
Inter Milan sebenarnya masih memiliki satu target penting sebelum jendela transfer musim panas ini ditutup, yakni mendatangkan penyerang kelima dengan karakteristik berbeda dari pemain yang saat ini tersedia.
Namun, rencana tersebut kini menghadapi kendala serius.
Nama yang menjadi pusat persoalan adalah Luis Henrique.
Winger asal Brasil tersebut sudah masuk daftar pemain yang berpotensi dilepas Inter.
Rencana awal manajemen cukup jelas: menjual atau melepas Henrique untuk membuka satu slot dalam skuad, kemudian menggunakan ruang tersebut untuk mendatangkan penyerang dengan kemampuan berbeda.
Masalahnya, hingga kini belum ada tawaran konkret untuk Luis Henrique.
Kondisi tersebut membuat rencana transfer terakhir Inter berada dalam situasi sulit.
Negosiasi dengan Roma Mandek
Salah satu klub yang sebelumnya menunjukkan ketertarikan terhadap Luis Henrique adalah AS Roma.
Negosiasi sempat bergerak dan bahkan ada indikasi bahwa kedua pihak semakin dekat. Namun, kesepakatan final tidak pernah tercapai.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, pembicaraan antara Inter dan Roma kini praktis mengalami kebuntuan.
Inter masih berharap situasi tersebut dapat kembali hidup menjelang penutupan bursa transfer. Namun, semakin sedikit waktu yang tersisa, semakin besar pula risiko bahwa Henrique akhirnya tetap bertahan di Inter.
Jika hal tersebut terjadi, efeknya tidak hanya dirasakan oleh sang pemain.
Rencana Inter untuk mendatangkan penyerang kelima juga ikut terancam.
Inter Butuh “Penyerang Kelima”
Cristian Chivu sebenarnya sudah memiliki beberapa pilihan di lini depan.
Namun, pelatih asal Rumania tersebut menginginkan satu pemain tambahan dengan karakteristik yang berbeda.
Bukan sekadar striker pelapis, Inter mencari pemain yang mampu menjadi dribblomane—pemain dengan kemampuan menggiring bola, melewati lawan dalam situasi satu lawan satu, bermain di sisi lapangan, sekaligus masuk ke area yang lebih sentral untuk mendukung dua penyerang utama.
Profil tersebut akan memberikan Chivu variasi taktik yang lebih besar.
Pemain seperti itu dapat mengubah pertandingan ketika Inter kesulitan membongkar pertahanan lawan.
Namun, untuk mendatangkan pemain baru, Nerazzurri harus terlebih dahulu mengosongkan ruang.
Jika Henrique tetap bertahan, ruang bermainnya diprediksi semakin terbatas.
Sang pemain sebenarnya berharap bisa mendapatkan peran lebih besar di sisi berlawanan dibandingkan musim sebelumnya. Namun, peluang tersebut juga tidak mudah diwujudkan.
Di sisi kiri, ada Federico Dimarco yang hampir tidak tergantikan.
Kemudian masih ada Carlos Augusto, yang mampu beroperasi sebagai pemain serbaguna sekaligus menjadi pelapis alami Dimarco.
Persaingan tersebut membuat jalan Henrique menuju menit bermain reguler semakin sempit.
Ironisnya, kondisi ini juga tidak menguntungkan Inter.
Klub memiliki pemain yang tidak masuk dalam rencana utama, tetapi belum menemukan klub yang bersedia membawanya pergi.
Keputusan Bertahan Bisa Rugikan Semua Pihak
Jika tidak ada perkembangan signifikan, Luis Henrique kemungkinan besar akan tetap berada di Inter.
Namun, keputusan tersebut tampaknya tidak menguntungkan siapa pun.
Bagi Henrique, bertahan berarti harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan kesempatan bermain. Ia berpotensi menjadi pilihan sekunder di posisi yang sudah memiliki beberapa pemain dengan status lebih kuat.
Bagi Inter, mempertahankan Henrique berarti satu slot skuad tetap terisi sehingga klub kesulitan mendatangkan pemain baru.
Sementara bagi Chivu, rencana mendapatkan penyerang dengan profil unik terancam tidak terlaksana.
Dengan kata lain, satu transfer yang gagal bisa berdampak pada keseluruhan strategi Inter di hari-hari terakhir bursa.
Chivu Bisa Kembali Temukan Solusi Tak Terduga
Namun, masih ada satu faktor yang membuat situasi Henrique menarik, yakni Cristian Chivu.
Sang pelatih telah menunjukkan bahwa dirinya tidak selalu menggunakan pemain sesuai posisi tradisional mereka.
Contoh terbaru adalah Andy Diouf.
Diouf sempat diproyeksikan sebagai gelandang, tetapi Chivu melihat kemungkinan untuk memanfaatkannya dalam peran yang lebih melebar.
Jika Chivu mampu menemukan fungsi baru untuk Diouf, bukan tidak mungkin ia melakukan hal serupa terhadap Luis Henrique.
Bukan berarti perubahan posisi tersebut pasti terjadi. Tetapi kemampuan Chivu menemukan solusi taktik dari komposisi pemain yang tersedia dapat menjadi jalan keluar jika Inter gagal melepas Henrique.
Inter Masih Inginkan Pemain Tipe “Dribbler”
Meski demikian, kebutuhan Inter belum berubah.
Manajemen masih mencari pemain yang mampu memberikan sesuatu yang berbeda di lini serang.
Profil yang dicari cukup spesifik:
- Mampu melewati lawan dalam situasi satu lawan satu.
- Memiliki kemampuan dribel tinggi.
- Bisa bermain melebar.
- Mampu bergerak ke posisi lebih ofensif.
- Bisa mendukung dua penyerang utama.
- Mampu memberikan solusi ketika pertandingan berjalan buntu.
Pemain dengan karakter seperti itu akan memberi Chivu senjata tambahan.
Inter tidak sekadar membutuhkan nama baru, tetapi profil yang berbeda.
Namun, tanpa adanya tawaran konkret untuk Henrique, Inter kesulitan melanjutkan langkah
Masih ada harapan bahwa Roma atau klub lain akan kembali mengajukan tawaran untuk Luis Henrique pada hari-hari terakhir bursa.
Transfer pada fase akhir memang sering kali bergerak secara cepat. Satu kesepakatan yang batal di klub lain dapat memicu rangkaian transfer baru.
Inter tentu berharap situasi tersebut terjadi.
Jika Henrique berhasil dilepas, Nerazzurri akan memiliki kesempatan untuk bergerak mencari penyerang kelima sesuai permintaan Chivu.
Jika tidak, maka sang pelatih harus memaksimalkan pemain yang sudah ada.

Leave a Reply