
Kekalahan di kandang sendiri dari Inter Milan dalam ajang Liga Champions memberikan pukulan telak bagi Feyenoord. Namun, pelatih Giovanni van Bronckhorst menolak untuk larut dalam kekecewaan.
Dalam konferensi pers pascapertandingan di Stadion De Kuip, pelatih asal Belanda tersebut memberikan analisis jujur mengenai jalannya laga, kualitas lawan, dan situasi timnya saat ini.
Berikut adalah rangkuman pernyataan Van Bronckhorst yang menyoroti dominasi taktik skuad asuhan Cristian Chivu serta tantangan yang harus segera diatasi oleh Feyenoord.
Awal Laga yang Menjanjikan Namun Kurang Beruntung
Van Bronckhorst tidak memungkiri bahwa hasil akhir melawan Inter Milan terasa menyakitkan, bahkan ia menyamakannya dengan kekalahan dari raksasa Spanyol, Barcelona. Meski demikian, ia merasa timnya mengawali pertandingan dengan cukup baik.
“Ini adalah kekalahan yang mirip seperti saat melawan Barcelona, tetapi hari ini kami memulai laga dengan baik, sayangnya kami tidak memiliki keberuntungan. Setelah gol pertama (dari Bisseck), kami tahu akan sangat sulit untuk bangkit, dan situasi kemudian menjadi semakin rumit,” ungkap Van Bronckhorst.
Sang pelatih juga mencoba memompa semangat anak asuhnya di ruang ganti saat turun minum.
“Di jeda babak pertama, saya meminta tim untuk setidaknya mencetak satu gol demi membakar kembali semangat para penonton. Namun, sama sekali tidak ada ruang bagi kami untuk menciptakan ancaman yang berarti,” jelasnya.
Ia juga menyempatkan diri memberikan pujian kepada kipernya.
“Kiper kami memiliki talenta yang besar, ia bisa melangkah ke level berikutnya dan kami harus membantunya untuk terus berkembang,”
Kualitas Skuad Inter Milan Menjadi Pembeda
Ketika ditanya apakah kualitas Inter Milan mengejutkan dirinya, mantan pemain Barcelona dan Arsenal ini memberikan jawaban yang realistis. Baginya, Inter menang karena kedalaman dan pengalaman skuad mereka di level Eropa.
“Itu (kualitas Inter) bukanlah sebuah kejutan, tetapi kami mampu bermain seimbang di 15 menit pertama. Inter jauh lebih tahu daripada kami tentang apa yang harus dilakukan dalam pertandingan-pertandingan seperti ini, karena mereka memiliki banyak sekali pemain berkualitas tinggi,” puji Van Bronckhorst terhadap lawannya.
Menepis Isu Krisis dan Mengalihkan Fokus ke Liga Domestik
Hasil melawan Inter ini memperpanjang rekor buruk Feyenoord yang kini melewati empat pertandingan berturut-turut tanpa kemenangan.
Muncul pertanyaan dari media apakah tim sedang berada dalam krisis, mengingat performa yang terus menurun.
Van Bronckhorst meresponsnya dengan tenang.
“Apakah kita bisa bicara soal krisis? Kami memang hanya meraih satu hasil imbang dalam empat pertandingan terakhir, tetapi dalam hidup, selalu ada fase pasang dan surut,”
Kenyataan bahwa pertandingan melawan Inter sudah sulit diselamatkan membuat sang pelatih mengambil keputusan pragmatis di pertengahan babak kedua.
“Soal pergantian pemain? Ya, saya sudah memikirkan pertandingan berikutnya (di liga), karena sudah tidak ada jalan lagi untuk memenangkan pertandingan malam ini,” tuturnya.
Tantangan Berat di Liga Champions
Mengenai peluang Feyenoord untuk lolos ke fase berikutnya di Liga Champions, Van Bronckhorst menyadari bahwa tugas timnya sangat berat. Namun, ia belum mau mengibarkan bendera putih.
“Kami harus mencari poin di Liga Champions untuk bisa terus melaju. Apakah turnamen ini terlalu sulit bagi kami? Yang jelas, kami membutuhkan setidaknya satu kemenangan di kandang untuk mencoba melangkah lebih jauh. Namun yang terpenting saat ini adalah memulihkan energi untuk pertandingan liga pada hari Minggu nanti.” Pungkasnya.

Leave a Reply