belum muncul secara konsisten.
Kesalahan yang dilakukan ketika menghadapi Real Madrid menjadi salah satu momen yang mendapatkan perhatian. Meski demikian, pertandingan tersebut juga memperlihatkan bahwa Jones memiliki beberapa kualitas yang bisa menjadi aset penting bagi Inter.
Karena itu, terlalu dini untuk memberikan label gagal kepada pemain asal Inggris tersebut.
Oktober Bisa Menjadi Kesempatan Besar bagi Jones
Setelah menjalani masa adaptasi pada awal musim, periode berikutnya bisa menjadi momentum penting bagi Jones.
Bulan Oktober menghadirkan jadwal pertandingan yang lebih padat. Artinya, peluang untuk mendapatkan menit bermain juga semakin terbuka.
Jeda internasional sebelumnya memberikan kesempatan bagi Jones untuk tetap berada di Milan. Ia tidak mengikuti agenda tim nasional dan memanfaatkan periode tersebut untuk terus bekerja bersama Inter.
Jones bahkan tampil dalam pertandingan persahabatan melawan Lumezzane. Laga tersebut bisa menjadi bagian dari proses untuk menjaga kebugaran sekaligus mempersiapkan diri menghadapi rangkaian pertandingan kompetitif berikutnya.
Kini, fase pemanasan telah berakhir.
Pertandingan sebenarnya akan kembali dimulai dan Jones memiliki kesempatan untuk menunjukkan mengapa Inter bersedia mengeluarkan 35 juta euro untuk membawanya dari Liverpool.

Leave a Reply