Gazzetta: Diaby Jadi Profil Ideal Sebagai Pewaris Dumfries di Inter

Inter Milan terus bergerak mencari solusi untuk memperkuat sektor bek sayap kanan setelah kehilangan Denzel Dumfries. Posisi tersebut menjadi salah satu prioritas utama Nerazzurri di bursa transfer, dan nama Moussa Diaby kini muncul sebagai kandidat paling sesuai dengan kebutuhan tim asuhan Cristian Chivu.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Inter melihat Diaby sebagai profil ideal karena memiliki karakter menyerang yang sangat cocok dengan filosofi baru Chivu. Sang pelatih menginginkan pemain sayap yang mampu memberikan ancaman lebih besar dalam fase ofensif dan membuat permainan Inter semakin vertikal.

Bek Sayap Jadi Prioritas Utama Inter

Nerazzurri sebelumnya sudah mencoba beberapa opsi, termasuk mengejar Marco Palestra dan Anan Khalaili, tetapi kedua operasi tersebut tidak berjalan sesuai rencana.

Palestra akhirnya memilih bergabung dengan Chelsea, sementara Khalaili gagal melewati pemeriksaan medis sehingga transfer tidak dapat dilanjutkan.

Kondisi tersebut membuat Inter kembali fokus mencari pemain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan taktik Chivu.

Moussa Diaby Dinilai Cocok dengan Ide Permainan Chivu

Dari berbagai kandidat yang tersedia, Moussa Diaby dianggap sebagai pemain yang paling mendekati profil yang diinginkan Inter.

Berbeda dengan wing-back tradisional yang lebih fokus pada keseimbangan bertahan, Diaby memiliki karakter sebagai pemain sayap ofensif yang mampu memberikan dampak besar di sepertiga akhir lapangan.

Menurut Gazzetta dello Sport, Inter membutuhkan pemain yang bisa membantu tim menjadi:

  • Lebih vertikal
  • Lebih agresif
  • Lebih dominan dalam menyerang

Hal tersebut sesuai dengan visi Chivu yang ingin melihat Inter bermain lebih berani.

Bagi sang pelatih, fase menyerang menjadi aspek yang tidak bisa ditawar lagi. Inter harus mampu menekan lawan, bergerak cepat, dan menciptakan lebih banyak ancaman baik di Serie A maupun kompetisi Eropa.

Strategi Inter: Masukkan Asllani dalam Kesepakatan

Untuk mempermudah negosiasi, Inter disebut mencoba menawarkan skema pertukaran pemain.

Nama Kristjan Asllani masuk sebagai bagian dari kemungkinan kesepakatan. Gelandang Albania tersebut saat ini tidak menjadi pilihan utama dalam proyek Inter dan berpotensi meninggalkan klub.

Namun, pihak Al-Ittihad belum memberikan respons positif terhadap opsi tersebut.

Klub Arab Saudi itu tampaknya lebih memilih solusi transfer langsung dibanding menerima pemain sebagai bagian dari kesepakatan.

Bayer Leverkusen Jadi Ancaman Serius

Inter juga harus bergerak cepat karena mereka bukan satu-satunya klub yang tertarik kepada Moussa Diaby.

Mantan klubnya, Bayer Leverkusen, disebut masih memantau situasi dan siap mengambil langkah konkret kapan saja.

Leverkusen memiliki hubungan positif dengan Diaby karena sang pemain pernah menjadi bagian penting dari skuad mereka sebelum pindah ke Aston Villa dan kemudian Al-Ittihad.

Jika Inter terlalu lama bernegosiasi dengan Al-Ittihad, klub Bundesliga tersebut bisa memanfaatkan kesempatan untuk mengamankan sang winger.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*