Mantan pelatih Inter Milan, Jose Mourinho berkomentar tentang mantan anak asuhnya, Cristian Chivu.
Dalam wawancara terbaru dengan SportMediaset, Mourinho tidak hanya memuji perjalanan karier Chivu, tetapi juga yakin sang pelatih akan membawa Inter Milan meraih Scudetto musim ini (2025-26).
Pernyataan ini semakin mempertegas bahwa Chivu kini berada di jalur yang tepat sebagai pelatih top Eropa.
Perjalanan Chivu yang Dipuji Mourinho
Menurut Mourinho, kesuksesan Chivu bukan datang secara instan. Ia menyoroti bagaimana mantan bek Inter tersebut membangun karier kepelatihannya dengan cara yang benar.
“Dia melakukan sesuatu yang cerdas, yaitu tidak langsung menjadi pelatih begitu saja. Dia menghabiskan bertahun-tahun melatih pemain muda, jelas belajar banyak,” ujar Mourinho.
Chivu memulai dari level muda, membangun pengalaman secara bertahap sebelum akhirnya menangani tim utama.
Langkah ini dinilai penting karena:
- Memberi pemahaman taktik yang matang
- Melatih manajemen pemain sejak dini
- Menghindari tekanan berlebihan di awal karier
Dari Parma ke Inter: Langkah yang Tepat
Mourinho juga menyoroti keputusan Chivu yang sempat melatih klub dengan tekanan lebih rendah seperti Parma sebelum kembali ke Inter.
Menurutnya, transisi ini sangat ideal:
- Dari lingkungan stabil
- Menuju klub besar dengan fondasi kuat
- Di waktu yang tepat
“Dia memang belum punya banyak pengalaman, tetapi tetap melewati tahap di klub dengan tekanan dan tanggung jawab yang lebih kecil seperti Parma, lalu datang ke Inter pada momen yang stabil. Tentu saja, memenangkan Scudetto pada percobaan pertama itu luar biasa,”
Hal ini membuat Chivu bisa berkembang tanpa tekanan ekstrem di awal kariernya.
Prediksi Mourinho: Scudetto Inter Sudah di Depan Mata
Mourinho secara terang-terangan menyebut bahwa Inter hampir pasti menjadi juara.
Namun, ia tetap mengingatkan bahwa secara matematis gelar belum resmi.
“Semua orang tahu dia akan memenangkannya, tetapi dia tetap harus benar-benar memenangkannya,”
“Saya bukan orang yang percaya takhayul, tetapi dalam sepak bola saya cukup percaya pada hal-hal seperti ini,”
“Jika secara matematis belum dipastikan, berarti belum selesai… Ketika dia menang, saya akan ada di sana.”

Leave a Reply