
Lautaro Martinez dan Hakan Calhanoglu menjadi dua pemain Inter Milan yang mencatat rekor menarik. Tak ada pemain lain yang menyamai catatan mereka, yakni sama-sama telah mencetak gol ke gawang 19 tim yang musim ini berlaga di Serie A.
Catatan tersebut menunjukkan betapa konsistennya kontribusi Lautaro dan Calhanoglu di kompetisi domestik. Menariknya, keduanya kembali berpeluang tampil sejak menit pertama ketika Inter menghadapi Udinese pada pekan ke-4 Serie A 2026-27, Selasa (15/9/26) pukul 01.45 WIB.
Lautaro Punya Kenangan Manis Melawan Udinese
Lautaro Martinez memiliki catatan yang sangat positif ketika berhadapan dengan Udinese. Penyerang asal Argentina tersebut telah mencetak tujuh gol sepanjang kariernya melawan klub berjuluk I Friulani itu.
Rekor tersebut tentu menjadi modal berharga bagi Lautaro menjelang pertemuan berikutnya.
Kepercayaan diri sang kapten Inter juga tengah meningkat setelah sebelumnya berhasil mengakhiri paceklik golnya dengan cara yang sangat meyakinkan. Lautaro mencetak dua gol saat Inter melakukan comeback melawan Napoli, sekaligus memainkan peran penting dalam kemenangan Nerazzurri.
Kini, ia kembali diharapkan menjadi tumpuan utama lini depan Inter saat menghadapi Udinese.
Calhanoglu Juga Sedang Tajam
Tidak hanya Lautaro, Hakan Calhanoglu juga membawa performa positif menuju pertandingan melawan Udinese.
Gelandang asal Turki tersebut telah mencetak dua gol di Serie A sejauh musim ini, masing-masing melalui tembakan spektakuler dari luar kotak penalti ketika menghadapi Monza dan Cagliari.
Berbeda dengan Lautaro, catatan Calhanoglu saat menghadapi Udinese memang tidak sebanyak rekannya. Ia tercatat telah mencetak dua gol ke gawang klub asal Friuli tersebut sepanjang kariernya.
Namun, kemampuan Calhanoglu dalam menciptakan peluang dan mencetak gol dari jarak jauh tetap menjadi salah satu senjata penting bagi Inter.
Chivu Siap Kembali Andalkan Keduanya
Pelatih Cristian Chivu diperkirakan kembali memasang Lautaro dan Calhanoglu sejak menit pertama. Keduanya memiliki peran penting dalam sistem permainan Inter, baik dari sisi produktivitas maupun pengalaman.
Lautaro menjadi ancaman utama di kotak penalti, sementara Calhanoglu dapat memberikan kontribusi dari lini tengah melalui distribusi bola, bola mati, hingga tembakan jarak jauh.
Pertemuan dengan Udinese pun menjadi kesempatan bagi keduanya untuk melanjutkan catatan positif sekaligus membantu Inter menjaga momentum di Serie A.
Jika Lautaro kembali mencetak gol dan Calhanoglu ikut menyumbang kontribusi, Inter akan memiliki kombinasi penting antara ketajaman lini depan dan kreativitas dari lini tengah.
Rekor yang Menunjukkan Konsistensi
Rekor sebagai dua pemain yang mampu mencetak gol melawan seluruh 19 tim Serie A saat ini bukan sekadar statistik menarik. Catatan tersebut memperlihatkan konsistensi Lautaro dan Calhanoglu dalam menghadapi berbagai karakter lawan.
Dengan Lautaro yang sudah kembali menemukan ketajamannya dan Calhanoglu yang memiliki kemampuan mencetak gol dari luar kotak penalti, Inter memiliki dua senjata yang sama-sama berbahaya.

Leave a Reply