Nivokazi: “Lautaro Idolaku, Serie A Masih Punya Daya Tarik”

Rilind Nivokazi tengah menikmati musim terbaiknya bersama FC Sion. Dengan torehan 13 gol, striker yang pernah menimba ilmu di Italia ini mulai mencuri perhatian, bukan hanya karena performanya, tetapi juga karena ambisinya yang besar, yakni bermain di Serie A Italia.

Dalam wawancara terbaru dengan TMW, Nivokazi berbicara tentang perkembangan kariernya, sosok inspirasi, hingga mimpi masa depan.

Musim Terbaik dan Perkembangan Pesat

Nivokazi mengakui bahwa performanya musim ini tidak lepas dari perkembangan pribadi di luar lapangan. Ia merasa lebih matang, baik sebagai pemain maupun sebagai individu.

“Saya banyak berkembang, juga karena faktor kedewasaan. Saya sudah menjadi ayah dan itu membuat saya lebih dewasa,” ungkapnya.

Perubahan tersebut berdampak langsung pada performanya di lapangan. Ia kini menjadi salah satu pilar penting dalam lini serang Sion.

Lautaro Martinez Jadi Inspirasi

Saat ditanya soal striker favorit, Nivokazi tanpa ragu menyebut nama Lautaro Martinez dari Inter Milan.

Kapten Nerazzurri itu dianggap sebagai salah satu penyerang paling komplet di dunia saat ini.

Namun, untuk sosok idola sepanjang masa, ia memilih Gonzalo Higuain, penyerang legendaris yang pernah bersinar di Italia.

“Penyerang favorit? Lautaro Martinez. Tapi idola saya sepanjang masa adalah Gonzalo Higuain,”

Target Besar: Bawa Sion ke Kompetisi Eropa

Bersama Sion, Nivokazi tidak hanya fokus mencetak gol, tetapi juga membawa timnya meraih prestasi lebih tinggi.

Target utama mereka musim ini adalah menembus kompetisi Eropa.

“Kami ingin finis setinggi mungkin. Targetnya adalah Eropa,” tegasnya.

Jika berhasil, itu akan menjadi pencapaian besar, mengingat Sion sudah lama tidak berada di papan atas.

Serie A: Impian yang Terbuka

Meski saat ini fokus di Swiss, Nivokazi tidak menutup kemungkinan kembali ke Italia, negara yang pernah membentuknya saat muda.

“Serie A selalu punya daya tarik. Itu tetap salah satu liga terbaik di dunia,” katanya.

Ia bahkan secara terang-terangan mengakui bahwa bermain di Serie A adalah sebuah mimpi.

Namun, ia tetap realistis dan membuka peluang untuk petualangan di liga lain.

“Liga ini tetap termasuk lima besar, dan saya menantang siapa pun untuk menolak panggilan dari Italia. Bagi saya, bermain di Serie A adalah sebuah mimpi. Meski begitu, saya tidak menutup kemungkinan untuk menjalani petualangan lain di luar negeri,”

Tipe Striker Modern: Bukan Sekadar Gol

Menariknya, Nivokazi tidak hanya melihat dirinya sebagai pencetak gol. Ia juga menekankan peran penting dalam membantu tim secara keseluruhan.

  • Menahan bola
  • Membuka ruang
  • Bertarung dengan bek lawan

Ia menyebut dirinya sebagai striker yang juga melakukan “pekerjaan kotor” demi tim.

“Saya ingin mencetak beberapa gol lagi, meskipun saya juga melakukan ‘pekerjaan kotor’. Saya membantu tim naik menyerang, saya memberikan perlawanan (bertarung).”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*