Darmian: “Inter Mengubah Hidup Saya, Soal Perpanjangan Kontrak Saya Hormati Keputusan Klub”

Mantan bek Inter Milan, Matteo Darmian, akhirnya angkat bicara mengenai perpisahannya dengan Nerazzurri.

Dalam sesi wawancara bersama La Gazzetta dello Sport, pemain berusia 36 tahun itu mengakui dirinya sempat berharap bisa bertahan semusim lagi di Giuseppe Meazza.

Meski demikian, Darmian memilih menerima keputusan manajemen dengan lapang dada. Baginya, Inter telah memberikan pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan, baik dalam karier sepak bola maupun kehidupan pribadinya.

Darmian Akui Ingin Bertahan Semusim Lagi

Darmian tidak menutupi rasa kecewanya karena kontraknya tidak diperpanjang. Namun, ia menegaskan tidak menyimpan rasa kecewa terhadap klub.

“Sejujurnya saya ingin menjalani satu musim lagi bersama Inter. Namun, klub memiliki pertimbangan lain dan saya menghormati keputusan tersebut,” ungkap Darmian.

Bek veteran itu juga menepis anggapan bahwa dirinya akan segera pensiun. Ia merasa masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Italia.

“Saya masih merasa sebagai pemain yang layak bermain di Serie A pada usia saya sekarang,”

Tolak Tawaran Peran di Akademi Inter

Menariknya, Inter sebenarnya telah menawarkan Darmian kesempatan untuk tetap berada di klub setelah kontraknya berakhir.

Manajemen Nerazzurri ingin memberinya peran di sektor akademi klub.

Meski merasa terhormat, Darmian menilai saat ini belum menjadi waktu yang tepat untuk meninggalkan lapangan hijau.

“Saya merasa bangga mendapat tawaran itu. Namun, saya masih ingin bermain. Mungkin suatu hari nanti saya ingin menjadi pelatih, dimulai dari membina pemain muda,”

Inter Jadi Bab Terindah dalam Karier Darmian

Selama membela Inter, Darmian menikmati salah satu periode paling sukses dalam karier profesionalnya.

Ia berhasil mempersembahkan:

  • 3 gelar Serie A
  • 3 trofi Coppa Italia
  • 3 gelar Supercoppa Italiana

Meski demikian, dua kekalahan di final Liga Champions melawan Manchester City di Istanbul dan Bayern Munchen di Munich tetap menjadi penyesalan terbesar dalam perjalanan kariernya.

“Trofi Liga Champions yang gagal kami raih adalah penyesalan terbesar saya,”

Inter Ubah Hidup Saya

Darmian mengaku Inter bukan sekadar klub tempatnya bermain, tetapi juga tempat yang mengubah hidupnya.

Ia merasa mendapatkan lingkungan yang ideal sejak hari pertama bergabung di Appiano Gentile.

“Inter benar-benar mengubah hidup saya, baik sebagai manusia maupun sebagai pesepak bola,”

Menurutnya, suasana kekeluargaan di dalam klub membuat dirinya mampu mengeluarkan kemampuan terbaik selama beberapa musim terakhir.

“Saya merasa diterima sejak hari pertama dan bisa memberikan kemampuan saya seratus persen. Karena itu saya bisa menjadi bagian kecil dari sejarah luar biasa klub ini,”

Saat mengenang perpisahan tersebut, Darmian bahkan mengaku masih sulit menyembunyikan emosinya.

“Saya akan berbohong jika mengatakan tidak merindukan Inter. Ketika Anda pernah merasa sangat bahagia di suatu tempat, tentu tidak mudah untuk pergi. Tetapi saya tenang karena tahu saya sudah memberikan segalanya,”

Yakin Era Kejayaan Inter Masih Akan Berlanjut

Meski telah meninggalkan Giuseppe Meazza, Darmian percaya Inter masih memiliki fondasi yang sangat kuat untuk terus meraih kesuksesan.

Menurutnya, para pemain senior yang masih bertahan menjadi aset terpenting bagi tim asuhan Cristian Chivu.

“Mereka hidup untuk Inter, memahami lingkungan klub dengan sempurna, dan tahu apa yang dibutuhkan untuk menang,”

Ia juga meyakini para pemain baru tidak akan kesulitan beradaptasi karena ruang ganti Inter memiliki atmosfer yang sangat sehat.

“Siapa pun yang datang akan menemukan ruang ganti yang minim ego pribadi dan memiliki semangat kebersamaan yang luar biasa. Itulah kekuatan terbesar Inter, dan saya yakin itu bisa bertahan selama bertahun-tahun,”

Dengan keyakinan tersebut, Darmian optimistis Nerazzurri masih akan menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Italia maupun Eropa dalam beberapa musim ke depan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*