Pelatih Shakhtar, Turan: “Selamat Atas Kemenangan Inter, Pemain Muda Kami Idolakan Barella dan Calhanoglu”

Pelatih Shakhtar Donetsk, Arda Turan memberikan apresiasi tinggi kepada Inter Milan dan juru taktik Cristian Chivu usai duel sengit pada matchday ke-3 fase liga Champions League 2026-27, Kamis (22/10/26) dini hari WIB.

Kendati timnya harus pulang dengan tangan hampa usai kalah tipis 0-1 di San Siro, eks bintang Atletico Madrid dan Barcelona tersebut secara ksatria mengakui keunggulan tuan rumah.

Bicara dalam sesi konferensi pers pascamatch yang turut dihadiri jurnalis FCINTER1908.IT, Turan membedah jalannya laga, pelajaran berharga bagi skuad mudanya, hingga pujian khusus bagi deretan bintang Nerazzurri.

Sportivitas Arda Turan: Selamat untuk Inter dan Chivu

Menanggapi hasil akhir pertandingan yang ditentukan oleh gol Carlos Augusto pada menit ke-77, Arda Turan menegaskan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas di panggung tertinggi Eropa.

“Jika ada tim yang mengalahkan Anda, berarti mereka tampil lebih baik. Karena itu, saya mengucapkan selamat kepada Inter dan pelatih Cristian Chivu,” ujar Turan dengan penuh rasa hormat.

“Kami harus belajar bagaimana mengarungi laga-laga seperti ini. Kami memegang penguasaan bola yang signifikan, dan setelah kartu merah, Inter bertahan dengan skema 5-3-1. Sayangnya, kami gagal memanfaatkan situasi tersebut untuk mengubah arah pertandingan,”

Turan juga menambahkan bahwa timnya tidak bisa menerima begitu saja hasil kekalahan ini, sebab secara performa, Shakhtar sejatinya tampil sangat apik dan layak mendapatkan hasil yang lebih baik.

“Kami tidak dapat menerima hasil ini karena, setelah penampilan seperti itu, kami seharusnya memberikan penampilan yang lebih baik,” katanya.

Barella dan Calhanoglu Jadi Panutan Skuad Muda Shakhtar

Salah satu poin paling menarik dalam konferensi pers tersebut adalah pengakuan Turan mengenai mentalitas dan kekaguman anak-anak asuhnya terhadap pilar-pilar senior Inter Milan.

“Para pemain kami masih sangat muda. Bahkan, bintang-bintang Inter seperti Nicolò Barella, Hakan Calhanoglu, Federico Dimarco, hingga Henrikh Mkhitaryan adalah idola mereka sendiri!”

“Banyak pemain saya yang bahkan tidak menyangka bisa tampil sebagus ini di San Siro. Mereka memiliki masa depan cerah dan masih sangat bisa berkembang pesat jika terus belajar dari pertandingan seperti ini,”

Evaluasi Taktis Pertahanan dan Cedera Pedrinho

Turan juga memberikan pandangan mendalam terkait pendekatan taktis pertahanan timnya yang menerapkan kombinasi mixed marking (man-to-man dan zona), serta pelajaran pertahanan yang ia serap dari pengalamannya membela Atletico Madrid di bawah asuhan Diego Simeone.

“Di sepak bola, Anda harus mengambil contoh-contoh terbaik. Saya belajar banyak hal semasa di Atletico Madrid. Para pemain Inter sangat kuat dalam duel udara, tapi mereka tetaplah manusia biasa—kami seharusnya bisa bertahan lebih baik menghadapi situasi bola atas,” ulasnya.

Terkait kondisi winger andalannya, Pedrinho, yang terpaksa ditarik keluar lebih awal karena cedera otot, Turan belum bisa memberikan kepastian:

“Kami baru akan tahu kondisinya lebih lanjut nanti. Saya bukan dokter, jadi belum bisa mengonfirmasi seberapa parah cederanya.”

Sikap ksatria dan evaluasi obyektif dari Arda Turan menegaskan kualitas Inter Milan sebagai salah satu kekuatan utama di panggung Eropa.

Bagi Shakhtar Donetsk, kekalahan dari skuad Cristian Chivu bukanlah sebuah kegagalan murni, melainkan proses pendewasaan berharga bagi generasi muda mereka yang terus berkembang di bawah bimbingan sang pelatih Turki.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*