
John Stones telah tiba di pusat latihan Inter Milan, Appiano Gentile untuk memulai persiapan bersama Nerazzurri.
Kedatangan Stones menjadi salah satu momen penting dalam persiapan Nerazzurri menyambut musim 2026-27.
Setelah menikmati masa liburan usai memperkuat timnas Inggris di Piala Dunia 2026, sang bek kini kembali ke rutinitas sepak bola dan siap bekerja di bawah arahan Cristian Chivu.
John Stones Bergabung dalam Persiapan Inter
Stones tiba di Appiano Gentile dengan satu tujuan utama: segera mencapai kondisi fisik terbaik dan beradaptasi dengan lingkungan barunya.
Pemain yang sebelumnya memperkuat Manchester City tersebut mendapatkan waktu istirahat setelah perjalanan panjang bersama tim nasional Inggris. Kini, masa liburannya telah berakhir dan fokusnya kembali sepenuhnya kepada sepak bola klub.
Kedatangan Stones juga membuat persaingan di lini belakang Inter semakin menarik.
Sebagai pemain yang memiliki pengalaman panjang di level tertinggi, Stones membawa modal yang sangat penting, yakni pengalaman menghadapi pertandingan besar, kemampuan membaca permainan, serta kualitas dalam membangun serangan dari lini pertahanan.
Langkah Awal di Bawah Cristian Chivu
Stones akan segera menjalani program latihan untuk mengembalikan kebugarannya.
Chivu tentu tidak akan terburu-buru menurunkan sang bek. Setelah menjalani masa liburan, Stones membutuhkan proses untuk kembali mencapai intensitas latihan yang sama dengan pemain lain yang sudah lebih dahulu menjalani persiapan pramusim.
Namun, targetnya jelas: Stones ingin secepat mungkin siap dimainkan dan tersedia bagi Chivu.
Bagi pelatih Inter, kehadiran bek berpengalaman seperti Stones memberikan tambahan opsi dalam menyusun lini pertahanan.
Chivu dapat memanfaatkan kemampuan Stones untuk menghadirkan fleksibilitas, terutama dalam menghadapi lawan yang membutuhkan pendekatan taktik berbeda.
Tantangan Pertama: Adaptasi dengan Sistem Inter
Meski memiliki pengalaman besar, Stones tetap menghadapi tantangan baru di Italia.
Ia harus beradaptasi dengan lingkungan sepak bola Serie A sekaligus memahami detail sistem yang diterapkan Chivu.
Inter memiliki struktur pertahanan yang menuntut komunikasi dan koordinasi tinggi. Pergerakan satu pemain dapat memengaruhi posisi pemain lainnya.
Karena itu, proses adaptasi Stones dengan rekan-rekan setim akan menjadi bagian penting dari persiapannya.
Terlebih, Chivu memiliki gagasan permainan sendiri yang mungkin memiliki sejumlah perbedaan dengan sistem yang sebelumnya dijalankan Stones di Inggris.

Leave a Reply