Presiden Lega Serie A, Ezio Simonelli memberikan kejelasan terkait jadwal dan lokasi penyelenggaraan Supercoppa Italiana musim depan (2026-27).
Dalam wawancaranya bersama Radio Anch’Io Sport di Radio1, Simonelli mengungkapkan bahwa turnamen tersebut kemungkinan besar akan dimainkan pada 22-23 Desember.
“Supercoppa Italia akan dimainkan pada 22-23 Desember, saya pikir kami akan memutuskannya hari ini dalam rapat dewan Lega. Tidak ada kemungkinan menggelar pertandingan di Arab Saudi karena alasan yang jelas terkait perang. Saya pikir hari ini kami juga akan memutuskan di mana pertandingan akan dimainkan,” ujar Simonelli.
Pernyataan itu disampaikan sehari setelah berakhirnya kompetisi Serie A musim ini (2025-26) yang penuh drama, mulai dari perebutan tiket Liga Champions hingga ketegangan dalam Derby Torino.
Keputusan ini sekaligus menjadi sinyal penting bagi klub-klub peserta yang harus mulai menyusun jadwal pramusim dan rotasi pemain lebih awal mengingat padatnya kalender sepak bola Eropa.
Arab Saudi Dicoret Sebagai Tuan Rumah
Dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi menjadi lokasi utama penyelenggaraan Supercoppa Italiana. Namun kali ini, situasinya berbeda.
Simonelli menegaskan bahwa tidak ada opsi memainkan turnamen di kawasan Timur Tengah karena faktor keamanan dan konflik geopolitik yang sedang berlangsung.
Meski belum diumumkan secara resmi, sejumlah negara Eropa dan Amerika Utara disebut-sebut berpotensi menjadi kandidat tuan rumah baru Supercoppa Italiana.
Lega Serie A Mulai Buka Peluang Laga Liga Digelar di Luar Negeri
Selain membahas Supercoppa, Simonelli juga membuka wacana baru yang cukup kontroversial: pertandingan Serie A dimainkan di luar Italia.
Menurutnya, UEFA dan FIFA kini mulai memberikan ruang regulasi untuk menggelar pertandingan liga domestik di negara lain, sesuatu yang sebelumnya hampir mustahil dilakukan.
“Di masa depan akan ada kemungkinan untuk mengevaluasi pertandingan liga di luar negeri. Sekarang UEFA dan FIFA sudah membuka prosedur untuk itu,” kata Simonelli.
Ia kemudian menyinggung proposal pertandingan antara AC Milan melawan Como di Perth, Australia, sebagai contoh pendekatan awal yang sedang dipelajari Lega Serie A.
Strategi Globalisasi Serie A Demi Hak Siar
Wacana membawa pertandingan Serie A ke luar negeri memang memunculkan pro dan kontra. Banyak suporter tradisional menilai langkah tersebut berpotensi mengurangi identitas lokal sepak bola Italia.
Namun bagi Lega Serie A, ekspansi internasional dianggap penting untuk meningkatkan nilai komersial kompetisi.
Simonelli secara terbuka mengakui bahwa langkah ini bertujuan memperluas pasar global Serie A dan meningkatkan pemasukan dari hak siar internasional.
“Saya tahu ini tidak terlalu disukai para fans, tetapi ini adalah cara untuk memperkenalkan Serie A ke luar negeri dan mendapatkan pendapatan lebih besar dari hak siar internasional.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Serie A kini semakin serius mengejar ketertinggalan finansial dari liga-liga besar lain seperti Premier League dan La Liga.

Leave a Reply