
Inter U-18 berhasil mengamankan tiket ke partai final setelah melewati salah satu pertandingan paling dramatis musim ini.
Menghadapi Torino di semifinal, skuad asuhan Simone Fautario bermain imbang 4-4 setelah 120 menit pertandingan penuh ketegangan. Meski imbang, Inter U-18 berhak lolos ke Final berkat posisi lebih baik di klasemen regular season.
Pertandingan ini bukan hanya sekadar laga semifinal, tetapi sebuah duel penuh emosi, momentum yang berubah cepat, dan drama hingga detik terakhir.
Awal Sempurna Inter U-18
Inter Milan memulai pertandingan dengan sangat baik. Tekanan sejak awal langsung membuahkan hasil pada menit ke-11 ketika Moressa berhasil memanfaatkan umpan matang dari Carrara untuk membuka keunggulan.
Dominasi Nerazzurri berlanjut di babak kedua. Sang kapten, Carrara menggandakan keunggulan lewat sebuah gol tap-in sederhana yang membuat Inter tampak berada di atas angin.
Pada titik ini, pertandingan terlihat seperti akan menjadi milik Inter sepenuhnya.
Torino Bangkit dengan 8 Menit yang Mengguncang
Namun sepak bola muda selalu penuh kejutan. Torino menunjukkan mental luar biasa dengan melakukan comeback spektakuler hanya dalam waktu 8 menit.
Momentum berubah drastis ketika:
- Gol bunuh diri La Torre membuka harapan Torino
- Gaffurini menyamakan kedudukan lewat sundulan
- Falasca membalikkan keadaan dengan tembakan keras memanfaatkan bola rebound
Dari unggul 2-0, Inter tiba-tiba tertinggal 2-3 dan pertandingan kembali terbuka.
Penalti Menyelamatkan Inter di Menit Akhir
Saat laga hampir berakhir, Inter terus menekan dan akhirnya mendapatkan hadiah penalti setelah handball di kotak terlarang.
Strand yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa skor menjadi 3-3, memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Babak Tambahan: Gol Spektakuler Konteh
Di extra time, Torino sempat tampil lebih dominan, namun Inter kembali menemukan momen penting.
Pada menit ke-107, Konteh mencetak gol luar biasa lewat tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau kiper Cereser.
Gol ini membuat Inter kembali unggul 4-3 dan tampak berada di jalur final.
Drama Menit Akhir yang Tak Terlupakan
Namun Torino belum menyerah. Dalam situasi terakhir pertandingan, kapten mereka Cantarella mencetak gol penyeimbang di menit ke-121 lewat sundulan kepala.
Skor menjadi 4-4, tetapi aturan kompetisi membuat Inter tetap lolos ke final karena unggul posisi di klasemen regular season.
Inter U-18 Tunjukkan Mental Juara
Meski hampir kehilangan segalanya, Inter U-18 menunjukkan karakter kuat sepanjang pertandingan. Dari dominasi awal hingga tekanan di babak tambahan, Nerazzurri tetap mampu bertahan dalam situasi penuh tekanan.
Pelatih Simone Fautario patut mendapat pujian atas kemampuan tim menjaga fokus dalam laga yang sangat tidak stabil secara emosional.
Lolos ke Final, Inter Tunggu Lawan Berikutnya
Dengan hasil ini, Inter U-18 resmi melangkah ke partai final dan akan menghadapi pemenang laga Roma vs Bologna.
Perjalanan ini menjadi bukti bahwa generasi muda Nerazzurri memiliki mentalitas kuat untuk bersaing di level tertinggi kompetisi junior Italia.
Susunan Pemain
INTER (4-3-3): 1 Farronato; 2 Lissi (85′ 13 Moranduzzo), 5 Breda, 6 Mackiewicz, 3 Sorino (113′ 15 Peletti); 7 Putsen (85′ 14 Pavan), 4 La Torre (85′ 16 Virtuani), 8 D’Agostino (77′ 18 Grisoni Fasana); 11 Franchi (65′ 17 Vukaj), 9 Carrara (C) (65′ 19 Strand), 10 Moressa (65′ 20 Konteh).
Pelatih: Simone Fautario.
TORINO (4-3-3): 1 Cereser; 2 Manzi (64′ 19 Macnack), 5 Cantarella (C), 4 Gaffurini (98′ 14 Moretti), 3 Cekrezi (64′ 16 Mukerjee); 8 Ramondetti (46′ 15 Rivas), 6 Roda, 11 Ballanti (87′ 17 Juhasz); 7 Turola (46′ 20 Bonacina), 9 Falasca (106′ 18 Martini), 10 Luongo.
Pelatih: Michele Vegliato
Pencetak Gol
11′ Moressa (I), 58′ Carrara (I), 70′ aut. La Torre (OG), 72′ Gaffurini (T), 78′ Falasca (T), 89′ rig. Strand (I), 107′ Konteh (I), 121′ Cantarella (T)

Leave a Reply