Sucic Bangkit, Misi Berikutnya Jaga Konsistensi hingga Bidik Tempat Utama

Petar Sučić langsung menunjukkan respons positif setelah sempat kehilangan kepercayaan pelatih. Gelandang asal Kroasia itu tampil impresif ketika masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan Roma vs Inter dan berperan penting dalam kebangkitan Nerazzurri untuk membawa pulang satu poin dari Olimpico.

Penampilan tersebut menjadi sinyal penting bagi Sučić setelah sebelumnya hanya menjadi penghias bangku cadangan selama 90 menit ketika Inter menghadapi Udinese.

Kini, tantangan terbesar sang gelandang bukan sekadar kembali mendapatkan menit bermain, melainkan menjaga konsistensi penampilan agar bisa masuk dalam persaingan memperebutkan tempat utama di lini tengah Inter.

Sucic Mengubah Permainan Inter di Babak Kedua

Inter mengalami kesulitan pada babak pertama ketika menghadapi Roma. Lini tengah Nerazzurri tidak mampu memberikan pengaruh maksimal dan kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah.

Situasi berubah setelah Sučić masuk ke lapangan.

Bersama Carlos Augusto, gelandang Kroasia tersebut memberikan kualitas sekaligus energi tambahan di area sentral. Kehadiran keduanya membuat Inter lebih mampu memenangkan duel dan mengalirkan bola dengan lebih baik.

Peran Sučić bahkan terlihat jelas dalam proses terciptanya gol penyama kedudukan Inter menjadi 2-2.

Gol tersebut berawal dari sebuah flick atau sentuhan kecil Sučić, yang membantu mengubah arah bola sebelum akhirnya serangan Inter berujung gol.

Aksi tersebut menunjukkan bahwa Sučić tidak hanya memberikan tenaga di lini tengah, tetapi juga mampu menghadirkan kualitas teknis pada momen penting.

Respons Setelah Dicadangkan Kontra Udinese

Penampilan di Roma menjadi respons yang baik setelah keputusan Chivu untuk tidak memainkannya dalam pertandingan melawan Udinese.

Keputusan tersebut tidak terlepas dari penampilan Sučić ketika menghadapi Real Madrid di Liga Champions. Masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan di Santiago Bernabéu, sang gelandang dinilai belum mampu memberikan dampak yang diharapkan.

Chivu kemudian memilih meninggalkannya di bangku cadangan saat menghadapi Udinese.

Sučić tidak bermain satu menit pun dalam kemenangan Inter atas Udinese. Namun, ia mendapatkan kesempatan berikutnya di Roma dan memanfaatkannya dengan sangat baik.

Ini menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan pemain berusia muda tersebut: bagaimana seorang pemain merespons ketika mengalami periode sulit.

Tantangan Sucic: Konsistensi

Jika ingin benar-benar mengubah hierarki lini tengah Inter, Sučić masih memiliki satu pekerjaan utama: menemukan konsistensi.

Salah satu catatan yang perlu diperbaiki adalah kecenderungan penampilan impresifnya tidak selalu diikuti performa dengan level yang sama pada pertandingan berikutnya.

Sučić mampu menunjukkan kualitas ketika mendapatkan kesempatan, tetapi setelah beberapa penampilan bagus, terkadang performanya kembali menurun.

Karena itu, pertandingan melawan Roma dapat menjadi titik awal penting.

Jalur yang harus ditempuh Sučić sudah terlihat jelas: mempertahankan energi, kualitas operan, kemampuan memenangkan duel, dan keberanian untuk terlibat dalam permainan seperti yang diperlihatkannya di Olimpico.

Jika mampu melakukannya secara konsisten, persaingan di lini tengah Inter bisa berubah.

Peluang Menjadi Starter Mulai Terbuka

Persaingan untuk posisi inti di lini tengah Inter masih sangat terbuka.

Kondisi fisik Hakan Çalhanoğlu yang beberapa kali mengalami masalah menjadi salah satu faktor yang dapat membuka ruang bagi pemain lain. Di sisi lain, Curtis Jones juga masih membutuhkan waktu untuk benar-benar menyatu dengan sistem permainan Inter.

Situasi tersebut memberikan peluang bagi Sučić.

Namun, peluang tersebut harus dikonversi melalui performa yang konsisten, bukan hanya satu pertandingan bagus.

Penampilan di Roma menjadi contoh bagaimana Sučić dapat memberikan dampak ketika dipercaya bermain.

Jika mampu mempertahankan level tersebut dalam beberapa pertandingan berikutnya, bukan tidak mungkin namanya semakin sering muncul dalam susunan pemain utama.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*