
Matchday 4 kompetisi Liga Champions 2026-27 menyajikan duel krusial saat Feyenoord bersiap menjamu Inter Milan di Stadion De Kuip, Rotterdam, pada Rabu (4/11/26) pukul 03.00 WIB.
Laga yang akan dipimpin oleh wasit asal Swedia, Glenn Nyberg ini menuntut konsentrasi penuh dari kubu tuan rumah jika ingin mengamankan poin di kompetisi elite Eropa.
Menjelang laga, pelatih Feyenoord, Giovanni van Bronckhorst, memberikan peringatan tegas kepada skuadnya.
Ia menekankan bahwa kemenangan kandang atas wakil Italia lainnya, Como, pada pertandingan Liga Champions sebelumnya sama sekali bukan garansi kesuksesan saat menghadapi raksasa sekelas Nerazzurri.
Jangan Terkecoh Luka Inter Milan di Derby
Inter Milan datang ke Belanda dengan kondisi yang jauh dari ideal. Skuad asuhan Cristian Chivu baru saja menelan kekalahan perdana di liga domestik musim ini usai takluk 3-1 dalam Derby della Madonnina melawan AC Milan—hasil yang membuat mereka tertinggal tiga poin dari Lazio di puncak klasemen.
Lebih buruk lagi, Inter dilanda krisis badai cedera. Pilar-pilar utama seperti Lautaro Martínez, Benjamin Pavard, John Stones, Curtis Jones, dan Luis Henrique dipastikan absen. Kendati demikian, Van Bronckhorst menolak menjadikan situasi krisis Inter sebagai keuntungan mutlak.
“Mereka memiliki banyak pemain yang cedera, tetapi juga banyak kualitas dan pengalaman,”
“Saya tidak melihat hasil akhir Derby, tetapi pada cara mereka bermain. Mereka adalah tim papan atas, dan tidak hanya di musim ini saja. Mereka memiliki para pemain yang tahu apa yang harus dilakukan di Liga Champions. Saya harus fokus pada kekuatan mereka, bukan pada hasil pertandingan terakhir mereka,” tegas Van Bronckhorst.
Antisipasi Kematangan Taktik Sang Raksasa Italia
Sebagai mantan pemain berpengalaman yang pernah membela Barcelona dan Arsenal, Van Bronckhorst sangat memahami kualitas mental dan taktis Inter Milan.
Ia menyadari bahwa meski datang dengan skuad yang tereduksi, Inter tetaplah tim yang sangat berbahaya.
“Bermain melawan mereka sulit, mereka memainkan sepak bola yang mirip dengan kami. Inter besok akan berbeda dari yang kita lihat saat melawan Barcelona, tetapi mereka tahu apa yang harus dilakukan di Liga Champions untuk lolos dan meraih kesuksesan. Kami harus memainkan kartu kami dengan baik untuk mendapatkan hasil yang luar biasa,” tambahnya.
“Inter tidak takut untuk bertahan dengan garis pertahanan rendah (low block) lalu kemudian melakukan pressing tinggi, mereka mendorong banyak pemain ke depan, dan mereka adalah tim yang komplet. Mereka memang kehilangan beberapa pemain, dan kami akan memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan, seperti yang selalu terjadi,”
Misi Bangkit Feyenoord dan Kunci Kemenangan di De Kuip
Di kubu tuan rumah, Feyenoord tengah mencari momentum kebangkitan setelah melewati tiga pertandingan beruntun tanpa kemenangan di semua kompetisi.
Kabar baiknya, kekuatan mereka akan bertambah dengan kembalinya Shaqueel van Persie dan Reiss Nelson yang telah ikut berlatih dan dipastikan tersedia untuk laga ini.
Untuk bisa menjinakkan Inter Milan, Van Bronckhorst menuntut efisiensi pergerakan dan kedisiplinan posisi dari anak asuhnya, mereplikasi apa yang mereka lakukan saat membungkam Como.
“Grup ini memiliki energi dan ingin menunjukkan bahwa mereka siap membuka lembaran baru. Kami tidak perlu berlari lebih banyak, tetapi harus kompak di momen-momen krusial pertandingan,”
“Kami berhasil mengelola hal itu saat melawan Como, dan kami harus melakukannya lagi agar tidak memberikan ruang yang berbahaya bagi Inter,” pungkasnya.

Leave a Reply