Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta angkat bicara terkait kontroversi handball bek Fiorentina, Marin Pongračić saat melawan Inter Milan dalam laga pekan ke-30 Serie A 2025-26 yang berakhir imbang 1-1.
Dalam pernyataannya di acara resmi Lega Serie A, Marotta memberikan komentar yang tegas namun tetap diplomatis mengenai insiden yang memicu perdebatan luas tersebut.
“Banyak yang Menilai Itu Penalti”
Marotta memilih tidak memperpanjang polemik, tetapi menegaskan bahwa banyak pihak, termasuk pakar wasit menilai insiden tersebut seharusnya berbuah penalti untuk Inter.
“Banyak pakar perwasitan telah membuktikan bahwa insiden Pongracic semalam adalah penalti. Saya hanya ingin mengatakan itu,” ujar Marotta.
Pernyataan ini memperkuat argumen bahwa keputusan wasit dalam laga tersebut masih menjadi tanda tanya besar.
Soroti Inkonsistensi VAR dan Protokol
Lebih lanjut, Marotta menyoroti masalah yang lebih besar: kurangnya konsistensi dalam penerapan VAR dan aturan perwasitan.
Menurutnya, penggunaan protokol saat ini belum berjalan secara seragam di semua pertandingan.
“Kami tidak ingin menjadi korban, tetapi harus ada keseragaman dalam penilaian. Protokol digunakan secara tidak homogen, dan itu tidak baik. Beberapa insiden dinilai terlalu subjektif,” tegasnya.
Ia berharap ke depannya otoritas sepak bola Italia dapat menciptakan standar evaluasi yang lebih jelas dan konsisten.
“Saya berharap musim depan bisa dibuat protokol dan standar penilaian yang lebih seragam,”
Inter Tak Mau Cari Alasan
Meski mengungkapkan ketidakpuasan, Marotta menegaskan bahwa Inter tidak ingin menjadikan keputusan wasit sebagai alasan atas hasil pertandingan.
Ia menekankan bahwa sepanjang musim, semua klub pasti merasakan keuntungan dan kerugian dari keputusan wasit.
“Kami tidak ingin menjadi korban atau bersembunyi di balik hal-hal seperti ini. Pada akhirnya, sepanjang musim, keuntungan dan kerugian akan seimbang.”
Sikap ini menunjukkan mentalitas profesional Inter yang tetap fokus pada performa tim di lapangan.
Pesan untuk Tim dan Suporter
Marotta juga memberikan pesan penting kepada para pemain dan suporter Inter:
- Pemain harus siap menghadapi segala situasi, termasuk kesalahan wasit
- Tim harus tetap kuat dan tidak kehilangan fokus
- Dukungan fans sangat dibutuhkan di momen sulit
“Kami harus lebih kuat dari kesalahan tersebut. Saya ingin para tifosi terus mendukung tim.”
Analisis: Masalah Lama yang Belum Tuntas
Kontroversi seperti ini kembali membuka diskusi lama soal kualitas dan konsistensi perwasitan di Serie A.
Beberapa poin krusial yang disorot:
- Interpretasi handball yang masih abu-abu
- Penggunaan VAR yang belum seragam
- Tingkat subjektivitas yang tinggi dalam keputusan
Jika tidak segera dibenahi, polemik serupa berpotensi terus berulang di masa depan.

Leave a Reply