
Inter Milan masih terus berburu pemain baru untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Denzel Dumfries. Sejak bek asal Belanda itu hengkang, sektor kanan menjadi salah satu fokus utama manajemen Nerazzurri pada bursa transfer musim panas ini.
Sejumlah nama telah masuk dalam radar Inter, mulai dari Moussa Diaby hingga Nico Gonzalez. Kini, muncul nama lain yang juga ditawarkan kepada klub, yakni Michael Kayode, bek kanan muda milik Brentford.
Meski memiliki usia dan potensi yang menarik, laporan dari Tuttosport menyebut bahwa Kayode belum menjadi pilihan utama Inter. Ada satu alasan penting yang membuat manajemen belum menjadikannya target prioritas.
Michael Kayode Ditawarkan ke Inter Milan
Michael Kayode merupakan salah satu talenta muda Italia yang mulai mencuri perhatian dalam beberapa musim terakhir.
Pemain berusia 22 tahun itu sebelumnya berkembang bersama Fiorentina sebelum melanjutkan kariernya di Liga Inggris bersama Brentford.
Menurut Tuttosport, agen sang pemain telah menawarkan peluang transfer kepada Inter. Nerazzurri pun memasukkan namanya ke dalam daftar evaluasi, meski belum mengambil langkah lebih jauh.
Hal ini menunjukkan bahwa Inter terus membuka berbagai opsi di bursa transfer sambil mencari pemain yang paling sesuai dengan kebutuhan Cristian Chivu.
Harga Transfer Capai 40 Juta Euro
Salah satu tantangan dalam transfer Kayode adalah nilai yang dipatok Brentford.
Klub Premier League tersebut dikabarkan membanderol pemainnya di kisaran 40 juta euro.
Angka itu tergolong tinggi untuk pemain yang belum benar-benar membuktikan diri sebagai salah satu bek kanan elite di Eropa.
Inter, yang tetap menjaga keseimbangan finansial di bawah kebijakan manajemen baru, tentu harus mempertimbangkan secara matang setiap investasi besar.
Dengan dana transfer yang terbatas dan beberapa posisi lain yang juga membutuhkan penguatan, mengeluarkan 40 juta euro untuk Kayode bukanlah keputusan yang mudah.
Punya Fisik Ideal, tetapi Kurang Agresif Menyerang
Secara profil, Michael Kayode sebenarnya memiliki sejumlah kualitas yang menarik.
Ia masih berusia muda, memiliki postur fisik yang kuat, dan dinilai mampu berkembang menjadi bek kanan modern.
Namun, ada satu aspek yang menjadi perhatian utama Inter, yaitu kontribusinya dalam menyerang.
Pada musim lalu, Kayode hanya mampu membukukan:
- 1 gol
- 2 assist
- 44 penampilan di semua kompetisi
Statistik tersebut dianggap belum cukup mencerminkan karakter wing-back ofensif yang sedang dicari Inter.
Dalam sistem permainan Cristian Chivu, pemain di sisi kanan dituntut aktif membantu serangan, menciptakan peluang, serta memberikan kontribusi nyata dalam produktivitas tim.
Belum Sesuai dengan Kebutuhan Chivu
Kepergian Denzel Dumfries meninggalkan lubang besar di sisi kanan Inter.
Selain kuat dalam bertahan, Dumfries dikenal sebagai pemain yang rajin melakukan overlap, mencetak gol, dan memberikan assist.
Karena itu, penggantinya diharapkan memiliki karakter serupa.
Michael Kayode memang unggul dari sisi fisik dan potensi jangka panjang, tetapi gaya bermainnya dinilai lebih defensif dibandingkan profil ideal yang diinginkan Chivu.
Inilah alasan mengapa Nerazzurri belum menjadikannya sebagai target utama meski sang pemain telah ditawarkan.
Inter Masih Fokus pada Target Lain
Hingga saat ini, Inter masih memantau beberapa nama lain yang dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan tim.
Manajemen diyakini akan memprioritaskan pemain yang mampu memberikan dampak instan sekaligus memiliki kemampuan menyerang yang lebih menonjol.
Beberapa kandidat yang terus dikaitkan dengan Inter antara lain:
- Moussa Diaby.
- Nico Gonzalez.
- Beberapa opsi lain yang masih dalam tahap evaluasi.
Dengan banyaknya pilihan di pasar transfer, Inter tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan.

Leave a Reply