Luis Henrique Lebih Nyaman di Kiri Inter Saat Lawan Juve, Chivu Cari “Mister X” di Sisi Kanan

Tur pramusim Inter Milan di Australia bukan hanya memberikan hasil pertandingan, tetapi juga menghadirkan sejumlah petunjuk penting mengenai komposisi skuad Cristian Chivu untuk musim baru.

Salah satu kesimpulan yang semakin menguat adalah mengenai posisi Luis Henrique. Pemain asal Brasil tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi lebih maksimal ketika dimainkan di sisi kiri.

Kondisi itu membuat Inter kembali membuka kemungkinan mendatangkan pemain baru untuk mengisi sektor kanan.

Menurut laporan Tuttosport, Chivu pulang dari Australia dengan satu keyakinan tambahan bahwa Luis Henrique lebih efektif bermain di sisi kiri. Karena itu, Inter membutuhkan sosok baru di sisi kanan untuk melengkapi struktur permainan yang sedang dibangun sang pelatih.

Luis Henrique Lebih Cocok di Kiri

Luis Henrique sebenarnya merupakan pemain yang fleksibel. Kemampuannya bermain di beberapa posisi membuatnya menjadi aset berharga bagi Inter.

Namun, pertandingan-pertandingan selama tur Australia memberikan gambaran bahwa kualitas terbaiknya lebih terlihat ketika ditempatkan di sektor kiri.

Dalam skenario tersebut, Luis Henrique dapat menjadi pelapis Federico Dimarco, sementara Carlos Augusto memiliki kemungkinan lebih sering digeser ke posisi bek tengah kiri atau braccetto, seperti yang terlihat dalam pertandingan melawan Juventus.

Dengan demikian, struktur di sisi kiri relatif lebih mudah untuk diatur.

Masalahnya justru muncul di sebelah kanan.

Chivu Butuh “Mister X” di Kanan

Inter kini mencari sosok yang bisa disebut sebagai “Mister X” untuk sektor kanan.

Bukan sekadar pemain yang mampu menjaga lebar permainan, Chivu menginginkan pemain dengan karakter ofensif kuat.

Pemain tersebut harus memiliki kemampuan melakukan duel satu lawan satu, melewati bek lawan, serta menciptakan situasi baru ketika serangan Inter mengalami kebuntuan.

Kebutuhan tersebut cukup masuk akal.

Dalam sistem yang ingin dikembangkan Chivu, keberadaan pemain sayap ofensif dapat memberikan variasi tambahan. Inter tidak harus selalu mengandalkan kombinasi umpan pendek atau pergerakan dari lini tengah.

Seorang pemain kanan yang agresif dapat menjadi senjata untuk melakukan penetrasi langsung dari sisi lapangan.

Inter Bisa Menunggu hingga Pertengahan Agustus

Salah satu skenario yang mulai muncul adalah Inter memilih menunggu hingga setelah pertengahan Agustus.

Jika hingga pertengahan Agustus tidak ada peluang yang tepat, Chivu masih memiliki opsi internal melalui perkembangan Andy Diouf. Namun jika sebuah kesempatan menarik muncul di pasar, Nerazzurri siap bergerak.

Inter kini bukan sekadar mencari pemain baru. Mereka sedang mencari kepingan terakhir yang dapat membuat sisi kanan permainan Chivu semakin mematikan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*