Romano Sebut €25 juta Plus Bonus Tak Cukup Boyong Spence, Inter Harus Rogoh Kocek Lebih Dalam

Inter Milan tengah aktif berburu pemain untuk memperkuat skuad jelang musim baru. Dua nama yang belakangan santer dikaitkan dengan Nerazzurri adalah Djed Spence dan Trevoh Chalobah.

Namun, menurut pakar transfer Fabrizio Romano, situasi kedua pemain tersebut jauh berbeda dari berbagai spekulasi yang beredar.

Inter Milan disebut tidak pernah benar-benar mendekati Chelsea untuk merekrut Chalobah, sementara transfer Spence justru semakin rumit karena harganya terus meningkat.

Inter Tak Pernah Ajukan Tawaran Resmi untuk Trevoh Chalobah

Dalam kanal YouTube miliknya, Fabrizio Romano meluruskan kabar mengenai ketertarikan Inter terhadap Trevoh Chalobah.

Menurut Romano, memang sempat ada komunikasi antara pihak Inter dengan agen sang pemain. Bahkan, Chalobah dikabarkan lebih memilih bergabung dengan Nerazzurri dibanding klub lain.

Namun, hingga kini Inter tidak pernah mengambil langkah konkret kepada Chelsea.

“Inter tidak pernah mencapai kesepakatan untuk Chalobah. Mereka tidak pernah menghubungi Chelsea. Inter hanya berbicara dengan agen pemain, dan sejak dua pekan lalu tidak ada lagi perkembangan,” ujar Romano.

Romano juga menegaskan bahwa Inter tidak pernah menghubungi Chelsea untuk memulai negosiasi resmi atau menyelesaikan transfer bek berusia 27 tahun tersebut.

Como Kini Berada di Posisi Terdepan

Ketika melihat minat Inter mulai mereda, Chalobah mulai membuka peluang bergabung dengan Como.

Romano menyebut bek asal Inggris itu memang ingin bermain di Serie A. Awalnya Inter menjadi destinasi impian, tetapi kini Como menjadi opsi yang sangat realistis.

Bahkan, Como dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Chalobah.

Meski begitu, transfer tersebut belum bisa diselesaikan karena kedua klub masih harus mencapai kesepakatan mengenai nilai transfer dengan Chelsea.

Selain Chalobah, Como juga disebut masih memantau beberapa target lain sebagai alternatif.

Djed Spence Tetap Jadi Prioritas Inter

Berbeda dengan Chalobah, situasi Djed Spence justru masih sangat hidup.

Romano mengungkapkan bahwa bek sayap Tottenham Hotspur itu masih berada di posisi teratas dalam daftar incaran Inter untuk memperkuat sektor kanan.

Menurutnya, Spence dianggap memiliki karakteristik yang paling sesuai dengan kebutuhan tim asuhan Cristian Chivu.

Kecepatan, kemampuan menyerang, dan fleksibilitas bermain membuat pemain asal Inggris tersebut menjadi kandidat favorit Nerazzurri.

“Djed Spence berada di posisi teratas dalam daftar incaran Inter. Dari segi karakteristik permainan, dialah pemain yang paling disukai. Masalah utamanya adalah harga,”

Harga Spence Naik Setelah Tampil Gemilang di Piala Dunia

Masalah terbesar Inter bukan terletak pada minat sang pemain, melainkan nilai transfer.

Romano menjelaskan bahwa performa impresif Spence di Piala Dunia membuat harga pasarnya kembali melonjak.

Tottenham kini diyakini akan menetapkan banderol yang lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Pembahasan mengenai transfer Spence diperkirakan baru akan memasuki tahap serius setelah sang pemain menyelesaikan tugasnya bersama tim nasional Inggris di laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia.

“Penampilan luar biasa Spence di Piala Dunia, seperti yang sudah saya katakan bahkan sebelum laga Inggris melawan Argentina, membuat nilai transfernya semakin meningkat,”

Tawaran 25 Juta Euro Plus Bonus Tak Lagi Cukup

Salah satu informasi paling penting yang diungkap Romano adalah soal nilai transfer.

Ia menegaskan bahwa angka 25 juta euro ditambah bonus tidak akan cukup untuk membawa Spence ke Giuseppe Meazza.

“Tawaran sekitar 25 juta euro ditambah bonus jelas tidak cukup untuk merekrut Spence. Inter harus menyiapkan investasi yang jauh lebih besar jika ingin mendapatkannya.”

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Tottenham berada dalam posisi yang kuat untuk menentukan harga sang pemain.

Jika Inter benar-benar ingin merekrut Spence, klub harus siap menaikkan nilai tawaran.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*