Opta: Kekalahan Perdana Inter dari Como Picu 14 Kemenangan Beruntun di San Siro

Ambisi Inter Milan untuk terus berlari kencang di jalur kemenangan kompetisi Serie A akan mendapat ujian pada besok petang. Skuad Nerazzurri dijadwalkan menjamu tim yang tengah dalam performa puncak, Como di stadion kebanggaan mereka, San Siro, pada Senin (9/11/26) pukul 00.00 WIB.

Kemenangan menjadi harga mati bagi Inter untuk menjaga posisi di papan atas. Menariknya, jika melihat catatan sejarah pertemuan kedua tim, publik San Siro memiliki alasan yang sangat kuat untuk bersikap optimistis.

Sejarah Unik 1950: Kekalahan yang Membangunkan “Raksasa”

Berdasarkan data statistik resmi yang dirilis oleh lembaga analitik ternama, Opta, pertemuan antara Inter Milan dan Como di San Siro memiliki rekam jejak yang sangat luar biasa.

Sejarah mencatat bahwa pada tahun 1950, Il Biscione (julukan Inter Milan) pernah menelan kekalahan pahit di laga kandang pertama mereka di ajang Serie A saat menjamu Como (yang juga dikenal dengan julukan Lariani).

Namun, kekalahan memalukan di pertengahan abad ke-20 tersebut seolah membangunkan sang raksasa dari tidurnya.

Sejak kekalahan di tahun 1950 itu, Inter Milan berubah menjadi mimpi buruk yang tak berkesudahan bagi Como saat bertandang ke Milan.

Dominasi Total: 14 Kemenangan Beruntun dan Pertahanan Baja

Setelah kekalahan tersebut, Inter Milan sukses menyapu bersih 14 pertandingan kandang berturut-turut melawan Como dengan kemenangan absolut. Rangkaian 14 kemenangan beruntun ini membuktikan dominasi total Nerazzurri atas tamunya tersebut di San Siro.

Lebih hebatnya lagi, Inter tidak hanya sekadar menang, tetapi juga menunjukkan pertahanan sekuat baja. Dari sembilan (9) pertemuan kandang terakhir melawan Como, Inter Milan sukses mencatatkan rekor 8 kali clean sheet (tidak kebobolan).

Artinya, mencetak gol ke gawang Inter Milan di San Siro telah menjadi misi yang nyaris mustahil bagi barisan penyerang Como selama beberapa dekade terakhir.

Mengejar Rekor Abadi Serie A

Rangkaian 14 kemenangan kandang beruntun melawan satu tim lawan ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat langka di kompetisi kasta tertinggi Italia.

Menurut Opta, dalam sepanjang sejarah Serie A, hanya ada dua klub yang memiliki rekor kemenangan kandang beruntun lebih panjang melawan satu lawan spesifik, yaitu Fiorentina dan sang rival sekota, AC Milan.

Pertandingan esok petang bukan hanya soal meraih tiga poin penting di klasemen musim ini, tetapi juga tentang menjaga warisan sejarah dan memperpanjang rekor tak terkalahkan Inter Milan atas Como yang telah bertahan selama lebih dari 70 tahun.

Mampukah Como menghentikan kutukan 14 kekalahan beruntun mereka di San Siro? Atau justru Inter Milan yang akan kembali mempertegas dominasi absolut mereka? Mari kita nantikan duel sengit di atas rumput hijau besok!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*