
Masa depan Benjamin Pavard kembali menjadi bahan pembicaraan panas. Bek asal Prancis itu dipastikan akan kembali ke Inter Milan pada 30 Juni ini setelah masa peminjamannya di Marseille berakhir tanpa opsi pembelian permanen yang diaktifkan.
Namun, kepulangan Pavard ke Inter tidak datang dalam situasi yang ideal.
Laporan dari Sportmediaset mengungkap adanya dugaan masalah internal yang membuat hubungan Pavard dengan ruang ganti Inter mengalami ketegangan.
Dugaan Retak di Ruang Ganti Inter
Menurut laporan tersebut, Pavard disebut mengalami keretakan hubungan dengan beberapa elemen dalam skuad Inter setelah ajang Piala Dunia Antarklub pada musim panas lalu.
Beberapa faktor yang disorot antara lain:
- Sikap yang dianggap kurang tepat oleh sebagian rekan setim
- Aktivitas di luar lapangan saat kondisi tim sedang fokus pemulihan cedera
- Ketegangan internal yang memuncak setelah turnamen besar
Salah satu contoh yang disebutkan adalah aktivitas bermain padel di saat beberapa pemain lain masih dalam kondisi cedera atau menjalani program pemulihan bersama tim.
Situasi ini diduga memperburuk dinamika di ruang ganti dan menjadi salah satu alasan mengapa masa depan Pavard di Inter kini dipertanyakan.
“Pavard dilepas oleh Inter dengan status pinjaman disertai opsi pembelian, setelah diduga terjadi keretakan dengan ruang ganti usai Piala Dunia Antarklub. Sikap yang dianggap tidak tepat, serta aktivitas bermain padel saat rekan setim sedang cedera, disebut sebagai alasan perpisahan tersebut,” tulis Sportmediaset.
Performa di Marseille Tak Sesuai Harapan
Selama masa peminjamannya di Marseille, Pavard juga dinilai belum mampu menunjukkan performa terbaiknya.
Ekspektasi tinggi dari klub Ligue 1 tersebut tidak sepenuhnya terbayar, sehingga opsi pembelian permanen akhirnya tidak diaktifkan.
Dengan demikian, sang bek kembali ke Inter sebagai pemilik sah kontraknya, namun dengan status yang belum jelas untuk musim berikutnya.
“Pemain asal Prancis itu gagal menunjukkan performa terbaiknya di Marseille, sehingga Inter kembali menjadi pemilik penuh hak kepemilikannya. Ia sendiri disebut akan dengan senang hati kembali ke Inter, klub tempat ia pernah tampil di level tinggi dan meraih gelar Scudetto. Namun, untuk saat ini opsi tersebut dinilai cukup sulit terwujud,”
Inter Harus Cari Solusi
Pavard sejatinya pernah menunjukkan performa solid bersama Inter, termasuk saat membantu tim meraih gelar Scudetto. Bahkan, ia disebut masih memiliki keinginan untuk kembali bermain di Giuseppe Meazza.
Namun, kondisi saat ini membuat skenario tersebut menjadi rumit.
Manajemen Inter kini dihadapkan pada tugas penting, yakni mencari klub baru untuk Pavard pada bursa transfer musim panas.
“Mencarikan klub baru untuknya kini menjadi salah satu misi manajemen Inter.” Lanjut laporan tersebut.

Leave a Reply