Inter Sudah dalam Kondisi Siap Tempur Jelang Musim 2026-27

Inter Milan menutup rangkaian tur pramusim di Australia dengan hasil positif. Skuad asuhan Cristian Chivu berhasil mengalahkan Juventus dengan skor 2-1 dalam pertandingan uji coba terakhir di Perth.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Inter menjelang dimulainya musim kompetisi 2026-27. Setelah sebelumnya bermain imbang melawan AC Milan, Nerazzurri kini menunjukkan perkembangan yang semakin menjanjikan dari sisi permainan, kebugaran, hingga pemahaman taktik.

Seperti yang dilaporkan Corriere dello Sport, performa Inter dalam dua laga uji coba terakhir membuat tim tersebut terlihat semakin mendekati level pertandingan kompetitif.

Federico Dimarco Kembali Jadi Pembeda

Salah satu pemain yang paling mencuri perhatian dalam tur Perth adalah Federico Dimarco.

Bek sayap kiri Inter tersebut kembali mencetak gol ketika menghadapi Juventus. Sebelumnya, Dimarco juga menjadi pencetak gol saat Inter bermain imbang menghadapi Milan.

Melawan Juventus, Dimarco membuka keunggulan Inter setelah memanfaatkan assist dari Ange-Yoan Bonny. Dengan penyelesaian yang akurat, ia berhasil menaklukkan Michele Di Gregorio.

Dua pertandingan di Perth, dua gol. Catatan tersebut memperlihatkan betapa pentingnya Dimarco dalam sistem permainan Chivu.

Konsistensinya bukan hanya memberikan ancaman dari sisi kiri, tetapi juga menjadi salah satu senjata utama Inter ketika membangun serangan dari area sayap.

Andy Diouf Menambah Keunggulan Inter

Inter kemudian menggandakan keunggulan pada babak kedua.

Kali ini giliran Andy Diouf yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan dari Francesco Pio Esposito.

Tembakan Diouf sebenarnya tidak terlihat terlalu sulit untuk diamankan. Namun, kesalahan dalam mengantisipasi bola membuat Di Gregorio gagal menguasainya dengan sempurna hingga akhirnya bola masuk ke dalam gawang.

Gol tersebut membuat Inter semakin nyaman.

Secara keseluruhan, Nerazzurri terlihat mampu menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan Juventus. Selain itu, pertahanan Inter juga relatif mampu membatasi ancaman lawan selama sebagian besar pertandingan.

Hal tersebut tentu menjadi sinyal positif bagi Chivu yang terus membangun fondasi tim menjelang musim baru.

Leonardo Bovio Jadi Salah Satu Kejutan Positif

Selain para pemain utama, perhatian juga tertuju kepada Leonardo Bovio.

Pemain muda tersebut dipercaya tampil di jantung pertahanan Inter dan mampu memberikan penampilan yang cukup meyakinkan.

Kesempatan bermain melawan Juventus tentu menjadi pengalaman berharga bagi Bovio. Chivu tampaknya tidak ragu memberikan ruang kepada pemain muda untuk membuktikan kemampuannya selama masa persiapan.

Performa Bovio menjadi salah satu catatan positif dari tur Australia, terutama karena Inter membutuhkan kedalaman skuad yang memadai untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat.

Juventus Memperkecil Ketertinggalan

Juventus sempat memberikan tekanan pada fase akhir pertandingan.

Francisco Conceição berhasil mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 setelah menerima umpan terobosan akurat dari Fabio Miretti.

Gol tersebut sekaligus menunjukkan satu pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan Chivu.

Inter kehilangan konsentrasi pada momen tertentu dan memberikan ruang kepada Juventus untuk kembali ke pertandingan. Meski pertandingan akhirnya tetap dimenangkan Nerazzurri, Chivu tentu tidak ingin masalah serupa muncul ketika kompetisi resmi sudah dimulai.

Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, aspek konsentrasi dan pengelolaan pertandingan menjadi salah satu hal yang perlu diperbaiki.

Chivu Mulai Menemukan Ciri Khas Inter

Kemenangan atas Juventus memiliki arti lebih dari sekadar hasil pertandingan pramusim.

Inter menunjukkan bahwa mereka mulai menemukan ritme permainan. Tim terlihat lebih terorganisasi, mampu menciptakan peluang, dan relatif solid dalam bertahan.

Chivu juga semakin memahami pemain mana yang bisa menjadi fondasi utama timnya.

Dimarco menjadi salah satu contoh paling jelas. Sementara itu, pemain seperti Pio Esposito, Diouf, dan Bovio menunjukkan bahwa Inter memiliki opsi menarik dari generasi yang lebih muda.

Hal tersebut penting karena musim yang panjang membutuhkan kedalaman skuad, bukan hanya sebelas pemain utama.

Lautaro, Thuram, dan Stones Mulai Berlatih

Setelah menyelesaikan tur Australia, skuad Inter kembali menuju Milan. Chivu kemudian memberikan waktu istirahat selama tiga hari kepada para pemain.

Latihan bersama akan kembali berlangsung pada Rabu sore di Appiano Gentile.

Sementara itu, tiga pemain penting mulai menjalani persiapan secara terpisah, yakni Lautaro Martinez, Marcus Thuram, dan John Stones.

Ketiganya akan berusaha mempercepat kondisi fisik agar bisa tersedia sejak pertandingan-pertandingan resmi awal musim 2026-27.

Kehadiran Lautaro dan Thuram tentu sangat penting bagi lini depan Inter. Keduanya merupakan bagian vital dari kekuatan serangan Nerazzurri.

Sementara Stones diharapkan memberikan tambahan kualitas dan pengalaman di lini belakang.

Ujian Terakhir Menghadapi Real Betis

Perjalanan pramusim Inter belum sepenuhnya selesai.

Nerazzurri masih memiliki satu pertandingan uji coba terakhir sebelum memasuki kompetisi resmi, yakni menghadapi Real Betis pada 16 Agustus di Bari.

Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan terakhir bagi Chivu untuk melakukan evaluasi sebelum musim benar-benar dimulai.

Dengan hasil positif melawan Juventus dan performa yang semakin stabil, Inter memiliki alasan untuk percaya diri.

Namun, Chivu tetap harus memastikan timnya tidak terlena. Masih ada beberapa detail yang harus diperbaiki, terutama konsentrasi ketika pertandingan memasuki fase akhir.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*