Samai Torehan Gol Aguero, Lautaro Kini Peringkat 3 Top Skor Sepanjang Masa Argentina

Lautaro Martinez kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Timnas Argentina. Kapten Inter Milan tersebut mencetak satu gol dalam kemenangan telak 7-0 Argentina atas Burkina Faso pada laga persahabatan di Stadion Monumental, Minggu (4/10/2026).

Gol tersebut bukan sekadar pembuka pesta gol La Albiceleste. Tambahan satu gol membuat Lautaro kini mengoleksi 42 gol untuk Timnas Argentina, sekaligus menyamai torehan Sergio “Kun” Aguero di posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Argentina.

Pencapaian tersebut semakin menegaskan status Lautaro sebagai salah satu penyerang penting dalam sejarah sepak bola Argentina.

Lautaro Cetak Gol Setelah Penalti Gagal

Lautaro membuka keunggulan Argentina pada awal pertandingan. Ia dipercaya menjadi eksekutor penalti setelah Agustin Giay dilanggar di kotak terlarang.

Tendangan Lautaro sebenarnya berhasil ditepis kiper Burkina Faso. Namun, sang penyerang bergerak cepat untuk menyambar bola muntah dan mengubahnya menjadi gol.

Momen tersebut membuat Lautaro mencapai angka 42 gol dalam 86 penampilan bersama Argentina. Ia menyamai jumlah gol Aguero, tetapi mencapainya dalam jumlah pertandingan yang lebih sedikit.

Gol tersebut sekaligus menjadi gol kedua Lautaro pada jeda internasional kali ini setelah sebelumnya mencetak gol ketika Argentina menang 4-0 atas Bolivia.

Lautaro Kini Masuk Tiga Besar Top Skor Sepanjang Masa Argentina

Dengan 42 gol, Lautaro kini berada di posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Argentina, sejajar dengan Aguero.

Di atasnya masih terdapat dua nama yang sangat besar dalam sejarah La Albiceleste.

Lionel Messi berada di puncak dengan 125 gol, sementara Gabriel Batistuta menempati posisi kedua dengan 54 gol. Lautaro kini hanya berjarak 12 gol dari Batistuta.

Jika mampu mempertahankan produktivitasnya bersama Argentina, bukan tidak mungkin Lautaro akan terus mendekati rekor Batistuta dalam beberapa tahun mendatang.

Menariknya, Lautaro mencapai angka 42 gol tersebut dengan 15 pertandingan lebih sedikit dibandingkan Aguero. Catatan ini semakin memperlihatkan konsistensi sang penyerang dalam mencetak gol untuk negaranya.

Delapan Tahun dari Gol Pertama hingga Gol ke-42

Perjalanan Lautaro bersama Argentina juga memiliki cerita menarik.

Gol ke-42 yang dicetaknya melawan Burkina Faso hadir hampir tepat delapan tahun setelah gol pertamanya untuk tim nasional senior.

Lautaro mencetak gol perdana bersama Argentina pada 11 Oktober 2018, ketika La Albiceleste menang 4-0 atas Irak dalam pertandingan persahabatan.

Sejak saat itu, penyerang Inter tersebut berkembang menjadi salah satu pemain penting Argentina. Ia menjadi bagian dari generasi yang meraih berbagai kesuksesan bersama tim nasional dan terus dipercaya dalam pertandingan-pertandingan besar.

Kini, delapan tahun setelah membuka rekening golnya, Lautaro sudah berada di jajaran tiga besar pencetak gol sepanjang masa Argentina.

Lautaro Tak Hanya Mencetak Gol

Kontribusi Lautaro melawan Burkina Faso juga tidak berhenti pada satu gol.

Dalam kemenangan 7-0 tersebut, sang kapten Inter turut memberikan assist untuk Gianluca Prestianni yang mencetak gol ketiga Argentina.

La Albiceleste tampil dominan sejak awal dan sudah unggul 5-0 pada babak pertama. Setelah Lautaro membuka skor, Argentina menambah gol melalui gol bunuh diri Moumouni Diallo, Prestianni, Nico Paz, dan Julian Alvarez.

Pada babak kedua, Franco Mastantuono dan Giuliano Simeone melengkapi pesta gol Argentina.

Lautaro sendiri meninggalkan lapangan pada menit ke-69 dan digantikan oleh Santiago Castro.

Tantangan Berikutnya: Mengejar Koleksi Gol Batistuta

Pencapaian 42 gol membuat Lautaro kini memiliki target baru bersama Argentina.

Batistuta berada di depannya dengan 54 gol. Artinya, Lautaro membutuhkan 12 gol tambahan untuk menyamai legenda Fiorentina dan AS Roma tersebut.

Sementara itu, posisi puncak masih menjadi milik Messi dengan jarak yang sangat jauh, yakni 125 gol. Messi dijadwalkan menjalani pertandingan terakhirnya bersama Argentina ketika La Albiceleste menghadapi Benin di Monumental pada 7 Oktober.

Bagi Lautaro, situasi ini menjadi kesempatan untuk mengambil peran yang semakin besar di era baru Argentina setelah berakhirnya perjalanan Messi bersama tim nasional.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*