
Thomas Berenbruch resmi meninggalkan Inter dan bergabung dengan Avellino, klub yang bermain di Serie B Italia. Transfer tersebut telah diumumkan secara resmi oleh pihak Avellino.
Kedua klub menyepakati formula peminjaman dengan opsi pembelian serta hak pembelian kembali (counter-option) untuk Inter.
Formula tersebut memberikan kesempatan bagi Berenbruch untuk mendapatkan pengalaman bermain lebih banyak di level profesional, sementara Inter tetap mempertahankan kendali atas masa depan sang pemain.
Avellino Resmi Umumkan Kedatangan Berenbruch
Dalam pernyataan resminya, Avellino mengonfirmasi bahwa klub telah mendapatkan hak atas jasa Berenbruch dari Inter secara temporer.
Avellino menyebut:
“U.S. Avellino 1912 mengumumkan telah memperoleh dari F.C. Internazionale Milano, secara temporer dengan hak opsi dan kontra-opsi, hak atas jasa pemain Thomas Berenbruch.”
Dengan demikian, Berenbruch akan melanjutkan kariernya di Irpinia dan memulai pengalaman baru dalam kompetisi sepak bola profesional Italia.
Bagi pemain muda seperti dirinya, kesempatan tersebut sangat penting untuk meningkatkan jam terbang.
Lahir di Milan dan Dibentuk oleh Akademi Inter
Berenbruch lahir di Milan pada 31 Mei 2005.
Ia merupakan produk asli akademi Inter dan telah melewati berbagai jenjang kelompok usia di klub tersebut.
Perjalanannya dimulai dari level U-17, sebelum secara bertahap naik hingga mendapatkan pengalaman bersama tim senior.
Avellino juga menyoroti perjalanan panjangnya bersama Nerazzurri.
Secara keseluruhan, Berenbruch telah mencatatkan 156 penampilan dari level U-17 hingga tim utama Inter.
Angka tersebut menunjukkan betapa panjang proses pembinaan yang telah dilewatinya di akademi Inter.
Statistik Berenbruch di Inter Sangat Menarik
Selama membela berbagai kelompok usia Inter, Berenbruch mencatat statistik yang cukup impresif.
Dalam 156 penampilan, ia berhasil mencetak:
- 41 gol
- 30 assist
- 156 penampilan
Produktivitas tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Berenbruch terus mendapatkan kesempatan untuk berkembang di lingkungan akademi Nerazzurri.
Sebagai seorang gelandang, kontribusi 41 gol dan 30 assist menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan untuk memberikan dampak langsung dalam fase menyerang.
Kini tantangannya adalah membuktikan kualitas tersebut di level profesional.

Leave a Reply