
Bulan Oktober 2026 menjadi periode yang sangat berat dan melelahkan bagi Inter Milan. Belum usai kekhawatiran atas cedera sang kapten Lautaro Martinez, kini giliran bek asal Prancis, Benjamin Pavard, yang harus menepi akibat cedera.
Namun, situasi darurat ini justru membuka jalan bagi bek muda, Leonardo Bovio dari Inter U-23 untuk tampil bersama tim utama.
Lini Belakang Menipis: Pilihan Taktis Chivu di Bulan Oktober
Kehilangan Pavard di jantung pertahanan tentu menjadi pukulan telak. Dengan “selimut yang makin pendek” (skuad yang makin terbatas), Chivu dituntut untuk melakukan rotasi cerdas agar para pemain utama tidak mengalami overload fisik.
Mengutip laporan dari Sport Mediaset, Chivu berencana memanfaatkan kedalaman skuad muda dengan memanggil beberapa pemain dari Inter U-23. Langkah ini bukan sekadar pelengkap bangku cadangan, melainkan opsi nyata untuk memberikan tenaga segar dalam situasi darurat.
Nama Leonardo Noah Bovio mungkin sudah tidak asing bagi fans yang mengikuti perjalanan pramusim Inter Milan. Bek tengah kelahiran Vercelli yang baru berusia 18 tahun ini terus mencuri perhatian jajaran pelatih.
Profil dan Rekam Jejak Bovio
- Pengalaman Latihan dan Panggilan: Bovio sudah beberapa kali masuk dalam skuad utama Inter, baik di ajang Serie A maupun Liga Champions. Terakhir, ia berada di bangku cadangan saat Inter berhadapan dengan Club Brugge.
- Performa Mentereng di Pramusim: Publik mengingat aksinya saat tampil sebagai starter dalam laga persahabatan melawan Juventus di Perth, Australia. Bovio tampil sangat tenang, disiplin, dan tanpa celah.
- Momen Aksi Krusial: Salah satu penampilannya yang paling dipuji adalah ketika ia melakukan tekel bersih yang sangat krusial terhadap Kolo Muani di menit-menit akhir laga, menjaga keunggulan 2-1 untuk Nerazzurri.
- Kontrak Jangka Panjang hingga 2030: Terkesan dengan potensi dan kedewasaan bertandingnya, manajemen Inter Milan langsung menyodorkan perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Bovio hingga tahun 2030.
Gelombang Promosi Bintang Muda Inter U-23
Selain Leonardo Bovio, krisis cedera ini juga membuka pintu bagi “baby colleghi” atau pemain muda lainnya di akademi Inter.
Nama seperti Gabriele Re Cecconi (kelahiran 2006) juga berpeluang kembali dipanggil ke tim utama menjelang laga-laga mendatang, termasuk duel menghadapi Bologna dalam laga pekan ke-7 Serie A, Sabtu (17/10/26) pukul 23.00 WIB.
Sistem pembinaan pemain muda di tim Inter U-23 terbukti menjadi aset berharga bagi Chivu dalam mengarungi jadwal kompetisi yang padat dan situasi darurat seperti sekarang.

Leave a Reply