Petar Sucic Tak Mau Tinggalkan Inter Meski Diincar Newcastle dan Everton

Masa depan Petar Sucic bersama Inter Milan mulai menjadi perbincangan di Kroasia. Meski mendapatkan pujian besar dari Zvonimir Boban, gelandang muda asal Kroasia itu disebut belum sepenuhnya mendapatkan kesempatan bermain yang diharapkannya di bawah asuhan Cristian Chivu.

Situasi tersebut memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Sucic meninggalkan Giuseppe Meazza. Sejumlah klub Inggris, termasuk Newcastle United dan Everton, dikabarkan pernah menunjukkan ketertarikan terhadap pemain berusia muda tersebut.

Namun, menurut laporan media Kroasia Sportske Novosti, Sucic saat ini tidak memikirkan kemungkinan hengkang. Ia memiliki tujuan yang jelas: meyakinkan Chivu melalui penampilan di lapangan dan kerja keras dalam sesi latihan agar mendapatkan peran yang lebih besar di Inter.

Zvonimir Boban Puji Kualitas Petar Sucic

Perbincangan mengenai masa depan Sucic turut dipicu oleh pernyataan Zvonimir Boban, presiden Dinamo Zagreb. Mantan pemain Kroasia tersebut memberikan pujian besar kepada sang gelandang, tetapi sekaligus mempertanyakan apakah Inter merupakan tempat terbaik bagi perkembangan kariernya jika kesempatan bermain yang didapatkan tidak kunjung meningkat.

“Menurut saya, Sucic seharusnya mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain di Inter. Dia adalah pemain komplet, luar biasa, memiliki kelas dan keberanian yang sangat tinggi,” ujar Boban.

“Jelas bahwa saat ini dia tidak merasa nyaman. Jika situasinya terus seperti ini, saya tidak tahu seberapa masuk akal baginya untuk bertahan di klub tersebut. Bagi saya, dia adalah salah satu gelandang tengah terbaik di dunia.”

Pernyataan Boban menunjukkan betapa tingginya penilaian terhadap potensi Sucic. Ia melihat sang pemain memiliki kualitas untuk memainkan peran penting, bukan sekadar menjadi pelapis di lini tengah Nerazzurri.

Meski demikian, pujian tersebut tidak serta-merta berarti Sucic ingin meninggalkan Inter. Untuk saat ini, sang gelandang justru memilih berjuang membuktikan kemampuannya kepada Chivu.

Sucic Tidak Memikirkan Transfer, Ingin Menjadi Pemain Inti Inter

Menurut Sportske Novosti, Sucic merasa puas dengan musim pertamanya bersama Inter dan tetap berfokus pada klub. Ia tidak sedang memikirkan kepergian, melainkan berusaha mendapatkan menit bermain dan peran yang sesuai dengan ambisinya.

Sucic percaya bahwa performa di lapangan dan konsistensi selama latihan bisa membuat Chivu memberikan kepercayaan lebih besar kepadanya.

Sikap tersebut memperlihatkan bahwa gelandang Kroasia itu tidak ingin mengambil keputusan terburu-buru hanya karena belum mendapatkan kesempatan bermain sebanyak yang diharapkan.

Ia datang ke Inter untuk membangun karier dan membuktikan kualitasnya di salah satu klub besar Italia. Karena itu, ia ingin terlebih dahulu memperjuangkan tempatnya di dalam skuad.

Namun, ada batas yang ingin dicapainya. Sucic tidak ingin sekadar tercatat sebagai pemain Inter tanpa mendapatkan kesempatan tampil secara reguler. Baginya, menjadi bagian dari klub besar harus berjalan beriringan dengan kesempatan untuk bermain dan berkembang.

Laporan tersebut menggambarkan karakter Sucic yang mirip dengan Luka Modric. Ia memiliki ambisi kuat untuk terus bermain dan tidak ingin berpuas diri hanya dengan status sebagai anggota tim.

Tiga bulan ke depan diperkirakan menjadi periode penting untuk mengevaluasi posisinya dalam hierarki lini tengah Inter. Periode tersebut akan membantu menentukan apakah ia mampu mendapatkan peran yang diinginkan atau justru perlu mempertimbangkan pilihan lain pada masa mendatang.

Newcastle United dan Everton Pernah Tertarik, Inter Menolak Melepasnya

Ketertarikan klub Inggris terhadap Sucic bukanlah hal baru. Menurut laporan media Kroasia tersebut, Newcastle United dan Everton pernah menunjukkan minat untuk merekrut sang gelandang.

Pada kesempatan sebelumnya, Inter disebut langsung menutup pintu negosiasi dengan menegaskan bahwa Sucic tidak dijual. Sikap itu memperlihatkan bahwa Nerazzurri memiliki rencana terhadap pemain yang didatangkan untuk memperkuat lini tengah mereka.

Meski demikian, situasi internal klub kini telah mengalami perubahan. Piero Ausilio, sosok yang berperan dalam membawa Sucic ke Inter, tidak lagi berada di klub. Pergantian dalam jajaran manajemen membuat kemungkinan perubahan pendekatan transfer tidak sepenuhnya bisa dikesampingkan.

Menurut laporan tersebut, Inter berpotensi mempertimbangkan tawaran bernilai besar jika situasi berubah. Namun, belum ada angka pasti yang dapat dijadikan patokan mengenai harga transfer Sucic.

Faktor kontrak juga menjadi hal penting. Sucic masih memiliki empat tahun tersisa dalam kontraknya bersama Inter. Dengan durasi kontrak yang panjang, klub tidak berada dalam posisi harus segera menjualnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*