Presiden Inter, Marotta Buka Suara soal Cancelo dan Frattesi

Menjelang laga resmi pertama Inter Milan di tahun 2026 melawan Bologna di San Siro, Presiden klub Beppe Marotta akhirnya angkat bicara soal situasi transfer Nerazzurri.

Nama-nama besar seperti João Cancelo, Davide Frattesi, hingga ketertarikan klub-klub elite Eropa dan Turki kembali mencuat di bursa transfer Januari ini.

Berbicara kepada DAZN sebelum kick-off, Marotta memberikan klarifikasi penting yang meredam berbagai spekulasi panas seputar masa depan skuad Inter.

Inter Tidak Terburu-buru di Bursa Transfer Januari

Marotta menegaskan bahwa Inter tidak berada dalam kondisi darurat untuk berbelanja pemain baru. Menurutnya, pasar musim dingin jarang menawarkan peluang ideal kecuali dalam situasi tertentu.

“Kami tidak punya kebutuhan mendesak, dan pasar saat ini juga tidak menyediakan banyak peluang,” ujar Marotta.

Namun, satu pengecualian tetap ada: cedera dan proses pemulihan Denzel Dumfries. Absennya wing-back asal Belanda itu membuat manajemen Inter mulai membuka kemungkinan mencari solusi di sektor kanan.

“Namun karena kami mengalami masalah dalam proses pemulihan Dumfries, kami ingin melihat apakah pasar dapat menyediakan pemain dengan karakteristik yang tepat, seseorang yang berada di level yang sama dengan pemain lain. Saat ini kami masih dalam tahap penjajakan dan akan melihat bagaimana perkembangannya,”

Situasi João Cancelo Bergantung pada Dumfries

Nama João Cancelo kembali dikaitkan dengan Inter Milan. Marotta mengonfirmasi bahwa klub sedang berada dalam fase eksplorasi, bukan negosiasi konkret.

Marotta menekankan kompleksitas finansial transfer Cancelo. Gaji sang pemain dinilai terlalu tinggi untuk ditanggung satu klub Italia saja.

“Dia memiliki kontrak yang tidak mungkin ditanggung oleh klub Italia mana pun secara mandiri,” tutup Marotta.

Tak hanya itu, ia mengisyaratkan bahwa potensi negosiasi bisa melibatkan Al-Hilal, terutama jika menyangkut pertukaran pemain bertahan.

“Jika kami masuk ke tahap negosiasi, kami tahu mereka akan meminta seorang bek tengah sebagai bagian dari kesepakatan. Semua yang kami lakukan bertujuan untuk mengatasi masalah di sisi kanan yang muncul akibat absennya Dumfries,”

Marotta Tegas soal Frattesi: Tidak Ada Permintaan Pergi

Di tengah rumor yang mengaitkan Davide Frattesi dengan Galatasaray dan Juventus, Marotta menegaskan posisi Inter sangat jelas.

“Posisi kami terhadap Frattesi sederhana,” kata Marotta.

“Jika seorang pemain ingin pergi, kami akan duduk bersama dan mengevaluasi situasinya,”

“Tetapi kami belum berada dalam posisi itu. Dia tidak ingin pergi dan kami belum menerima tawaran dari klub ini atau itu. Kami tetap terbuka untuk dialog, tetapi belum ada yang konkret.”

Pernyataan ini secara langsung mematahkan narasi bahwa Frattesi sedang mendorong kepindahan dari Milano.

Fokus Inter: Stabilitas Skuad dan Solusi di Sektor Kanan

Marotta menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa semua langkah transfer Inter saat ini diarahkan untuk menjaga keseimbangan skuad, bukan merespons tekanan pasar atau rumor media.

Absennya Dumfries menjadi satu-satunya faktor yang bisa memicu pergerakan, sementara pemain kunci seperti Frattesi tetap masuk dalam rencana jangka panjang Nerazzurri.

Kesimpulan

  • Inter tidak panik di bursa transfer Januari 2026
  • Cancelo masih sebatas opsi eksploratif, tergantung kondisi Dumfries
  • Frattesi tidak meminta hengkang, belum ada tawaran resmi
  • Marotta menegaskan filosofi Inter: rasional, terukur, dan berorientasi stabilitas

Dengan sikap ini, Inter Milan menunjukkan kedewasaan manajemen dalam menghadapi dinamika pasar, sembari tetap fokus pada target utama di lapangan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*