
Inter Milan menunjukkan mentalitas pantang menyerah usai mengamankan kemenangan comeback spektakuler 3-1 atas Bologna pada pekan ke-7 Serie A 2026-27 di Stadio Renato Dall’Ara, Sabtu (17/10/26) malam WIB.
Kemenangan ini menjadi angin segar sekaligus pembuktian kualitas skuat asuhan Cristian Chivu setelah sebelumnya diterpa kekecewaan usai kalah 3-4 dari Club Brugge di Liga Champions.
Keberhasilan ini kian mengesankan mengingat Inter tampil tanpa sejumlah pilar utamanya yang mengalami cedera, seperti sang kapten Lautaro Martinez, Benjamin Pavard, Curtis Jones, dan John Stones.
Kejutan Awal: Pobega Bawa Bologna Unggul Lebih Dulu
Bologna yang kini ditangani Raffaele Palladino tampil agresif sejak peluit pertama dibunyikan. Baru berjalan 18 detik, tuan rumah sudah mengancam lewat umpan silang Tommaso Pobega, meski Roberto Piccoli gagal menjangkau bola.
Inter sempat mengancam melalui tembakan half-volley Nicolò Barella yang menuntut penyelamatan gemilang dari kiper Bologna, Lukasz Skorupski. Namun, kesalahan lini belakang Inter berbuah petaka di menit ke-10:
- Gol Pembuka: Luis Henrique kehilangan bola akibat tekanan Juan Miranda. Bola liar dimanfaatkan Pobega untuk menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan jarak dekat yang memperdaya Josep “Pepo” Martinez. Bologna 1-0 Inter.
Bologna hampir menggandakan keunggulan saat bola sepakan Pobega menghantam mistar gawang. Beruntung bagi Inter, momentum tersebut berhasil diredam sebelum babak pertama usai.
Tandukan Maut Marcus Thuram Ubah Momentum Laga
Di tengah tekanan, Inter menemukan momentum kebangkitan tepat sebelum jeda paruh pertama.
Pada menit ke-44, Nicolò Barella mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kanan. Marcus Thuram yang melompat tinggi berhasil menyambut bola dengan sundulan mematikan yang mengarah ke sudut atas gawang Skorupski. Gol ini menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan mengembalikan kepercayaan diri anak-anak Milan.
Perjudian Taktis Chivu: Pemain Pengganti Jadi Penentu
Masuk babak kedua, Cristian Chivu melakukan pergantian pemain yang terbukti menjadi keputusan jenius. Masuknya pemain-pemain segar dari bangku cadangan langsung mengubah alur permainan.
Gol Carlos Augusto (Menit 69)
Umpan terobosan Andy Diouf membebaskan Piotr Zielinski di sisi kanan. Zielinski kemudian melepaskan umpan tarik manis ke tiang jauh yang langsung disambar oleh Carlos Augusto lewat sentuhan pertamanya di pertandingan ini. Inter berbalik unggul 2-1!
Kombinasi Pengganti dan Gol Ange-Yoan Bonny (Menit 84)
Inter mengunci kemenangan lewat skema serangan balik cepat yang melibatkan empat pemain pengganti. Hakan Calhanoglu mengirimkan umpan lambung akurat ke Henrikh Mkhitaryan, yang kemudian memberi jalan bagi Carlos Augusto untuk menusuk dari sisi kiri. Umpan mendatar Carlos Augusto berhasil diselesaikan dengan dingin oleh Ange-Yoan Bonny dari jarak dekat.
Statistik Pertandingan dan Pencetak Gol
- Skor Akhir: Bologna 1-3 Inter Milan
- Pencetak Gol: Tommaso Pobega (10′), Marcus Thuram (44′), Carlos Augusto (69′), Ange-Yoan Bonny (84′).
Kemenangan ini membuat Inter tetap kokoh di puncak klasemen Serie A dengan raihan 19 poin dari 7 laga.
Susunan Pemain
BOLOGNA (3-4-3): 1 Skorupski; 36 Darmian, 16 Casale, 3 Theate (5 Helland 63′); 20 Zortea, 19 Ferguson, 4 Pobega (6 Moro 76′), 33 Miranda; 10 Bernardeschi, 91 Piccoli (22 Enem 30′), 28 Cambiaghi (9 Dovbyk 76′).
Pelatih: Raffaele Palladino
INTER (3-5-2): 1 Martinez; 31 Bisseck, 25 Akanji, 95 Bastoni; 11 Luis Henrique (17 Diouf 69′), 23 Barella, 7 Zielinski (20 Calhanoglu 79′), 8 Sucic, 32 Dimarco (30 Carlos Augusto 69′); 94 Esposito (14 Bonny 58′), 9 Thuram (22 Mkhitaryan 79′).
Pelatih: Cristian Chivu

Leave a Reply