Luis Henrique Belajar Banyak di Inter, Ingin Menjadi Semakin Penting Bagi Nerazzurri

Luis Henrique mulai merasakan dampak besar dari perubahan peran yang diberikan Cristian Chivu di Inter Milan.

Pemain asal Brasil tersebut sebelumnya lebih dikenal sebagai winger dengan karakter menyerang, tetapi kini harus menjalankan tanggung jawab yang jauh lebih besar sebagai bek sayap dalam sistem 3-5-2.

Dalam wawancara dengan Folha, Luis Henrique berbicara terbuka mengenai proses adaptasinya sebagai bek sayap. Baginya, perubahan posisi tersebut bukan sekadar tuntutan untuk berlari lebih banyak, tetapi juga membutuhkan pemahaman taktik yang jauh lebih mendalam.

Luis Henrique Belajar Menjadi Wing-Back di Inter

Peran tersebut membuatnya dituntut aktif membantu serangan sekaligus memiliki tanggung jawab defensif yang sebelumnya tidak terlalu dominan dalam permainannya.

Luis Henrique mengakui bahwa pengalaman tersebut menjadi proses pembelajaran yang sangat berharga.

“Ini pengalaman yang sangat baik dan pembelajaran yang hebat. Peran ini membutuhkan banyak hal, baik secara fisik maupun konsentrasi, karena saya harus membantu dalam fase bertahan tanpa kehilangan karakteristik menyerang saya,” ujar Luis Henrique.

Pemain Brasil tersebut tetap ingin mempertahankan kekuatan utamanya. Kecepatan, kemampuan satu lawan satu, serta keberanian menyerang ruang menjadi bagian penting dari permainannya.

“Saya suka memiliki kebebasan untuk menyerang, memanfaatkan kecepatan, mencari situasi satu lawan satu dan mendekati kotak penalti,” lanjutnya.

Bukan Sekadar Berlari dan Bertahan

Perubahan dari pemain ofensif menjadi wing-back membuat Luis Henrique harus mempelajari banyak aspek baru.

Menurutnya, pemain yang berpindah dari posisi menyerang ke posisi dengan tanggung jawab defensif lebih besar harus memiliki kemauan untuk terus belajar.

Hal tersebut tidak hanya berkaitan dengan stamina.

“Hal yang paling penting adalah bersedia belajar. Ketika mengubah posisi, harus dipahami bahwa ini bukan hanya soal berlari lebih banyak atau melakukan penjagaan dengan intensitas tinggi,” jelasnya.

Ada aspek taktik yang jauh lebih kompleks, mulai dari menentukan posisi, melakukan cover, membaca permainan hingga memahami kapan harus menekan lawan.

Luis Henrique juga harus mengetahui kapan dirinya perlu masuk ke area pertahanan dan kapan memiliki kesempatan untuk kembali membantu serangan.

“Bagi saya, sangat penting untuk mendengarkan pelatih dan rekan-rekan setim serta memahami apa yang dibutuhkan tim dari saya,” katanya.

Sepak Bola Italia Mengajarkan Taktik

Adaptasi di Inter juga memberikan pengalaman berbeda dibandingkan perjalanan karier Luis Henrique sebelumnya di Brasil dan Prancis.

Ia menilai setiap negara memberikan pelajaran yang berbeda dalam perkembangan sepak bolanya.

Di Brasil, Luis Henrique belajar mengenai kreativitas, improvisasi dan gaya bermain yang lebih natural. Sementara di Prancis, ia merasakan sepak bola yang lebih intens, cepat dan mengandalkan kekuatan fisik.

Namun, Italia memberikan pelajaran yang berbeda.

“Di Italia saya belajar banyak tentang taktik. Di sini ada perhatian besar terhadap posisi, ruang dan membaca setiap momen pertandingan,” ungkapnya.

Menurut Luis Henrique, pemain di Italia harus selalu berkonsentrasi dan memahami apa yang sedang terjadi di lapangan.

Pengalaman tersebut membuatnya mulai melihat sepak bola secara lebih lengkap, bukan hanya dari sudut pandang pemain menyerang.

Luis Henrique Impikan Perkuat Timnas Brasil

Selain berkembang bersama Inter, Luis Henrique juga memiliki ambisi untuk mendapatkan panggilan ke Timnas Brasil.

Hingga kini, pemain tersebut belum pernah mendapatkan kesempatan memperkuat tim senior Brasil. Namun, ia menegaskan bahwa mengenakan jersey Selecao tetap menjadi salah satu target dalam kariernya.

“Tim nasional adalah sebuah tujuan. Setiap pemain Brasil yang mencapai level ini bermimpi mengenakan jersey tim nasional,” katanya.

Luis Henrique menyadari persaingan di posisi yang ditempatinya sangat ketat.

Ia bahkan menyebut Wesley dan Matheuzinho sebagai pemain yang memiliki kualitas dan baru-baru ini mendapatkan panggilan ke tim nasional.

“Saya mengikuti para pemain di tim ini dan tahu bahwa ada banyak kualitas di sana. Dalam pemanggilan terakhir, Wesley dan Matheuzinho [keduanya bek kanan] dipanggil, dan saya tahu mereka adalah pemain-pemain hebat,”

Namun, Luis Henrique tidak ingin terlalu fokus membandingkan dirinya dengan pemain lain.

Ia memilih mengembangkan karakteristik yang menjadi kekuatannya sendiri.

“Saya memiliki kecepatan, kekuatan dalam situasi satu lawan satu dan kemampuan menyerang ruang. Sekarang saya juga banyak bekerja pada aspek recovery defensif dan bermain dalam peran yang lebih lengkap,” jelasnya.

Targetnya cukup jelas: tampil konsisten bersama Inter agar kesempatan membela Brasil suatu saat datang.

Luis Henrique Ingin Jadi Pemain Penting Inter

Luis Henrique juga berbicara mengenai tantangan pemain Brasil untuk menjadi bintang di klub-klub besar Eropa.

Menurutnya, persaingan di sepak bola Eropa saat ini semakin ketat. Klub-klub besar memiliki pemain dari berbagai negara dengan persiapan dan kualitas yang tinggi.

Namun, kondisi tersebut tidak membuat ambisinya mengecil.

“Saya tidak bermain di Eropa hanya untuk menjadi pemain pelengkap. Saya punya ambisi dan ingin mendapatkan tempat saya,” tegasnya.

Luis Henrique percaya pada kemampuan yang dimilikinya dan ingin terus berkembang bersama Inter.

“Saya percaya pada karakteristik dan potensi saya. Saya ingin menjadi semakin penting bagi Inter.” Pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*