
Bursa transfer Inter Milan mulai memasuki fase penting. Nerazzurri dikabarkan akan membuka pembicaraan serius dengan Tottenham Hotspur pada pekan depan terkait dua pemain yang masuk radar klub, yakni Djed Spence dan Cristian Romero.
Kedua pemain tersebut menjadi bagian dari rencana Inter untuk memperkuat skuad musim depan.
Menurut laporan pakar transfer ternama, Fabrizio Romano melalui kanal YouTube miliknya, Inter sudah melakukan penjajakan dan komunikasi awal dengan pihak Tottenham, tetapi negosiasi serius baru akan berlangsung setelah Piala Dunia 2026 berakhir.
Menariknya, Spence dan Romero berpotensi saling berhadapan dalam semifinal Piala Dunia antara Inggris kontra Argentina. Namun, di luar persaingan di lapangan, masa depan keduanya justru tengah menjadi perhatian Inter Milan.
Djed Spence Jadi Prioritas Inter untuk Posisi Bek Kanan
Dari kedua nama tersebut, Djed Spence saat ini menjadi pemain yang paling difokuskan oleh Inter.
Bek kanan asal Inggris itu dianggap sebagai solusi jangka panjang untuk sektor bek sayap kanan Nerazzurri setelah kepergian Denzel Dumfries. Inter membutuhkan pemain dengan kemampuan menyerang dan bertahan yang seimbang.
Tottenham sendiri belum menentukan harga pasti untuk Spence. Klub asal London Utara itu masih menunggu berakhirnya Piala Dunia untuk melihat apakah performa sang pemain bersama tim nasional Inggris dapat meningkatkan nilai jualnya.
Spurs disebut memiliki keinginan untuk mendapatkan keuntungan maksimal dari penjualan Spence. Karena itu, Inter harus bersiap menghadapi tuntutan harga tinggi dalam negosiasi nanti.
Meski begitu, faktor positif bagi Inter adalah keinginan sang pemain. Spence dikabarkan sudah memberikan sinyal ketertarikan terhadap kemungkinan pindah ke Giuseppe Meazza.
Cristian Romero Masuk Radar, Tapi Harga dan Gaji Jadi Tantangan
Selain Spence, Inter juga membuka peluang mendatangkan Cristian Romero dari Tottenham.
Bek tengah Argentina tersebut bukan nama asing bagi sepak bola Italia. Sebelum bergabung dengan Spurs, Romero pernah memperkuat Juventus dan Atalanta, serta dikenal sebagai salah satu bek tengah agresif terbaik di Serie A.
Inter melihat Romero sebagai pemain dengan karakter yang cocok untuk lini belakang mereka.
Gaya bermainnya yang kuat dalam duel, agresif dalam pressing, serta berpengalaman di level internasional membuatnya menjadi target menarik.
Namun, transfer Romero tidak akan mudah.
Tottenham tetap menghargai sang pemain dengan nilai transfer yang tinggi meskipun bek berusia 27 tahun itu disebut masuk daftar pemain yang bisa meninggalkan klub. Spurs ingin mendapatkan kompensasi besar dari salah satu aset berharga mereka.
Selain biaya transfer, masalah lain adalah gaji. Romero saat ini menerima bayaran sekitar 6,5 juta euro net per musim, angka yang berada di luar struktur gaji Inter Milan.
Karena itu, Nerazzurri perlu mencari formula terbaik agar transfer tersebut bisa terealisasi.
Romero dan Spence Sama-Sama Terbuka Gabung Inter
Salah satu faktor yang membuat Inter optimistis adalah sikap positif dari kedua pemain.
Djed Spence sebelumnya sudah menunjukkan ketertarikan terhadap proyek Inter. Sementara itu, Cristian Romero juga disebut tidak menutup kemungkinan kembali ke Italia dan mengenakan seragam Nerazzurri.
Keinginan pemain untuk pindah menjadi keuntungan besar bagi Inter karena dapat membantu proses negosiasi dengan Tottenham.
Namun, tantangan utama tetap sama: menurunkan tuntutan harga dari klub Premier League tersebut.
Saat ini, Spurs memasang nilai tinggi untuk kedua pemain karena mereka masih memiliki kontrak dan kualitas yang menarik bagi pasar Eropa.

Leave a Reply