
Yann Bisseck layak disebut sebagai salah satu pahlawan kemenangan Inter Milan atas Cagliari dalam laga pekan ke-2 Serie A 2026-27, Senin (31/8/26) dini hari WIB.
Ketika gol Hakan Calhanoglu menjadi pembeda di papan skor, Bisseck justru menjadi pemain yang memastikan keunggulan tersebut tidak sirna pada menit-menit akhir.
Inter memang berhasil membawa pulang kemenangan 1-0 dari Sardinia, tetapi perjalanan menuju peluit panjang jauh dari kata mudah. Nerazzurri menciptakan banyak peluang setelah mencetak gol, namun gagal menambah keunggulan.
Cagliari kemudian bangkit dan hampir mencetak gol penyeimbang.
Di momen krusial itulah Bisseck muncul sebagai penyelamat.
Bisseck Jadi “Penyelamat” Inter
Inter sebenarnya tampil dominan dalam sebagian besar pertandingan.
Gol Calhanoglu pada menit kesembilan memberikan keunggulan bagi tim tamu. Setelah itu, Inter memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol kedua, tetapi bola seolah tidak mau kembali bersarang di gawang Elia Caprile.
Situasi tersebut membuat pertandingan tetap terbuka.
Cagliari terus menekan pada fase akhir dan mendapatkan peluang emas melalui Michel Adopo. Tembakan keras sang pemain dari dalam kotak penalti tampaknya mengarah tepat ke gawang Inter.
Namun, Yann Bisseck melakukan blok luar biasa.
Bek asal Jerman tersebut menjatuhkan diri dan menghalangi bola sebelum melewati garis gawang. Aksi tersebut secara praktis mempertahankan skor 1-0 untuk Inter.
Tanpa Bisseck, kemenangan Nerazzurri bisa saja berubah menjadi hasil imbang yang sangat mengecewakan.
Josep Martinez: “Dia Mengambil Penyelamatan Saya”
Aksi Bisseck bahkan membuat kiper Inter, Josep Martinez, bercanda setelah pertandingan.
Martinez mengaku sebenarnya sudah berada di belakang untuk melakukan penyelamatan.
Namun, Bisseck datang lebih dulu.
“Saya di belakang, dia mengambil penyelamatan saya,” ujar Martinez sambil tertawa kepada DAZN.
Komentar tersebut menggambarkan suasana positif di dalam skuad Inter setelah kemenangan dramatis tersebut.
Meski Martinez mungkin kehilangan kesempatan melakukan penyelamatan spektakuler, kontribusi Bisseck justru memastikan penjaga gawang Inter tidak perlu benar-benar melakukan pekerjaan ekstra untuk mencegah bola masuk.
Bisseck Ubah Ritual Lautaro Jadi “Defibrillator?”
Setelah pertandingan, Bisseck kembali membuat para pendukung Inter tersenyum.
Kapten Inter, Lautaro Martinez, memiliki ritual khas setelah pertandingan di media sosial klub. Biasanya sang penyerang menyapa pendukung dengan kalimat:
“Tifosi, contenti?”
Yang berarti kurang lebih, “Fans, senang?”
Bisseck kemudian membuat versinya sendiri.
Setelah kemenangan atas Cagliari, sang bek menulis:
“Tifosi, defibrillatore?”
Atau dalam konteks candaan: “Fans, perlu defibrillator?”
Candaan tersebut sangat cocok dengan jalannya pertandingan.
Para pendukung Inter memang dibuat tegang pada penghujung laga. Setelah Calhanoglu membawa Inter unggul, berbagai peluang tercipta tetapi tidak ada yang berhasil menjadi gol kedua.
Ketika Cagliari mulai menyerang, kemenangan Inter bahkan sempat berada dalam bahaya.
Bisseck kemudian hadir di waktu yang tepat.
Inter Menang, Fans Deg-degan
Pertandingan di Sardinia menjadi contoh bahwa kemenangan dengan skor tipis bisa memberikan tekanan tersendiri.
Inter memiliki banyak peluang untuk mengakhiri pertandingan lebih awal. Elia Caprile berkali-kali menjadi penyelamat Cagliari, sementara para pemain Nerazzurri gagal memaksimalkan sejumlah kesempatan emas.
Akibatnya, Cagliari tetap memiliki peluang untuk bangkit.
Jika Adopo berhasil mencetak gol dalam situasi tersebut, Inter tentu akan sangat menyesal karena gagal memanfaatkan dominasi mereka.
Untungnya, Bisseck berdiri di jalur yang tepat.
Satu blok tersebut mungkin tidak masuk dalam statistik gol atau assist, tetapi nilainya sangat besar karena secara langsung membantu Inter mempertahankan tiga poin.
Josep Martinez Beri Pujian kepada Bisseck
Setelah Bisseck mengunggah candaan tentang “defibrillator” di media sosial, Josep Martinez ikut memberikan respons.
Kiper asal Spanyol tersebut menulis:
“Good save bro.”
Komentar singkat itu menjadi bentuk apresiasi terhadap aksi Bisseck yang menyelamatkan Inter.

Leave a Reply