
Curtis Jones kini memasuki fase penting dalam proses adaptasinya bersama Inter Milan.
Jones membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang cukup drastis. Bukan hanya lingkungan baru di luar lapangan, tetapi juga tuntutan permainan yang diberikan Cristian Chivu di Inter.
Menurut La Gazzetta dello Sport, setelah melewati periode awal untuk mengenal sistem dan rekan-rekan barunya, Jones kini disebut siap menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Perpindahan dari Liverpool ke Inter membuat Jones harus beradaptasi dengan banyak hal sekaligus.
Di Liverpool, ia telah memahami pergerakan dan kebiasaan hampir seluruh rekan setimnya.
Bertahun-tahun berada di lingkungan yang sama membuat berbagai pola permainan terasa otomatis.
Di Inter, situasinya berbeda.
Jones harus mempelajari kembali waktu bergerak, jarak antarpemain, hingga cara rekan-rekan barunya membuka ruang.
Proses tersebut membutuhkan waktu.
Kesalahan kecil yang muncul selama masa adaptasi juga masih bisa dimaklumi oleh Chivu. Sang pelatih memang menginginkan Jones menjadi bagian penting dari perubahan karakter lini tengah Inter.
Chivu Melihat Jones sebagai Pemain Kunci
Chivu memiliki alasan kuat untuk mendatangkan Jones.
Pelatih asal Rumania tersebut menginginkan Inter tampil dengan intensitas lebih tinggi dan memiliki karakter fisik yang kuat. Jones dianggap mampu membantu mewujudkan gaya permainan tersebut.
Gelandang Inggris itu memiliki kemampuan membawa bola, bermain dalam ruang sempit, serta memberikan energi ketika tim melakukan transisi.
Karakter tersebut membuat Jones menjadi salah satu bagian penting dari rencana Chivu.
Namun, sejauh ini kontribusi terbaiknya lebih banyak terlihat ketika masuk sebagai pemain pengganti.
Hal tersebut justru bisa menjadi modal sebelum dirinya mendapatkan kesempatan bermain sejak menit pertama.
Jeda Internasional Jadi Kesempatan Berharga
Kembalinya aktivitas tim di Appiano Gentile setelah jeda internasional menjadi fase penting bagi Jones.
Ia akan kembali berlatih bersama pemain-pemain yang menjadi bagian utama dari lini tengah Inter, termasuk Hakan Calhanoglu.
Calhanoglu diproyeksikan kembali tersedia setelah jeda dan dapat menjadi salah satu partner penting Jones di lini tengah.
Jones perlu mulai memahami kapan harus mendekat, kapan menjaga jarak, serta bagaimana bertukar posisi dengan pemain di sekitarnya.
Di Liverpool, proses tersebut sudah menjadi kebiasaan.
Di Inter, ia harus membangunnya kembali dari awal.
Duet dengan Calhanoglu Bisa Jadi Kunci
Salah satu hal menarik yang akan diperhatikan adalah hubungan Jones dengan Calhanoglu.
Calhanoglu memiliki kemampuan mengatur tempo permainan dari posisi yang lebih dalam, sementara Jones dapat memberikan dinamika dan progresi dari lini tengah.
Jika keduanya mampu menemukan koneksi yang baik, Inter bisa mendapatkan kombinasi yang memberikan keseimbangan antara kontrol dan intensitas.
Selain Calhanoglu, Jones juga bisa bermain bersama Piotr Zielinski di sektor tengah.
Di sisi kiri, ia dapat membangun koneksi dengan pemain seperti Federico Dimarco atau Carlos Augusto.
Pemahaman terhadap hubungan antarpemain inilah yang sedang dibangun Jones selama masa adaptasinya.
Dari Liverpool ke Milan, Jones Mulai Menemukan Ritmenya
Adaptasi Jones bukan hanya terjadi di lapangan.
Ia sudah menetap di Milan, tepatnya di kawasan dekat Cimitero Monumentale, dan membawa keluarganya untuk tinggal bersamanya.
Hal tersebut memberikan kesempatan bagi Jones untuk mengenal kota barunya secara lebih dekat.
Ia bahkan sempat menikmati beberapa agenda Milan Fashion Week dari dekat.
Kini, setelah mengenal kehidupan Milan, waktunya bagi Jones untuk menunjukkan dirinya di lapangan.
Gazzetta dello Sport menggambarkan fase berikutnya sebagai momen ketika pemain Inggris tersebut mulai benar-benar memperlihatkan talentanya.
Parma Bisa Jadi Ujian Berikutnya
Setelah jeda internasional, Inter akan menghadapi Parma.
Pertandingan tersebut dapat menjadi tahap berikutnya dalam proses integrasi Jones.
Bahkan, ada peluang bagi mantan pemain Liverpool itu untuk mendapatkan kesempatan menjadi starter di San Siro.
Jika hal tersebut terjadi, laga melawan Parma akan menjadi momen penting dalam perjalanan Jones bersama Inter.
Starter pertama di San Siro akan memberikan kesempatan bagi Jones untuk membuktikan bahwa dirinya sudah semakin memahami tuntutan Chivu.
Lebih dari sekadar tampil selama 90 menit, laga tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan perkembangan dalam membaca permainan, menjaga jarak dengan rekan setim, dan menjalankan peran yang diinginkan sang pelatih.
Laga melawan Parma di San Siro pada 10 oktober mendatang berpotensi menjadi panggung berikutnya bagi sang gelandang Inggris untuk menunjukkan bahwa transfernya bukan sekadar investasi, melainkan bagian penting dari perubahan yang sedang dibangun Chivu.

Leave a Reply