Inter Milan sukses mencatatkan kemenangan impresif di markas Borussia Dortmund usai menang 2-0 dalam laga terakhir fase liga Liga Champions, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.
Gol indah Federico Dimarco melalui tendangan bebas spektakuler dan gol penutup dari Andy Diouf memastikan Nerazzurri pulang dengan tiga poin berharga dari Signal Iduna Park.
Namun, meski meraih kemenangan meyakinkan, hasil ini belum cukup membawa Inter finish di posisi delapan besar klasemen akhir Liga Champions (fase liga) sehingga harus bermain di babak play-off untuk melaju ke babak 16 besar.
Inter Tampil dalam Tekanan di Laga Penentuan
Sebelum laga ini, Inter Milan berada satu poin di atas Dortmund. Nerazzurri sebelumnya tampil sempurna di empat laga awal, namun mengalami tiga kekalahan beruntun yang membuat posisi mereka terancam.
Situasi semakin sulit karena badai cedera. Beberapa pilar utama seperti Denzel Dumfries, Hakan Calhanoglu, dan Nicolò Barella harus absen. Sementara itu, Lautaro Martinez dan Alessandro Bastoni diistirahatkan sejak awal pertandingan.
Sebagai gantinya, pelatih Inter memasangkan Ange-Yoan Bonny dengan Marcus Thuram di lini depan.
Di kubu tuan rumah, Dortmund juga pincang. Daniel Svensson terkena skorsing, sementara Marcel Sabitzer, Niklas Süle, dan Waldemar Anton absen karena masalah kebugaran.
Babak Pertama: Duel Sengit Tanpa Gol
Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Dortmund nyaris unggul lewat Serhou Guirassy, namun tembakannya masih bisa diamankan Yann Sommer.
Inter membalas lewat serangan balik cepat. Yann Bisseck sempat mendapatkan peluang, tetapi penyelesaiannya belum maksimal.
Beberapa peluang lain hadir dari Luis Henrique dan Bonny, namun belum mampu mengubah skor. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Babak Kedua: Inter Terus Menekan
Memasuki paruh kedua, Inter meningkatkan intensitas permainan. Masuknya Francesco Pio Esposito memberi warna baru di lini serang.
Pio Esposito sempat lolos dari jebakan offside, namun sentuhan pertamanya terlalu berat sehingga digagalkan bek Dortmund.
Dortmund juga memberi ancaman melalui Karim Adeyemi, yang memaksa Sommer melakukan penyelamatan penting.
Sementara itu, peluang demi peluang Inter mulai mengalir lewat Thuram, Acerbi, dan Davide Frattesi, tetapi kiper Gregor Kobel masih tampil solid.
Magis Federico Dimarco Pecah Kebuntuan
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-81 lewat momen kelas dunia dari Federico Dimarco.
Bek kiri Inter itu mengeksekusi tendangan bebas dari luar kotak penalti dengan sempurna. Bola melengkung melewati pagar hidup dan jatuh tepat di sudut atas gawang Dortmund.
Gol ini langsung membungkam publik Signal Iduna Park dan membakar semangat Nerazzurri.
Andy Diouf Tutup Kemenangan di Injury Time
Di masa injury time, Inter memastikan kemenangan melalui Andy Diouf. Gelandang yang masuk dari bangku cadangan itu melakukan pergerakan cerdas di kotak penalti sebelum melepaskan tembakan.
Bola sempat membentur Jobe Bellingham dan berubah arah, mengecoh Kobel, lalu masuk ke pojok bawah gawang.
Skor berubah menjadi 0-2 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Statistik Singkat Pertandingan
- Pertandingan: Borussia Dortmund vs Inter Milan
- Skor Akhir: 0-2
- Pencetak Gol: Federico Dimarco (81’), Andy Diouf (90+4’)
- Stadion: Signal Iduna Park
- Kompetisi: Liga Champions UEFA
Kemenangan Manis, Tapi Belum Cukup
Meski meraih kemenangan penting di kandang lawan, Inter tetap gagal finish di delapan besar klasemen fase liga. Rentetan hasil buruk sebelumnya menjadi faktor utama kegagalan tersebut.
Namun, performa di laga ini menunjukkan karakter kuat skuad Nerazzurri yang mampu bangkit di tengah tekanan dan keterbatasan pemain.
Modal Berharga Menuju Fase Gugur
Kemenangan atas Dortmund menjadi suntikan moral besar bagi Inter Milan. Penampilan solid di lini belakang, kreativitas lini tengah, serta efektivitas pemain pengganti menjadi modal penting menuju fase gugur.
Federico Dimarco kembali membuktikan perannya sebagai senjata rahasia Inter, sementara kontribusi Andy Diouf menunjukkan kedalaman skuad yang semakin matang.
Dengan performa seperti ini, Inter tetap layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat di Liga Champions musim ini.
Susunan Pemain
BORUSSIA DORTMUND (3-4-2-1): 1 Kobel; 23 Can, 4 Schlotterbeck, 39 Mané (89′ 2 Yan Couto); 26 Ryerson, 7 Bellingham, 8 Nmecha, 5 Bensebaini (81′ 10 Brandt); 14 Beier, 21 Silva (81′ 17 Chukwuemeka); 9 Guirassy (68′ 27 Adeyemi).
Pelatih: Niko Kovac.
INTER (3-5-2): 1 Sommer; 25 Akanji, 15 Acerbi, 31 Bisseck; 11 Luis Henrique, 8 Sucic (88′ 95 Bastoni), 7 Zielinski (74′ 16 Frattesi), 22 Mkhitaryan (88′ 17 Diouf), 32 Dimarco; 14 Bonny (57′ 94 Esposito), 9 Thuram (88′ 10 Lautaro).
Pelatih: Cristian Chivu.

Leave a Reply