Inter Milan Bungkam Kritik soal Sucic, Statistik Ini Buktikan Kepercayaan Chivu

Petar Sucic tampil sebagai starter saat Inter Milan menghadapi Parma pada pekan keenam Serie A 2026-27. Gelandang asal Kroasia itu tak hanya mencetak gol, tetapi juga dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.

Penampilan impresif Sucic sekaligus membantah anggapan bahwa dirinya kurang mendapatkan kepercayaan dari pelatih Cristian Chivu.

Selama jeda internasional, nama Sucic menjadi bahan perbincangan setelah muncul kritik yang menyebut dirinya tidak mendapatkan cukup kesempatan bermain bersama Nerazzurri.

Namun, statistik yang diungkap portal FCInterData menunjukkan gambaran berbeda.

Dengan penampilannya pada pertandingan terakhir melawan Parma di San Siro, Sucic tercatat telah membukukan 60 penampilan di bawah arahan Chivu sejak musim lalu (2025-26), berdasarkan data yang dilaporkan tersebut.

Catatan itu menempatkannya di posisi teratas dibandingkan pemain lain yang pernah bekerja bersama pelatih asal Rumania tersebut.

Angka itu menjadi bukti penting bahwa Sucic bukan sekadar pemain pelapis yang jarang mendapatkan kesempatan. Sebaliknya, ia termasuk pemain yang paling sering tampil selama periode kepelatihan Chivu.

Petar Sucic Catat 60 Penampilan Bersama Chivu

Menurut data FCInterData yang dikutip dalam laporan tersebut, Sucic telah mencatatkan 60 penampilan di bawah arahan Chivu. Ia berada di posisi pertama dalam daftar pemain dengan jumlah penampilan terbanyak bersama pelatih asal Rumania itu.

Di belakang Sucic, terdapat Federico Dimarco dengan 57 penampilan dan Francesco Pio Esposito dengan 56 penampilan.

Berikut daftar pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di bawah arahan Chivu berdasarkan statistik tersebut:

  • Petar Sucic: 60 penampilan.
  • Federico Dimarco: 57 penampilan.
  • Francesco Pio Esposito: 56 penampilan.

Statistik ini menjadi konteks penting dalam menilai kritik terhadap kesempatan bermain Sucic.

Meski perdebatan mengenai peran seorang pemain bisa muncul berdasarkan menit bermain atau jumlah penampilan sebagai starter, angka tersebut menunjukkan bahwa sang gelandang memiliki tempat penting dalam tim yang ditangani Chivu.

Perlu diperhatikan bahwa jumlah penampilan tidak selalu menggambarkan keseluruhan kontribusi seorang pemain.

Durasi bermain, peran taktis, dan konsistensi performa juga menjadi faktor penting. Namun, berada di posisi teratas dalam daftar tersebut jelas memberikan gambaran bahwa Sucic cukup sering dipercaya oleh sang pelatih.

Starter, Cetak Gol, dan Raih MVP

Sucic tidak hanya memberikan jawaban melalui statistik penampilan. Dalam pertandingan terakhir, gelandang Kroasia tersebut juga tampil sebagai starter, mencetak gol, dan meraih penghargaan Man of the Match atau MVP.

Kombinasi tersebut menjadi respons langsung terhadap perdebatan yang berkembang selama jeda internasional. Alih-alih membiarkan kritik terus berlanjut, Sucic menunjukkan kualitasnya di atas lapangan.

Gol yang dicetaknya turut memperlihatkan bahwa kontribusinya tidak terbatas pada pekerjaan membangun serangan dari lini tengah. Ia juga mampu menjadi ancaman ketika mendapatkan kesempatan untuk masuk ke area berbahaya.

Bagi Chivu, penampilan seperti ini tentu menjadi tambahan pilihan dalam menyusun strategi. Gelandang yang bisa membantu mengalirkan bola sekaligus memberikan kontribusi langsung dalam mencetak gol memiliki nilai tersendiri bagi tim.

Meski satu pertandingan tidak cukup untuk menilai performa sepanjang musim, Sucic berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkuat posisinya dalam skuad Inter.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*