Agen Frattesi dan Augusto Kecewa Terhadap Inter

Hubungan antara agen Beppe Riso dan Inter Milan kembali. Agen yang mewakili Davide Frattesi dan Carlos Augusto tersebut secara terbuka mengaku masih kecewa terhadap klub Nerazzurri, terutama terkait perlakuan terhadap kedua kliennya.

Riso sebelumnya menjadi salah satu pihak yang cukup vokal dalam memperjuangkan masa depan Frattesi di Inter.

Sang gelandang Italia memang semakin frustrasi karena kesulitan mendapatkan menit bermain secara reguler di bawah asuhan Inter.

Situasi tersebut akhirnya berujung pada kepindahan Frattesi ke Lazio pada musim panas lalu. Keputusan itu sejauh ini memberikan dampak positif bagi sang pemain. Frattesi langsung mendapatkan peran penting dan mampu mencetak tiga gol dalam lima pertandingan Serie A.

Frattesi Tidak Bahagia di Inter

Riso menjelaskan bahwa kepindahan Frattesi ke Lazio terjadi karena sang pemain sudah tidak bisa bertahan dalam kondisi yang dialaminya di Inter.

“Kepindahan ke Lazio terjadi karena Frattesi tidak bermain dan dia memang tidak bisa terus bertahan di Inter dalam kondisi seperti itu,” ujar Riso kepada Colpi da Maestro di Sport Mediaset.

Menurut sang agen, Frattesi sebenarnya memiliki karakter dan kecintaan yang sangat besar terhadap sepak bola. Namun, minimnya kesempatan bermain membuat kondisi emosionalnya ikut terdampak.

“Dia adalah anak dengan hati yang luar biasa dan memiliki gairah yang sangat besar, tetapi saya melihatnya begitu sedih, seolah-olah ada cahaya yang padam di dalam dirinya,” lanjut Riso.

Riso mengungkapkan bahwa pihaknya telah berusaha mencari solusi selama beberapa waktu. Namun, Inter tidak ingin kehilangan pemain yang mereka miliki tersebut.

“Kami sudah mencoba melakukan sesuatu selama beberapa sesi, tetapi Inter tidak ingin kehilangan pemain tersebut,”

Lazio Memberikan Peran yang Diinginkan Frattesi

Situasi berubah ketika Lazio datang dengan tawaran pada musim panas. Menurut Riso, Frattesi sebenarnya memiliki opsi untuk bergabung dengan klub lain, tetapi Lazio menjadi pilihan sang pemain karena ia ingin kembali merasakan peran sebagai pemain utama.

“Lazio datang pada musim panas. Dia bisa saja pergi ke klub lain, tetapi ini adalah pilihannya karena dia ingin merasa sebagai protagonis,” jelas Riso.

Keputusan tersebut sejauh ini terbukti memberikan dampak positif terhadap Frattesi. Sang gelandang mendapatkan kepercayaan lebih besar dan mampu menunjukkan produktivitasnya sejak awal musim.

Bagi Riso, perubahan ekspresi Frattesi setelah meninggalkan Inter menjadi hal yang paling berarti.

“Setelah transfernya, saya melihat senyum di wajahnya dan bagi saya itu sudah berarti segalanya,”

Beppe Riso Murka Kepada Inter

Namun, masalah antara Riso dan Inter rupanya belum sepenuhnya selesai. Carlos Augusto menjadi nama yang memunculkan ketegangan antara sang agen dan klub.

Ketika diminta memberikan peringkat terhadap sejumlah transfer yang pernah ia tangani dalam kariernya, Riso menempatkan kepindahan Carlos Augusto ke Inter di posisi terakhir.

Alasannya cukup jelas.

“Saya menempatkannya di sana karena saya murka kepada Inter. Tetapi mereka sudah tahu itu,” kata Riso.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kekecewaan Riso terhadap Inter bukan hanya berkaitan dengan situasi Frattesi. Ada pula persoalan lain yang melibatkan Carlos Augusto.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*