Chivu Tegaskan Inter Masih Berpeluang Lolos ke 16 Besar Liga Champions Jelang Lawan Feyenoord

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu menegaskan bahwa timnya masih berada dalam jalur persaingan yang kuat di Liga Champions 2026-27 menjelang pertandingan tandang melawan Feyenoord di Stadion De Kuip, Rotterdam.

Matchday 4 fase liga yang dijadwalkan pada Rabu (4/11/26) dini hari ini menjadi momen krusial bagi Nerazzurri untuk merespons kekalahan 3-1 dari AC Milan pada derbi akhir pekan lalu, sekaligus memperbaiki posisi mereka di kompetisi Eropa.

Kepercayaan Diri Skuad dan Target 16 Poin di Fase Liga

Inter saat ini berada di bawah tekanan usai menderita kekalahan perdana di Serie A musim ini, dipadukan dengan laju Liga Champion yang tertatih-tatih.

Nerazzurri baru mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan awal berkat kemenangan dramatis atas Shakhtar Donetsk, yang diapit oleh kekalahan dari Real Madrid dan Club Brugge.

Meski demikian, Chivu menolak pesimistis dan tetap menaruh kepercayaan penuh pada mentalitas anak asuhnya.

“Saya percaya pada pekerjaan kami, pada jati diri tim ini, dan pada apa yang telah dicapai sejauh ini. Saya merasa yakin. Mereka adalah para juara, dan mereka telah membuktikannya,” ujar Chivu.

“Memang ada beberapa episode negatif dan kesalahan yang harus kita pelajari, terima, dan kita tinggalkan, sambil berusaha untuk memperbaikinya. Namun, saya tetap yakin,”

“Kami selalu mengatakan bahwa Liga Champions, sama halnya dengan kompetisi liga, harus dihadapi laga demi laga. Untuk bisa menembus posisi Delapan besar (lolos langsung ke 16 besar), dibutuhkan sekitar 16 poin. Untuk saat ini kami baru memenangi satu pertandingan dan kalah dua kali, tetapi kami masih berada dalam persaingan. Kami tahu siapa diri kami dan apa yang kami inginkan, dan saya yakin kami akan menyuguhkan permainan yang hebat,”

Kewaspadaan Terhadap Ancaman Feyenoord di De Kuip

Chivu secara khusus menyoroti kekuatan Feyenoord saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri.

Skuad asuhan Giovanni van Bronckhorst tersebut sebelumnya telah membuktikan keangkeran De Kuip di kompetisi ini dengan mengalahkan wakil Italia lainnya, Como.

  • Intensitas Kandang: Feyenoord dinilai selalu tampil berkembang pesat dengan intensitas dan kualitas tinggi saat bermain di De Kuip.
  • Ancaman Sayap Kiri-Kanan: Inter wajib mengawasi pergerakan inverted winger andalan tuan rumah, khususnya Moussa dan Zequiel, yang memiliki kualitas individu mumpuni untuk merepotkan barisan pertahanan.
  • Taktik Menekan: Untuk meredam agresivitas lawan, skuad Inter dituntut untuk mengeluarkan seluruh kualitas teknis mereka dan tidak membiarkan Feyenoord mendikte permainan.

“Di stadion ini mereka tampil luar biasa. Mereka memiliki intensitas, kualitas, dan banyak pemain seperti Moussa dan Zequiel. Mereka adalah pemain-pemain berkualitas dan bermain sebagai inverted winger (penyerang sayap yang menusuk ke dalam). Ini tidak akan mudah, tetapi pada saat yang sama kami harus mengeluarkan seluruh kualitas kami untuk menyulitkan mereka,”

Pemulihan Skuad: Kembalinya Provedel dan Pavard

Setelah sempat dihadapkan pada krisis ketersediaan pemain yang tak terprediksi dalam beberapa pekan terakhir, kondisi ruang ganti Inter mulai membaik.

Kembalinya Ivan Provedel dan Benjamin Pavard memberikan suntikan tenaga yang signifikan bagi kedalaman skuad dari area pertahanan hingga penjaga gawang.

Dengan kembalinya dua pilar penting ini dan tidak adanya cedera baru dalam beberapa sesi latihan terakhir, Inter Milan kini memiliki opsi taktis yang lebih solid untuk mengejar target krusial di markas Feyenoord dan menjaga asa lolos ke fase gugur Liga Champions.

“Kami harus menghadapi beberapa situasi yang tak terduga dan mencari solusi dengan amunisi yang tersedia. Provedel dan Pavard telah kembali ke dalam skuad, dan untungnya kami tidak mengalami masalah baru apa pun dalam beberapa hari terakhir.” Pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*