Diouf Antusias Hadapi Derby Milan: “Kami Siap Berikan Segalanya untuk Menang”

Jelang pertandingan bergengsi Derby della Madonnina pekan ke-10 Serie A 2026-27, bek sayap andalan Inter Milan, Andy Diouf, membagikan ambisi besar dan perjalanan kariernya yang melesat cepat dalam wawancara eksklusif bersama DAZN.

Mulai dari panggilan pertamanya di tim nasional Prancis di bawah asuhan legenda hidup Zinedine Zidane, adaptasi di sepak bola Italia, hingga perannya yang bertransformasi bersama pelatih Cristian Chivu, Diouf siap memberikan segalanya untuk Nerazzurri.

Kejutan Manis Timnas Prancis dan Bimbingan Zinedine Zidane

Karier Diouf mengalami lonjakan drastis dalam beberapa bulan terakhir. Pemain muda berbakat ini secara mengejutkan mendapat panggilan memperkuat timnas senior Prancis.

“Sejujurnya, jika seseorang mengatakannya setahun lalu, saya tidak akan mempercayainya. Dalam sepak bola semuanya berjalan sangat cepat, saya sangat senang dengan awal musim ini,” ungkap Diouf.

Momen pemanggilan tersebut ia ketahui saat berada di tengah perjalanan menuju Roma. Para rekan setimnya di Les Bleus langsung menyambutnya dengan hangat. Diouf juga menceritakan kesan pertamanya dilatih oleh Zinedine Zidane, sosok yang selama ini hanya ia tonton melalui rekaman video.

“Ketika daftar pemain dirilis, saya sedang berada di pesawat menuju Roma. Saya melihat berita itu ketika kami mendarat, dan rekan-rekan setim memberi selamat kepada saya. Itu luar biasa,”

“Zidane adalah pelatih yang sangat dekat dengan para pemain. Rasanya luar biasa memilikinya sebagai pelatih karena ia merepresentasikan sesuatu yang besar. Kata-katanya sangat ramah, ia bilang senang melihat saya dan meminta saya menunjukkan kualitas terbaik saya,”

Transformasi Peran Baru Bersama Cristian Chivu di Inter Milan

Musim perdana Diouf di Italia sempat berjalan tidak mudah karena ia datang menjelang penutupan bursa transfer tanpa menjalani pramusim yang ideal.

Namun, di bawah arahan Cristian Chivu, ia menemukan dimensi baru dalam permainan sepak bolanya.

Jika sebelumnya ia lebih sering beroperasi sebagai gelandang tengah atau bahkan penyerang saat di Lens, kini ia mulai terbiasa bermain di posisi bak sayap atau winger.

“Menjadi hal baru, Chivu membimbing saya selama sesi latihan dan memberi banyak saran. Ini adalah posisi di mana saya bisa menemukan ruang dan mengekspresikan diri. Sangat sulit bagi pemain bertahan lawan menghadapi pemain kaki kiri yang bergerak dari kanan,” jelas Diouf.

“Saya senang selama bisa bermain; saya suka sepak bola dan butuh berada di lapangan. Keluar dari zona nyaman di Italia telah mengajari saya banyak hal baru, terutama dalam hal taktik dan kedisiplinan bertahan,”

Ambisi Terbesar: Menangkan Derby Milan Pertama!

Bermain di hadapan puluhan ribu suporter di Stadion San Siro masih menjadi pengalaman yang memukau bagi pemain muda asal Prancis ini.

“Sungguh luar biasa, butuh beberapa pertandingan untuk bisa terbiasa. Semuanya terasa begitu megah. Saat turun ke lapangan, saya mencoba menikmatinya semaksimal mungkin. Ini adalah sebuah mimpi,”

Namun, fokus utamanya saat ini tertuju penuh pada laga derbi melawan rival sekota. Dengan rekor pribadi yang belum pernah merasakan kemenangan di laga sarat gengsi tersebut, Diouf menegaskan tekad bulat skuad Inter.

“Saya belum pernah memenangkan satu pun Derbi sejak tiba di Inter. Kemenangan adalah yang paling penting. Laga ini berarti segalanya bagi para pendukung kami, dan kami akan melakukan segala cara untuk menang!”

Jangan lewatkan aksi Andy Diouf bersama Inter Milan dalam lanjutan Serie A dan pertarungan sengit di Derby della Madonnina!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*