
Ada satu catatan menarik yang kerap melekat pada performa Inter Milan di awal musim Serie A 2026-27, yakni kebiasaan mereka mengawali laga dengan lambat, namun berujung manis di akhir pertandingan.
Fenomena ini bukan lagi sekadar kebetulan, melainkan sudah menjadi sebuah kebiasaan atau tradisi baru bagi skuad Nerazzurri.
Meskipun aspek pendekatan laga (approach) sering kali menjadi sorotan dan bahan evaluasi, mentalitas tanding anak asuh Chivu terbukti sangat luar biasa ketika berada di bawah tekanan.
Catatan Statistik Opta: Raja Comeback Serie A
Berdasarkan data statistik resmi dari Opta dalam era tiga poin untuk setiap kemenangan di Serie A, Inter Milan mencatatkan rekor impresif di awal musim ini.
Dalam tujuh pertandingan pertama kompetisi, tidak ada tim lain yang mampu mendulang poin sebanyak Inter dalam situasi tertinggal lalu berbalik menang (comeback), yakni sebanyak 10 poin!
Catatan fantastis ini menyamai rekor historis yang sebelumnya pernah ditorehkan oleh Juventus pada musim 2013-2014, serta rekor Inter sendiri pada musim 2021-2022.
Mental Baja dan Karakter Juara
Kemampuan untuk membalikkan keadaan menunjukkan bahwa Inter memiliki mentalitas juara yang sangat kuat.
Tertinggal lebih dulu dari lawan tidak membuat panik skuad Nerazzurri. Sebaliknya, situasi tersebut justru memicu determinasi tinggi untuk mengejar ketertinggalan dan mengamankan poin penuh.
Kendati demikian, para pengamat sepak bola menilai bahwa pelatih dan tim tetap perlu membenahi fokus di awal babak agar tidak terus-menerus membuang energi untuk mengejar skor.
Jika masalah slow start ini bisa diatasi, Inter tentu akan menjadi tim yang jauh lebih dominan dan sulit dihentikan dalam perburuan gelar Scudetto musim ini.

Leave a Reply